Heboh!! Besi Bongkaran Jembatan Diduga Telah di Jual, Ratusan Juta Rupiah Masuk Kantong Pribadi

H²

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 21:50 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | Deli Serdang – Warga Desa Kelambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, dibuat heboh dengan dugaan penjualan aset negara berupa besi bongkaran jembatan merah (Jembatan Sei Belawan) yang saat ini tengah dalam proses peningkatan pembangunan. Rabu, 30/12/2025

Informasi tersebut mencuat dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Besi jembatan lama yang dibongkar dari lokasi proyek peningkatan jembatan itu diduga telah dijual tanpa kejelasan mekanisme dan pertanggungjawaban.

Dari informasi yang beredar di masyarakat, besi bekas bongkaran jembatan dengan estimasi berat puluhan ton tersebut disebut-sebut telah berpindah tangan dan menghasilkan uang dalam jumlah besar. Bahkan, kabar yang berkembang menyebutkan hasil penjualan besi jembatan itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto kerangka besi jembatan

Mirisnya lagi, dana tersebut diduga kuat tidak masuk ke kas desa maupun kas daerah, melainkan disinyalir mengalir ke kantong pribadi oknum tertentu. Tak hanya itu, dari informasi internal menyebutkan, penjualan besi jembatan merah tersebut juga diduga melibatkan oknum aparatur desa. Sejumlah warga menyebut adanya keterlibatan kepala dusun dalam proses penjualan besi bekas bongkaran jembatan tersebut.

Mishan sebagai Kepala desa Kelambir Lima Kampung ketika coba dikonfirmasi awak media melalui panggilan telepon belum memberikan jawaban ataupun klarifikasi hingga berita ini diturunkan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Kepala Dusun yang akrab disapa Bembeng, yang memilih tidak merespon panggilan telepon konfirmasi dari awak media.

Foto potongan besi jembatan

Sementara itu, Sunan Gultom sebagai pihak pelaksana proyek peningkatan Jembatan Sei Belawan (Jembatan Merah) saat di konfimasi menyampaikan, “Mohon maaf, saya tidak tahu menahu masalah raibnya besi bongkaran jembatan Merah. Yang jelas bahwa besi bongkaran tersebut sudah kami serahterimakan kepada pihak desa dan diketahui pahak PU. Balas Gultom melalui pesan jejaring Whats App.

Ini mengindikasikan bahwa raibnya besi jembatan lama adalah sebuah pelanggaran hukum, yang seharusnya menjadi aset negara dan seharusnya dikelola sesuai aturan yang berlaku. Kondisi ini menuai keprihatinan mendalam dari masyarakat setempat.

Warga bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian, Inspektorat Deli Serdang dan Kejaksaan Tingggi Sumatera utara melakukan penyelidikan secara mendalam, agar persolan raibnya besi tersebut jadi terang benderang, dan tentu nya agar tidak menjadi bias pada pengelolaan aset negara pada proyek-proyek lainnya.

Masyarakat menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka tindakan penjualan aset negara secara ilegal merupakan pelanggaran hukum serius dan mencederai kepercayaan publik dan berharap kasus ini segera diusut secara tuntas, transparansi, dan pihak-pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga & Bina Konstruksi Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar ketika di konfirmasi terkait raibnya besi bongkaran jembatan Merah, memilih bungkam!

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh keterangan resmi demi keberimbangan informasi.

Bersambung…

Tim redaksi.

Berita Terkait

PMT Catat Pertumbuhan 9%, Terminal Kuala Tanjung Jadi Penggerak Baru Logistik Sumut
Kapolda Aceh Terima Silaturahmi PT PLN UID Aceh, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Keandalan Listrik
Siaga 24 Jam, Rutan Kelas IIB Tanjung Perketat Pengamanan Di Tengah Pemadaman
Penuhi Hak Beribadah, Rutan Kelas IIB Tanjung Gandeng Kemenag Tabalong Gelar Kebaktian Nasrani
Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual
Optimalkan Pelaksanaan Tusi, Kalapas Bersama Jajaran Lapas Padangsidimpuan Ikuti Zoom Pengarahan Dirjenpas
Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas
Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Dan Razia Rutin

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:47 WIB

PMT Catat Pertumbuhan 9%, Terminal Kuala Tanjung Jadi Penggerak Baru Logistik Sumut

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:58 WIB

Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Dan Razia Rutin

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:20 WIB

Perkuat Tugas dan Fungsi Pegawai, Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:11 WIB

Bapas Medan Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05 WIB

Sinergi TNI dan Pemasyarakatan, Karutan Labuhan Deli Hadiri Pembagian Tali Asih di Koramil Marelan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:40 WIB

Kontrol Keliling Blok Hunian, Lapas Pemuda Langkat Perkuat Pengawasan Dan Deteksi Dini Kamtib

Berita Terbaru