TLii [] Meureudu – Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa di Gampong Meunasah Kulam, Kemukiman Beuracan, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, saat Forum Peduli Anak Yatim Piatu kembali menggelar kegiatan santunan dan buka puasa bersama pada bulan suci Ramadan 1447 H, Minggu (15/3) sore.
Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini dihadiri unsur Muspika Kecamatan Meureudu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat dalam Kemukiman Beuracan. Kehadiran mereka menjadi wujud kepedulian dan dukungan terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian bersama.
Sebanyak 87 anak yatim piatu menerima santunan dengan nilai ratusan ribu rupiah. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dalam suasana penuh kehangatan, diiringi doa dan harapan agar santunan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan para penerima.
Sekretaris Forum Peduli Anak Yatim Piatu Kemukiman Beuracan, Jalaluddin Usman, kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya dan selalu mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berjalan empat tahun berturut-turut dan tahun ini kembali terlaksana dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, baik yang berada di Pidie Jaya maupun para dermawan dari luar negeri seperti Malaysia,” ujar Jalaluddin.
Ia berharap setiap bantuan yang diberikan kepada anak-anak yatim tersebut menjadi amal kebaikan yang dibalas dengan rahmat dan keberkahan oleh Allah SWT.
“Semoga apa yang kita berikan hari ini menjadi ladang amal bagi kita semua dan Allah SWT memberikan rahmat serta keberkahan kepada para donatur dan masyarakat yang telah peduli,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum Peduli Anak Yatim Piatu Kemukiman Beuracan, Tgk. H. Baktiar Hasyem, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Gampong Meunasah Kulam yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gampong Meunasah Kulam atas partisipasi dan dukungannya sehingga acara santunan dan buka puasa bersama ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremonial penyerahan santunan, dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan shalat Magrib berjamaah, menambah kekhidmatan momen kebersamaan di bulan penuh berkah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kemukiman Beuracan tetap terjaga, khususnya dalam memperhatikan nasib anak-anak yatim di tengah keberkahan bulan Ramadan. ((JN)





























