TLii | SUMUT LAPAS PEMUDA KLS III LANGKAT
05/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Langkat Dalam rangka mendukung ,Asta Cita Presiden serta program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan, Lapas Pemuda Kelas III Langkat melaksanakan kegiatan penaburan 2.000 benih ikan, Kamis (05/03/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Kelas III Langkat, Kenal Purba, bersama jajaran pejabat struktural. Sebanyak 1.000 benih ikan nila dan 1.000 benih ikan gurame ditebar sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Dalam keterangannya, Kenal Purba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang baik antara WBP dan petugas.

“Kami berharap program perikanan yang kami jalankan di Lapas Pemuda Kelas III Langkat bukan hanya sebagai sarana pembinaan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menegaskan, program ini tidak sekadar berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Melalui kegiatan budidaya ikan, warga binaan dilatih untuk memiliki keterampilan, tanggung jawab, serta semangat kerja sama.
Para warga binaan yang terlibat dalam program tersebut mengaku senang dan semakin termotivasi untuk terus belajar sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kami merasa bangga bisa berkontribusi meskipun berada di dalam Lapas. Kegiatan ini memberikan harapan baru bagi kami untuk memulai hidup yang lebih baik nantinya,” ungkap salah seorang WBP.
Program perikanan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan untuk memaksimalkan pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan produktif dan bernilai ekonomis.
Dengan adanya program ini, Lapas Pemuda Kelas III Langkat tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas tantangan ketahanan pangan nasional. Langkah konkret tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan guna menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali ke masyarakat, Pungkasnya.
(***)



























