TLii..PIDIE JAYA – Harga daging sapi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya kini berada di kisaran Rp180 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram. Tim media timelinesinews.com yang turun langsung ke beberapa lokasi menemukan harga relatif seragam di sejumlah pasar tradisional.

Di Kecamatan Ulim, harga daging tercatat Rp180 ribu per kilogram. Kondisi serupa juga ditemukan di Kecamatan Jangka Buya dan Kecamatan Meureudu (Merdu), dengan harga rata-rata Rp180 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang daging di kawasan Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, mengungkapkan bahwa harga tersebut sebenarnya masih di bawah harga ideal.

“Kalau melihat harga beli dan biaya operasional, sebenarnya harus kita jual Rp200 ribu per kilogram. Tapi karena kondisi ekonomi masyarakat sedang melemah, kami sesuaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, daya beli masyarakat menurun pasca musibah bencana yang melanda hampir seluruh wilayah di Pidie Jaya dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat para pedagang mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi sebelum menetapkan harga jual.
Kenaikan harga daging ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya harga ternak dari pemasok yang meningkat serta biaya distribusi. Meski demikian, pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat segera pulih agar aktivitas jual beli kembali stabil.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pasar tetap berjalan, namun jumlah pembeli tidak seramai biasanya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang momentum hari-hari besar keagamaan.




































