Aceh Besar Peduli Sesama: 270 Ton Bantuan Kemanusiaan Dikirim Melalui Jalur Laut Ulee Lheue–Kuala Langsa

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 01:11 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS INVESTIGASI | ACEH BESAR — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menunjukkan komitmen yang kuat dan konsisten terhadap masyarakat terdampak banjir Yang Melanda Aceh Akhir November. Pada Jumat, 12 Desember 2025, Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, SSos., MSi, melepas keberangkatan lebih dari 270 ton bantuan kemanusiaan dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Bantuan yang awalnya ditaksir sekitar 270 ton mengalami peningkatan signifikan selama proses pemuatan. Tambahan logistik dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) serta bantuan yang sebelumnya belum tersalurkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) turut diangkut dalam misi ini. Penambahan tersebut membuat total muatan yang diberangkatkan melebihi jumlah awal, menjadikannya salah satu pengiriman bantuan terbesar dalam respon bencana di Aceh tahun ini.

Selain logistik, keberangkatan bantuan ini turut diikuti oleh 39 relawan, terdiri dari personel BPBD Aceh Besar, Satpol PP/WH, TAGANA, dan tenaga pendukung lainnya. Para relawan ini memiliki peran penting dalam memastikan proses distribusi di wilayah terdampak berlangsung cepat, tertib, dan tepat sasaran. Operasional kapal tongkang juga diperkuat oleh enam kru nahkoda yang bertugas mengawal perjalanan laut dan menjaga keselamatan seluruh personel di atas kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, S,Sos, M,Si —mengatakan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud nyata kerja sama lintas sektor, melibatkan pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, swasta, serta dukungan penuh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Ini misi kemanusiaan gabungan. Pemerintah, BPBD, dan relawan bergerak bersama memastikan bantuan tiba kepada masyarakat terdampak,” ujar Ridwan dalam arahannya sebelum keberangkatan.

Menurut Ridwan Jamil perjalanan kapal menuju Aceh Timur diperkirakan memakan waktu sekitar 30 jam, bergantung pada kondisi cuaca dan tinggi gelombang. Ia mengimbau seluruh relawan dan kru kapal untuk menjaga stamina serta kesiapsiagaan selama pelayaran mengingat perjalanan cukup panjang dan menuntut ketahanan fisik.
“Estimasi perjalanan cukup panjang. Kami berharap seluruh personel tetap menjaga kondisi fisik dan mental selama pelayaran,” tambahnya.

Sesampainya di Kuala Langsa, bantuan besar ini akan langsung didistribusikan ke tiga wilayah yang mengalami dampak banjir terparah, yakni Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, dan Aceh Tamiang. Ketiga wilayah tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat banjir bandang yang merendam permukiman, fasilitas umum, dan sejumlah infrastruktur vital. Bantuan dari Aceh Besar diharapkan mampu mendorong percepatan pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak.

Pengiriman bantuan berskala besar melalui jalur laut ini menegaskan bahwa Aceh Besar bukan sekadar menunjukkan empati, tetapi benar-benar hadir dengan tindakan nyata dan terukur. Ketika akses darat terhambat dan kebutuhan warga meningkat, jalur laut menjadi opsi paling efektif untuk memastikan logistik kemanusiaan tiba tepat waktu dan aman.

Upaya ini juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Aceh. Pemerintah daerah, unsur swasta, relawan, serta dukungan TNI/Polri bersatu dalam satu tujuan: membantu sesama yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat.

Bantuan yang dikirimkan diharapkan membantu warga kembali bangkit, memulihkan aktivitas harian, dan menata kehidupan pasca-banjir secara bertahap.
*[Yahbit]

Berita Terkait

Sinar Muda Gampong Weu Juara Turnamen Sepak Bola, Chek Boy Beri Apresiasi
Plt Kapolresta Banda Aceh Ucapkan Selamat atas Pelantikan Teuku Rahmadsyah sebagai Kajati Aceh
Bupati Aceh Besar Resmikan Masjid Ibnu Abu Bakar di Kompleks RSU Putri Bidadari Aceh
Sat Lantas Polres Aceh Besar Intensifkan Patroli Malam untuk Jaga Kamtibmas dan Kelancaran Lalu Lintas
Tiga Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan, Satu Remaja Masih Hilang
Dua Remaja Tewas Terseret Arus di Pantai Ujong Batee, Dua Korban Lain Masih Dicari
Quick Response Brimob Polda Aceh Tangani Kebakaran Hutan di Lembah Seulawah
Bupati Aceh Besar Diwakili Camat Ingin Jaya Lantik Tuha Peut Tujuh Gampong

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Meriahkan HUT RI Ke-81, Lapas Narkotika Samarinda Raih Juara 3 Lomba Tenis Meja Antar-UPT Pemasyarakatan Kaltim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:10 WIB

Semarakkan HUT RI, Lapas Narkotika Samarinda Raih Juara 1 Perlombaan Catur Antar-UPT Pemasyarakatan Kaltim

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:40 WIB

111 PNS Resmi Dilantik, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS di Lingkungan Ditjenpas Kaltim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Tuntaskan Praktik Lapangan, Tiga Taruna Terima Pesan Pengabdian dari Kalapas Narkotika Samarinda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Peduli Kemanusiaan, Petugas Lapas Narkotika Samarinda Ikut Sukseskan Donor Darah dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Budayakan Lingkungan Bersih, Petugas Keamanan Lapas Narkotika Samarinda Berikan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Penuhi Hak Dasar Warga Binaan, Lapas Narkotika Samarinda Bagikan Pakaian dan Peralatan Mandi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaga Kebugaran Warga Binaan Lansia, Lapas Narkotika Samarinda Laksanakan Posyandu Lansia

Berita Terbaru