Ricky (Direktur Perumdam TS) : PAM/PDAM Juga Korban Bencana yang Harus Dipulihkan di Gayo Lues

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:03 WIB

50300 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | OPINI |GAYO LUES, Bencana alam Hidrometeorologi yang melansa wilayah Sumatra beberapa waktu yang lalu menimbulkan luka mendalam bagi semua sektor dan bencana selalu meninggalkan dampak besar bagi masyarakat, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun infrastruktur. Selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada kerusakan permukiman, fasilitas umum, serta korban terdampak secara langsung. Namun ada satu sektor vital yang sering luput dari perhatian, yaitu Perusahaan Air Minum (PAM).

Padahal, dalam setiap kejadian bencana, PAM yang notabene hanya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan berbagai macam persoalan dan kekurangan, juga menjadi pihak yang terdampak secara serius.

Kerusakan sumber air baku, bangunan intake, instalasi pengolahan air, jaringan transmisi, hingga pipa distribusi merupakan dampak yang hampir selalu terjadi akibat banjir, longsor, gempa bumi, maupun banjir bandang. Gangguan tersebut menyebabkan pelayanan air bersih terhenti justru pada saat masyarakat sangat membutuhkan air untuk kebutuhan dasar, sanitasi, dan pemulihan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Contoh di Kabupaten Gayo Lues Aceh yang menjadi salah satu Perusahaan Air Minum yang terdampak Parah, akibat bencana Hidrometeorologi beberapa Waktu yang lalu. Karena 6 (enam) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) mati total pada saat terjadi bencana.

Namun secara darurat sampai saat ini ke 6 (enam) SPAM itu sudah dapat beroperasi dengan sistem jaringan yang di akal akali sesuai dengan kondisi di lapangan.

Di sisi lain, PAM menghadapi tekanan yang tidak ringan. Selain harus segera memulihkan layanan kepada masyarakat, perusahaan juga mengalami kerugian operasional, peningkatan biaya produksi, serta penurunan pendapatan akibat terganggunya distribusi air. Kondisi ini menunjukkan bahwa PAM bukan hanya penyedia layanan publik, tetapi juga termasuk korban bencana yang membutuhkan dukungan pemulihan.

Oleh karena itu, sektor air minum perlu ditempatkan sebagai infrastruktur kritis dalam penanggulangan bencana. Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berfokus pada jalan, jembatan, dan perumahan, tetapi juga harus mencakup sistem penyediaan air minum. Dukungan pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta penguatan koordinasi bersama PERPAMSI menjadi langkah strategis agar pemulihan layanan air dapat berlangsung cepat dan berkelanjutan.

Pemulihan PAM pada hakikatnya adalah pemulihan kehidupan masyarakat. Tanpa ketersediaan air bersih yang memadai, proses rehabilitasi pascabencana tidak akan berjalan optimal. Sudah saatnya PAM dipandang bukan hanya sebagai pelayan, tetapi juga sebagai pihak yang harus dilindungi dan dipulihkan dalam setiap kebijakan penanganan bencana. (Tim)

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka
3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK
Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Panen Kacang Panjang dan Timun, Lapas Narkotika Samarinda Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Bangun Sinergi Akademik, Lapas Narkotika Samarinda Jajaki Kerja Sama Dengan Fakultas Hukum UNTAG

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Pawai Kemerdekaan, Band Lapas Narkotika Samarinda Meriahkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar PORSENAP Lomba Tradisional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Upacara Bendera dan Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Samarinda Bersama PIPAS Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB