Warga Pidie Jaya Berburu BBM, Antrean Mengular hingga SPBU Tutup dan Kosong

Zul

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:24 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Simpang Empat Meurah Dua Pidie Jaya, Jumat sore (6/3/2026)foto jurnalis TLii.

SPBU Simpang Empat Meurah Dua Pidie Jaya, Jumat sore (6/3/2026)foto jurnalis TLii.

Timelineinews.com [] Pidie Jaya – Pemandangan yang sempat terjadi saat bencana banjir melanda akhir tahun lalu kini kembali terulang di Kabupaten Pidie Jaya. Antrean panjang kendaraan dan kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU membuat masyarakat kembali dilanda kekhawatiran, padahal daerah ini masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.

Amatan jurnalis Timelinesinews.com pada Jum’at sore, 6 Maret 2026, di SPBU Simpang Empat Meurah Dua, Pidie Jaya, memperlihatkan kondisi yang cukup memprihatinkan. Area pengisian BBM tampak sepi dari aktivitas pengisian, sementara pintu masuk SPBU justru terpampang garis polisi yang menandakan operasional sementara dihentikan.

Tidak terlihat antrean kendaraan seperti biasanya. Yang ada hanya suasana lengang di dalam kawasan SPBU. Dari kejauhan, seorang petugas tampak santai menyiram tanaman di sekitar area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ditanyai oleh jurnalis media ini mengenai alasan penutupan SPBU, petugas tersebut menjelaskan bahwa seluruh stok BBM telah habis sejak siang hari akibat membludaknya masyarakat yang datang untuk mengisi bahan bakar.

“Stok sudah habis dari tadi siang. Masyarakat yang antre sangat banyak, jadi semuanya cepat habis,” ujarnya singkat.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada lagi BBM yang tersisa, baik jenis subsidi maupun non-subsidi.

“Semua kosong, baik yang subsidi maupun non subsidi,” tambahnya.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya kepada media ini mengaku merasa kecewa dengan kondisi tersebut. Ia mengatakan sudah berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lain untuk mencari BBM.

“Kami dari Gampong Rhieng Kreung, Meureudu. Awalnya kami ke SPBU Teupin Pukat, tapi antreannya sangat ramai sampai keluar area SPBU. Karena terlalu ramai, kami mencoba ke SPBU Simpang Empat ini, tapi sampai di sini malah kosong,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Jika pada masa banjir lalu kelangkaan BBM masih bisa dimaklumi karena terganggunya distribusi, namun kini peristiwa serupa kembali terjadi di saat masyarakat sedang berusaha bangkit dari dampak bencana.

Bagi sebagian warga, kelangkaan BBM bukan sekadar persoalan bahan bakar, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi sehari-hari. Banyak warga yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja, berdagang, hingga mengangkut hasil usaha mereka.

Situasi ini membuat masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM kembali normal, agar roda kehidupan di Pidie Jaya dapat terus bergerak tanpa hambatan di tengah proses pemulihan daerah.

Jika dibiarkan berlarut-larut, kekosongan BBM dikhawatirkan dapat memicu kepanikan baru di tengah masyarakat yang saat ini sedang berusaha bangkit dari masa sulit. ((**)

Berita Terkait

Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program MBG, Bang Brewok : Yang Sudah Ada Di Perkuat
Rembuk Stunting Gampong Rungkom Bahas Pencegahan Stunting dan Perencanaan Pembangunan 2027
Traffic Light Mati di Simpang Jembatan Layang Meureudu,Polisi dan Dishub Langsung Bongkar Penyebabnya
Siaga Sebelum Bencana Datang,Pidie Jaya Gelar Edukasi Kebencanaan Lintas Sektor
“Lahan Jangan Dibakar!Polisi Gandeng Warga Bandar Baru Cegah Karhutla Sebelum Meluas
BUKAN SEKADAR PATROLI! Saat Kota Mulai Sepi, Polisi Bergerak Diam-Diam Jaga Pidie Jaya Sampai Larut Malam
Bupati Pidie Jaya Apresiasi  Dandim 0102/Pidie Tanam 2.000 Mangrove di Pasi Aron
Polisi dan Warga Gercep Berjibaku Singkirkan Pohon Tumbang di Trienggadeng

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Minggu, 13 September 2026 - 10:44 WIB

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

Berita Terbaru