TLii | SUMUT LAPAS NARKOTIKA KLS IIA LANGKAT
10/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Langkat, 10 Juli 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Komitmen tersebut diwujudkan dengan penanaman bibit timun dan kacang panjang di kawasan SAE/Ketahanan Pangan Pemasyarakatan Terpadu, Jumat (10/7).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, didampingi Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Kepala Seksi Binadik, Kepala Subbagian Tata Usaha, seluruh Kepala Subseksi, serta jajaran pegawai. Penanaman juga melibatkan warga binaan yang bertugas sebagai tamping luar tembok dengan pengawasan ketat dari petugas.

Yan Patmos menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keberlanjutan program pembinaan kemandirian sekaligus bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Kegiatan penanaman kembali ini merupakan bentuk dukungan nyata sekaligus bukti keselarasan program kerja Lapas Narkotika Langkat terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.
Menurutnya, optimalisasi lahan SAE tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki bekal yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
Usai pengarahan, seluruh jajaran bersama warga binaan melaksanakan penanaman bibit timun dan kacang panjang pada lahan yang telah disiapkan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan pengawasan melekat, sehingga terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat berharap program ketahanan pangan dapat terus berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya pembinaan warga binaan yang produktif, mandiri, dan berdaya guna, Pungkasnya.
(***)


































