Antrean LPG 3 Kg Menerobos Antrean di Ingin Jaya: Ribuan Warga Berebut 560 Tabung, Penyaluran Dihentikan

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:10 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean LPG 3 Kg Menerobos Antrean di Ingin Jaya: Ribuan Warga Berebut 560 Tabung, Penyaluran Dihentikan,Sabtu (13 Desember 2025

TIMELINES INEWS Investigasi | ACEH BESAR — Kelangkaan LPG 3 kilogram kembali memicu keresahan di tengah masyarakat. Sedikitnya seribuan warga Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, memadati halaman Kantor Camat Ingin Jaya, Sabtu (13/12/2025), demi mendapatkan satu tabung gas subsidi dari total 560 tabung yang disalurkan. Situasi sempat ricuh akibat membludaknya massa, hingga penyaluran terpaksa dihentikan sebelum seluruh kuota tersalurkan.

LPG tersebut diangkut menggunakan sebuah truk dengan Bertuliskan PT Good Gas Qwan di bagian kaca depan. Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan TLii, penyaluran LPG ini sejatinya diperuntukkan khusus bagi empat gampong yang tidak memiliki pangkalan LPG, yakni Gampong Bineh Blang, Lubok Batee, Aje Pa, dan Gampong Jurong Peujera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, informasi penyaluran yang cepat menyebar ke sejumlah gampong lain menyebabkan lonjakan warga yang hadir. Sejak pagi hari, masyarakat sudah mulai berdatangan. Bahkan, sebagian warga mengaku telah tiba di lokasi sejak pukul 07.00 WIB, meski penyaluran baru dimulai beberapa jam kemudian.

Seiring berjalannya waktu, antrean semakin panjang dan tidak terkendali. Hingga menjelang pukul 12.30 WIB, situasi mulai memanas. Pantauan TLii Sejumlah Masyarakat mulai menerobos barisan antrean karena khawatir tidak kebagian LPG yang selama ini sulit ditemukan di pasaran. Dorong-dorongan pun tak terhindarkan.

Dalam antrean tersebut, terlihat beberapa lanjut usia (lansia) mengalami kelelahan berat, bahkan hampir pingsan. Petugas dari Polsek Ingin Jaya yang berjaga di lokasi segera melakukan evakuasi dengan membawa para lansia ke pelataran Kantor Camat untuk mendapatkan penanganan awal.

Sebelum penyaluran dimulai, pihak penyalur sebenarnya telah menyampaikan syarat dan ketentuan pengambilan LPG kepada para kepala desa setempat. Namun, tingginya animo masyarakat dan lemahnya pengendalian massa membuat proses penyaluran berjalan tidak maksimal.

Hingga penyaluran dihentikan, tercatat 548 tabung LPG telah berhasil dibagikan kepada masyarakat dari total kuota 560 tabung. Penyaluran terpaksa dihentikan ketika diketahui masih tersisa 12 tabung LPG di dalam truk. Kondisi tersebut memicu kembali dorong-dorongan warga yang berusaha menerobos antrean untuk mendapatkan sisa tabung.

Demi menghindari situasi yang lebih tidak kondusif, pihak penyalur akhirnya memutuskan untuk menghentikan penyaluran sepenuhnya. Truk pengangkut LPG kemudian segera memuat kembali tabung kosong dan meninggalkan lokasi. Hingga berita ini diturunkan, 12 tabung LPG tersebut belum tersalurkan, sehingga kuota yang benar-benar diterima masyarakat hanya 548 tabung.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan TLii terkait jadwal penyaluran lanjutan, baik untuk Kecamatan Ingin Jaya maupun kecamatan lainnya, pihak penyalur tidak memberikan penjelasan rinci. Mereka hanya menyarankan agar wartawan mengonfirmasi langsung ke pihak terkait di Jantho.

Dalam kegiatan penyaluran tersebut, sejumlah pejabat dan aparat keamanan turut hadir untuk mengawasi jalannya proses. Terlihat Camat Ingin Jaya Al Mubarak Akbar, S.STP., M.M., Kapolsek Ingin Jaya IPTU Fazilullah, S.H., M.H., anggota Koramil Ingin Jaya, serta Keuchik Gampong Bineh Blang, Jufran Djohan (Bangcut)

Peristiwa ini kembali menegaskan perlunya perbaikan sistem distribusi LPG subsidi, khususnya di wilayah yang tidak memiliki pangkalan resmi. Tanpa pengaturan teknis yang lebih baik, penyaluran LPG berpotensi terus memicu antrean panjang, ketegangan sosial, dan membahayakan keselamatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia. *[Yahbit]

Berita Terkait

Sinar Muda Gampong Weu Juara Turnamen Sepak Bola, Chek Boy Beri Apresiasi
Plt Kapolresta Banda Aceh Ucapkan Selamat atas Pelantikan Teuku Rahmadsyah sebagai Kajati Aceh
Bupati Aceh Besar Resmikan Masjid Ibnu Abu Bakar di Kompleks RSU Putri Bidadari Aceh
Sat Lantas Polres Aceh Besar Intensifkan Patroli Malam untuk Jaga Kamtibmas dan Kelancaran Lalu Lintas
Tiga Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan, Satu Remaja Masih Hilang
Dua Remaja Tewas Terseret Arus di Pantai Ujong Batee, Dua Korban Lain Masih Dicari
Quick Response Brimob Polda Aceh Tangani Kebakaran Hutan di Lembah Seulawah
Bupati Aceh Besar Diwakili Camat Ingin Jaya Lantik Tuha Peut Tujuh Gampong

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Bupati Aceh Utara Bersama KKP Lepas Ribuan Bibit Kerapu di Gampong Lancok

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:00 WIB

KKP Serahkan Ekskavator untuk Aceh Utara, Percepat Pemulihan Tambak Pascabencana

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar Atensi Keluhan Warga Dusun Suka Mulia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Bupati Aceh Utara Sambut Kedatangan Wakil Presiden Gibran di Bandara Malikussaleh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Polres Lhokseumawe Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Motor, JS Masih Dalam Pengejaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Keuangan Daerah Dinilai Transparan, Aceh Utara Kembali Raih Opini WTP ke-11

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:53 WIB

LANA Desak Bupati Aceh Barat Transparan Soal Penggunaan Dividen Rp3 Miliar dari Bank Aceh Syariah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Bupati Pidie Jaya Perpanjang Masa Transisi Pascabencana, Pastikan Rehabilitasi Tuntas

Berita Terbaru