RAKERWIL IV BEM-SI Aceh di UNSAM Langsa Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Gerakan Mahasiswa

Zul

- Redaksi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan RAKERWIL IV BEM-SI Aceh di UNSAM Langsa, (Foto : Istimewa)

TIMELINES INEWS INVESTIGASI

Kota Langsa – Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) IV Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) Wilayah Aceh Tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi mahasiswa untuk memperkuat solidaritas, menyatukan arah gerakan, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang mengusung tema “Berpijak pada Nilai, Bersinergi dalam Gerakan, Menguatkan BEM-SI Wilayah Aceh” tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., di Gedung Multiguna Universitas Samudra (UNSAM), Kota Langsa, Jumat (9/10/2026). RAKERWIL berlangsung pada 8–11 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota Langsa mengapresiasi penyelenggaraan RAKERWIL IV BEM-SI Wilayah Aceh. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kekuatan intelektual, mitra pemerintah, sekaligus agen perubahan dalam pembangunan daerah.

Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan gagasan dan program kerja yang konstruktif, berbasis data, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kota Langsa terbuka terhadap gagasan dan masukan dari kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan organisasi mahasiswa perlu terus diperkuat untuk mendorong pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Samudra, Dr. Nasruddin, S.T., M.T., mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi integritas serta mengedepankan pola pikir kritis dan bijaksana dalam menyikapi berbagai persoalan.

Ia menekankan pentingnya memverifikasi dan menganalisis setiap isu maupun informasi secara objektif sebelum menjadikannya sebagai dasar pengambilan keputusan atau penentuan tindakan.

“Sebagai insan akademis yang telah dibekali ilmu pengetahuan dan kemampuan menganalisis data serta informasi, mahasiswa harus menjadikan hasil analisis yang objektif sebagai dasar dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar,” ujarnya.

Nasruddin juga menegaskan komitmen kalangan akademisi untuk terus mendukung mahasiswa dalam berkarya, berkontribusi, dan melaksanakan berbagai kegiatan positif demi kemajuan bangsa dan negara. Ia turut mengapresiasi seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut di Universitas Samudra.

Koordinator Wilayah BEM-SI Aceh, Ariq Zulfasa, menegaskan bahwa RAKERWIL tidak boleh sekadar menjadi seremoni atau agenda administratif organisasi. Menurutnya, forum tersebut harus menjadi titik awal bagi gerakan mahasiswa yang lebih solid, inklusif, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia mendorong perluasan konsolidasi dengan melibatkan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Aceh. Penguatan jejaring lintas kampus dinilai penting untuk memperluas representasi aspirasi mahasiswa sekaligus memperkokoh BEM-SI sebagai wadah perjuangan bersama.

Ariq juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik, termasuk proses pemulihan pascabencana di Aceh. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kajian akademis, evaluasi kebijakan, serta pengawasan terhadap proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Jangan sampai RAKERWIL ini hanya menghasilkan foto bersama dan dokumen program kerja yang berhenti di atas kertas. Kita ingin gagasan diwujudkan, kolaborasi dijalankan, dan perjuangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Ariq.

Ia berharap seluruh hasil pembahasan dalam RAKERWIL dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret serta program kerja yang terukur dan berkelanjutan.

Presiden Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa Universitas Samudra, Muhammad Khairan Hakim, selaku tuan rumah, menyebut RAKERWIL sebagai ruang strategis untuk menyatukan visi, merumuskan strategi, dan memperkuat kontribusi mahasiswa bagi kemajuan Aceh.

Ia menekankan tiga agenda utama yang perlu menjadi landasan gerakan mahasiswa, yakni konsolidasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata. Ketiganya dinilai penting untuk memastikan organisasi mahasiswa tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Ketua Panitia, Muhammad Themas Micho, melaporkan bahwa RAKERWIL IV BEM-SI Wilayah Aceh Tahun 2026 diikuti oleh 15 badan eksekutif mahasiswa (BEM) universitas.

Rangkaian kegiatan meliputi persidangan, pembahasan program kerja, penyusunan rekomendasi, serta kegiatan kebersamaan antardelegasi untuk mempererat hubungan dan solidaritas mahasiswa lintas kampus.

Melalui RAKERWIL IV ini, BEM-SI Wilayah Aceh diharapkan semakin solid, memperluas jejaring antarkampus, menjaga independensi dan integritas gerakan, serta menghasilkan program kerja yang terukur dan berkelanjutan.

Forum tersebut juga diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengawal kebijakan publik, memperjuangkan aspirasi mahasiswa, dan berkontribusi aktif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

RAKERWIL bukanlah akhir dari konsolidasi, melainkan awal dari kerja kolektif yang menuntut komitmen dan tindak lanjut nyata. Dengan berpegang pada nilai, memperkuat sinergi, dan mengedepankan kepentingan masyarakat, mahasiswa Aceh diharapkan mampu memainkan peran strategis dalam mewujudkan Aceh yang lebih maju dan berkeadilan.

Tampak hadir dalam kegiatan Tersebut Ketua DPRK Langsa, Dandim 0104/Aceh Timur, Kapolres Langsa, Pimpinan Instansi Vertikal, Geuchik, Ormawa, Delegasi BEM dari berbagai Perguruan Tinggi, Civitas, serta Mahasiswa dan para tamu undangan lainnya.

Berita Terkait

Rutan kls I Labuhan Deli Ikuti Pelantikan Pimti dan Kick Off Hari Bakti Kemenimipas.
Wabup Toba: Kita Butuh Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati untuk Indonesia Maju
Apresiasi diberikan pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 Kabupaten Langkat atas Kontribusi Pembinaan Masyarakat
Lapas Pemuda Kelas III Langkat Peringati Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 Usung Tema Patriotik Gigih Berempati
Lapas Perempuan Medan Ikuti Uji Petik Pengumpulan Data Terkait Usul Perubahan Pidana
Kalapas Endang Sriwati Pimpin Upacara Bacakan Amanat Menpora Erick Thohir Jaga Api Persatuan Kolaborasi dan Inovasi Indonesia Maju
Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Langsa, Patriotisme dan Persatuan Jadi Pesan Utama
Semangat Sumpah Pemuda, BNNP Aceh Ungkap Ladang Ganja Seluas 18 Hektare di Aceh Utara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru Ikut Dukung Komitmen Pengamanan Pembinaan WBP dan Pencegahan Gangguan Kamtib

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kalapas Endang Sriwati Dampingi Kegiatan Bersama Ibu Asuh dan Petugas Klinik Wujud Pelayanan Humanis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Komitmen Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat Aman dan Peduli Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Kalapas Endang Sriwati Hadiri Monev Capaian Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Komitmen Kembangkan Program Pembinaan Berkelanjutan Bermanfaat Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Komitmen Pelayanan Humanis dan Responsif Dukung Pembinaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Paminal Periksa Kombes Silvester Kasus PLN Batam Kini Disorot: KPK Harus Bertindak?

Berita Terbaru