Kasus ASN Diskominsa Aceh yang Jadi Korban Penjambretan di Neusu di Duga Laka lantas Tunggal.

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:18 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim AKP Donna Briadi, Selasa (21/10/2025) siang setelah melakukan penyelidikan hingga pemeriksaan terhadap saksi dan keluarga korban.

Kasat Reskrim AKP Donna Briadi, Selasa (21/10/2025) siang setelah melakukan penyelidikan hingga pemeriksaan terhadap saksi dan keluarga korban.

 TIMELINES INEWS INVESTIGASI Banda Aceh – Kasus yang menimpa. Muhammad Ilham Maulana (31), aparatur sipil negara (ASN) Diskominsa Aceh yang diduga dibegal di kawasan Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh selepas pelaksanaan shalat subuh, Selasa (7/10/2025) silam, dugaan awal adalah laka lantas tunggal.

Hal ini dikatakan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasat Reskrim AKP Donna Briadi, Selasa (21/10/2025) siang setelah melakukan penyelidikan hingga pemeriksaan terhadap saksi dan keluarga korban.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, dugaan awal bahwa kejadian yang menimpa Muhammad Ilham Maulana adalah laka lantas tunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatreskrim mengatakan, pasca kejadian tersebut, tidak ada barang milik korban yang hilang. Barang milik korban seperti sepeda motor, helm serta dompet yang berisikan surat – surat penting ditemukan sekitar Tempat Kejadian.

Barang – barang milik korban masih di lokasi kejadian. Sementara itu, satu unit handphone Merk Poco X7 Pro milik korban ditemukan disekitar lokasi oleh warga berinisial (SH) 60.

Saudara SH sudah menyerahkan HP milik korban kepada penyidik dan sudah memberikan keterangan pada hari Kamis (9/10/2025).

Dari hasil pemeriksaan terhadap saudara SH, lanjut Kasat Reskrim, setelah selesai melaksanakan shalat subuh ia hendak pulang kerumahnya dan menemukan HP milik korban tidak jauh dari lokasi kejadian. HP tersebut dalam kondisi menyala atau masih aktif. HP milik korban sudah di serahkan kepada penyidik.

Kemudian, tambah Kasatreskrim, berdasarkan keterangan dari Ibu Kandung korban (Z) dan abang kandung korban (ER), korban sempat mengatakan bukan di jambret. Dan dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan saksi yang melihat langsung saat kejadian. Nah disini kami menduga awal bahwa korban mengalami kejadian laka lantas tunggal.

“Korban sendiri hingga saat ini,belum dapat memberikan keterangan terkait kejadian yang dialaminya, melihat kondisi kesadaran korban yang belum stabil ”, tuturnya.

Dari Diagnosa medis di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh, korban mengalami pembengkakan di bagian kepala, tulang rusuk patah, lecet pada bagian tangan sebelah kiri serta lecet pada kaki, pungkas AKP Donna.

 

Berita Terkait

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Koordinasi dengan BPBD Kota Samarinda
Dukung Reintegrasi Sosial, PK Bapas Palangka Raya Ambil Data Litmas untuk Usulan Program Integrasi WBP
Theo Adrianus: Semangat Kemerdekaan Diwujudkan dengan Kepedulian dan Berbagi
Kasus Narkotika P-21, Polres Pidie Jaya Serahkan Dua Tersangka dan Barang Bukti ke Jaksa*
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
Kolaborasi Lintas Sektor, Rutan Tanjung dan Pemkab Tabalong Optimalkan SAE untuk Ketahanan Pangan
Kapolsek Siantar Selatan Hadiri Gebyar IVA Test Kota Pematangsiantar Tahun 2026
Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Resmi Dimulai, 2026: Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali Peserta Magang Nasional Kemnaker

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Kompak dan Ceria, Lapas Perempuan Pekanbaru Ramaikan Fun Walk HUT Kemerdekaan di Rutan Pekanbaru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Kebakaran Hanguskan 96 Rumah di Jeget Ayu Aceh Tengah, 243 Warga Mengungsi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Bantuan Wapres Hadir untuk Meunasah Al-Muqakin, Harapan Baru bagi Warga Kendawi di Kabupaten Gayo Lues

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:00 WIB

KKP Serahkan Ekskavator untuk Aceh Utara, Percepat Pemulihan Tambak Pascabencana

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Pidie Jaya Verifikasi 298 Peserta Pelatihan Kerja 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:15 WIB

DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:43 WIB

Bupati Pidie Jaya Serahkan Excavator Bantuan KKP RI, Perkuat Pemulihan Perikanan dan Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru