ISLAM MENGUPAS TUNTAS RUMAH TANGGA BAHAGIA ust.H.Hasan Basri Alcaff.*

REDAKSI 1

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:17 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISLAM MENGUPAS TUNTAS
RUMAH TANGGA BAHAGIA
ust.H.Hasan Basri Alcaff.*

a. Komponen Primier :
– Zaujun – Husband
– Zaujatun – Wife

b. Komponen Secundair :
– Adab – Akhlak – Etika
– Ilmu – sains
-Pengamalan-Pengalaman

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

c. Komponen material :

– Zaujatun shalihatun
– Rumah yang lapang
– Kendaraan laik pakai

d. – Komponen langit :

1.Sakinah (سَكِينَة)
adalah kata dalam
bahasa Arab yang
berarti “ketenangan”,
“kedamaian”, atau
“ketentraman”.

Dalam konteks Islam, sakinah merujuk pada keadaan jiwa yang tenang, damai, dan tenteram, yang dihasilkan dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dalam Al-Qur’an, kata sakinah disebutkan dalam beberapa ayat, antara lain:

– QS. 9:26: “Kemudian Allah menurunkan sakinah-Nya kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang mukmin, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tidak melihatnya.”
– QS. 48:4: “Dialah yang menurunkan sakinah ke dalam hati orang-orang mukmin, supaya keimanan mereka bertambah kepada keimanan mereka (yang telah ada).”

Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan tentang sakinah, antara lain:

– “Sakinah itu ada di rumah-rumah yang di dalamnya ada Al-Qur’an.” (HR. Tirmidzi)
– “Sakinah itu ada di dalam hati orang-orang yang beriman.” (HR. Bukhari)

Makna sakinah dalam konteks Islam adalah:

– Ketenangan jiwa yang dihasilkan dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
– Kedamaian dan ketentraman yang dirasakan oleh orang-orang mukmin.
– Keadaan jiwa yang stabil dan tidak terganggu oleh kesedihan, kekhawatiran, atau ketakutan.
– Rasa aman dan percaya diri yang dihasilkan dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dalam kehidupan sehari-hari, sakinah dapat diwujudkan dengan cara:

– Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
– Membaca dan memahami Al-Qur’an.
– Berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT.
– Berbuat baik kepada orang lain dan menjaga hubungan yang harmonis dengan mereka.
– Menghindari perbuatan yang dapat mengganggu ketenangan jiwa, seperti ghibah, fitnah, dan lain-lain.

2. Mawaddah (مَوَدَّة)
adalah kata dalam
bahasa Arab yang berart
“cinta”, “kasih sayang”,
atau “kecintaan”.

Dalam konteks Islam, mawaddah merujuk pada perasaan cinta dan kasih sayang yang kuat antara dua orang, terutama antara suami dan istri.

Dalam Al-Qur’an, kata mawaddah disebutkan dalam beberapa ayat, antara lain:

– QS. 30:21: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang (mawaddah).” (QS. 30:21)
– QS. 4:19: “Dan berbuat baiklah kepada isteri-isteri kamu, karena mereka adalah teman hidupmu dan penolongmu.” (QS. 4:19)

Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan tentang mawaddah, antara lain:

– “Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku.” (HR. Tirmidzi)
– “Cintailah istrimu, karena dia adalah amanah bagimu.” (HR. Abu Dawud)

Makna mawaddah dalam konteks Islam adalah:

– Cinta dan kasih sayang yang kuat antara suami dan istri.
– Perasaan sayang dan perhatian yang mendalam antara dua orang.
– Hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang antara suami dan istri.
– Keadaan jiwa yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.

Dalam kehidupan sehari-hari, mawaddah dapat diwujudkan dengan cara:

– Menunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada pasangan.
– Berbicara dengan lembut dan sopan kepada pasangan.
– Memberikan hadiah dan kejutan kepada pasangan.
– Menghabiskan waktu bersama pasangan dan melakukan aktivitas yang disukai bersama.
– Memperhatikan kebutuhan dan keinginan pasangan.

3. Warahmah (وَرَحْمَة)
adalah kata dalam
bahasa Arab
“kasih sayang”, “belas
kasihan”, atau “rahmat”.

Dalam konteks Islam, warahmah merujuk pada perasaan kasih sayang dan belas kasihan yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya.

Dalam Al-Qur’an, kata warahmah disebutkan dalam beberapa ayat, antara lain:

– QS. 30:21: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang (mawaddah) dan kasih sayang (warahmah).” (QS. 30:21)
– QS. 7:151: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan orang-orang mukmin, pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (QS. 7:151)

Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan tentang warahmah, antara lain:

– “Rahmat Allah SWT itu ada 100 bagian, satu bagian diberikan kepada makhluk-Nya di dunia, dan 99 bagian disimpan di akhirat.” (HR. Bukhari)
– “Orang-orang yang beriman itu bagaikan satu bangunan, yang satu sama lain saling menguatkan dan saling merahmati.” (HR. Bukhari)

Makna warahmah dalam konteks Islam adalah:

– Kasih sayang dan belas kasihan yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya.
– Perasaan kasih sayang dan perhatian yang mendalam antara dua orang.
– Hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang antara manusia.
– Keadaan jiwa yang penuh dengan kasih sayang dan belas kasihan.

* Ust.H.Hasan Basrie Alc
Pengasuh Bengkel Rohani
Tangerang Banten.
* Kaperwil Banten & Kabiro
Tangerang. [ Cak Haba

Berita Terkait

Lima Cage Meurandeh Teungoh Cabut Nomor Urut, Siap Bertarung di Pilchiksung 2026
Mulai Besok, Pemko Langsa Salurkan Jadup Tahap II, Walikota: Warga yang Belum Terdata Akan Diusulkan Kembali
Langkah Nyata Dukung Pendidikan, Bupati Aceh Utara Tinjau dan Siapkan Renovasi IPAU
Tanam Perdana Kedelai, PTPN I & Kodaeral I TNI AL Optimalkan 270 Hektare Lahan Aset Negara di Tanjung Morawa
Kodaeral I, Pemkab Deli Serdang Dan PTPN I Regional 1 Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Karutan Raymon Andika Girsang: Pelatihan Barista-Barbershop Bekal Kemandirian WBP Rutan Tanjung Kembali ke Masyarakat
Sertijab Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi Serahkan Tongkat ke Erwedi Supriyatno
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Satops Patnal Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Gelar Razia Insidentil

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:13 WIB

Sertijab Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi Serahkan Tongkat ke Erwedi Supriyatno

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30 WIB

Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:22 WIB

Karutan Raymon Girsang: Pembinaan Keagamaan di Rutan Tanjung Jadi Bekal WBP Kembali ke Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:27 WIB

Panen 100 Ikat Kangkung, Rutan Tanjung Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:18 WIB

Pererat Hubungan, Rutan Tanjung Gelar Bansos Mi Instan, Gula, Minyak Goreng untuk Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:45 WIB

Karutan Raymon Andika Girsang: Deteksi Dini Lewat Cek Listrik Rutin Wujudkan Rutan Tanjung Aman & Kondusif

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:26 WIB

Rutan Tanjung Optimalkan Pembinaan Lewat Berjemur Terjadwal dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Berita Terbaru