TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
13/02/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung, Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di lingkungan Rutan sekaligus mengoptimalkan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai media pembelajaran dan pemberdayaan warga binaan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung melaksanakan kegiatan panen sawi sebanyak 200 ikat di area kebun SAE, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan panen dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, bersama pejabat struktural dan staf, serta melibatkan warga binaan yang telah ditunjuk sebagai tamping. Pelaksanaan ini mencerminkan sinergi dan kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam menyukseskan program pembinaan kemandirian.

Panen sawi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di bawah bimbingan dan pengawasan petugas. Melalui kegiatan ini, warga binaan memperoleh pembelajaran langsung mengenai teknik budidaya tanaman hortikultura, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga masa panen.

Selain memberikan keterampilan di bidang pertanian, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta etos kerja positif kepada warga binaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah selesai menjalani masa pembinaan.
Pemanfaatan kebun SAE menjadi wujud nyata optimalisasi lahan yang tersedia di lingkungan Rutan. Hasil panen sebanyak 200 ikat sawi selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal Rutan, sekaligus sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Tanjung dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memaksimalkan fungsi SAE sebagai sarana pembinaan.
“Melalui pemanfaatan lahan kebun SAE ini, kami tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lingkungan Rutan, tetapi juga memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai penutup, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Melalui kegiatan pertanian seperti panen sawi ini, diharapkan tercipta pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan internal, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia yang mandiri, produktif, dan siap berperan aktif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan, Terangnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
(***)

































