TLii | SUMUT LAPAS PEREMPUAN KLS IIA PEKAN BARU
03/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Pekanbaru, 03 September 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pekanbaru mengikuti kegiatan penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta akuntabilitas kinerja di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Muhammad Lukman, menyampaikan materi mengenai mekanisme penilaian e-SAKIP. Pemaparan menitikberatkan pada pentingnya keterpaduan antara perencanaan, pengukuran, pelaporan, hingga evaluasi kinerja.

Menurutnya, penerapan SAKIP tidak semata-mata berorientasi pada pemenuhan aspek administratif, tetapi harus mampu memastikan setiap program dan kegiatan menghasilkan kinerja yang terukur serta memberikan manfaat nyata.

Hal tersebut menjadi perhatian penting bagi Lapas Perempuan Pekanbaru dalam memastikan pelaksanaan program kerja berjalan secara efektif, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dalam mendukung pembinaan warga binaan maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain penguatan implementasi e-SAKIP, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi inovasi Jembatan Layang yang disampaikan oleh Ketua Tim Perencanaan dan Reformasi Birokrasi.
Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan inovasi sebagai salah satu terobosan dalam mendukung efektivitas tata kelola pemerintahan dan memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Pekanbaru berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan tata kelola yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Penguatan SAKIP dan pemanfaatan inovasi diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas kinerja sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal, Ungkapnya.
(***)
































