Bupati Pidie Jaya Tekankan Pengendalian Inflasi Harus Berbasis Data dan Antisipasi Dini

ZULKARNAINI

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:19 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA – TIMELINESINEWS.COM | Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME menegaskan pengendalian inflasi daerah harus dilakukan secara cepat, terukur dan berbasis data serta antisipasi dini. Pemerintah daerah tidak boleh menunggu persoalan terjadi baru mengambil langkah penanganan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Ruang Rapat Setdakab Pidie Jaya, Jumat (28/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati meminta seluruh anggota TPID dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) memperkuat koordinasi dan komunikasi guna mengidentifikasi sejak awal potensi kenaikan harga, keterbatasan pasokan maupun gangguan distribusi yang berpotensi membebani masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menginstruksikan agar evaluasi TPID dilakukan secara berkala, minimal dua minggu sekali. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan yang muncul dapat segera dibahas dan dicarikan solusi bersama.

«“Kita harus mengantisipasi sebelum persoalan itu terjadi. Kalau kita bisa mengendalikan lebih awal, tentu lebih baik daripada kita baru bergerak setelah persoalan terjadi,” tegas Sibral.»

Data Harga Sembako Jadi Dasar Kebijakan

Salah satu penekanan utama dalam rapat tersebut adalah pentingnya ketersediaan data harga dan pasokan sembilan bahan pokok dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya.

Bupati meminta data tersebut diperbarui dan dilaporkan secara rutin. Dengan data yang akurat dan terkini, pemerintah diharapkan dapat mengetahui komoditas yang mengalami kenaikan harga, penyebabnya serta langkah penanganan yang harus segera dilakukan.

Selain produksi, pemerintah juga diminta memperkuat pengawasan terhadap distribusi. Sebab, perubahan harga komoditas di pasar tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan produksi, tetapi juga kelancaran rantai pasok dan dinamika perilaku pasar.

Seluruh OPD diminta mengambil peran sesuai kewenangan masing-masing dan tidak bekerja secara parsial.

«“Kita harus membangun sinergi antara pemerintah daerah, BPS, pelaku usaha, kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan. Pola kerja kita harus responsif dan terintegrasi,” ujarnya.»

Bupati juga mengingatkan agar pengendalian inflasi tidak berhenti pada rapat maupun laporan administratif. Pemerintah harus turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil yang dihadapi masyarakat.

Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Maulid

Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada hari-hari besar Islam, khususnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kewaspadaan terhadap potensi kelangkaan dan kenaikan harga sejumlah komoditas strategis perlu ditingkatkan.

Bupati meminta langkah konkret seperti operasi pasar, penguatan pasokan, pengawasan distribusi serta komunikasi dengan para pelaku usaha disiapkan sejak dini.

Menurutnya, seluruh program SKPK harus memiliki kontribusi terhadap pengendalian inflasi dan tidak boleh berjalan tanpa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap langkah antisipatif tersebut mampu menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok serta mempertahankan daya beli masyarakat.

«“Tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat kita mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Karena itu, setiap persoalan harus kita identifikasi lebih awal, kita duduk bersama dan kita cari solusinya sebelum menjadi masalah yang lebih besar,” pungkas Bupati.»

Reporter: Zulkarnaini

 

Berita Terkait

Harga Pangan Mulai Naik, TPID Pidie Jaya Gerak Cepat! Kapolres Dorong Operasi Pasar Serentak
MUSIM KEMARAU, JAJARAN POLSEK POLRES PIDIE JAYA GENCARKAN IMBAUAN CEGAH KARHUTLA*
*KORNAS PEMUDA TIMUR: SEMUA KADER DAN ANGGOTA KAMI TAK TERLIBAT AKSI 27 AGUSTUS*
Pemkab Pidie Jaya Percepat Rehab-Rekon Lahan Pertanian Pascabencana Hidrometeorologi
Kapolres dan Kajari Pidie Jaya Perkuat Sinergi, Penegakan Hukum dan Kamtibmas Jadi Prioritas*
Bupati Pidie Jaya Perkuat Koordinasi Pemulihan Pascabencana dan Percepatan Huntap
*Polwan Goes To School, Polres Pidie Jaya Edukasi Pelajar dalam Semarak Hari Jadi Polwan ke-78*
Plt. Kadispora Pidie Jaya Silaturahmi ke Kapolres Pidie Jaya, Perkuat Sinergi Pembinaan Pemuda dan Olahraga

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Fraksi PKS Sumut Dorong Pengelolaan Perubahan APBD 2026 Efektif Dan Perkuat Kolaborasi Pencegahan Narkoba

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:10 WIB

Fraksi PKS Dorong Pengelolaan Perubahan APBD 2026 yang Efektif Dan Berpihak kepada Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:47 WIB

Abdul Rahim Siregar Pimpin RDP, Fraksi PKS Dorong Penyelesaian Adil Persoalan Pengosongan Rumah Dinas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:30 WIB

DPC Partai Demokrat Kabupaten Toba Lakukan Tebar Bibit Ikan Nila di Danau Toba dan Aksi Gotong Royong

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Perkuat P4GN, Rutan Kelas I Labuhan Deli Laksanakan Tes Urine Warga Binaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Semangat Baru, Amanah Baru: 3 Pejabat dan 10 ASN Lapas Perempuan Medan Resmi Dilantik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Kamtib Kuat karena Sinergi”, Lapas Tebing Tinggi dan Koramil 13/TT Pererat Koordinasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Sinergi Keamanan dan Pembinaan, Lapas Tebing Tinggi Gandeng BNN Tebing Tinggi Cegah Peredaran Narkoba

Berita Terbaru