TLii [] Meureudu – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, menegaskan penyaluran bantuan tahap I senilai Rp184,9 miliar harus tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul laporan Dinas Sosial P3A terkait realisasi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana. Bupati menekankan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah daerah harus mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, serta ketepatan sasaran.
Menurutnya, langkah Dinas Sosial P3A yang telah mengusulkan data penerima bantuan ke pemerintah pusat merupakan bentuk respons cepat dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Namun, ia mengingatkan agar proses verifikasi dan validasi data tetap dilakukan secara cermat.
“Data harus benar-benar akurat. Jangan sampai ada warga yang berhak justru tertinggal, dan tidak boleh ada bantuan yang diberikan kepada pihak yang tidak memenuhi syarat,” ujar Sibral.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan berupa hunian, jaminan hidup, santunan kematian, serta bantuan bagi korban luka berat merupakan hak masyarakat yang harus segera direalisasikan tanpa kendala administratif yang berlarut.
Untuk itu, Bupati meminta seluruh jajaran terkait melakukan pendataan secara teliti dengan turun langsung ke lapangan agar data yang dihasilkan sesuai dengan kondisi riil di masyarakat.
Selain itu, Bupati berharap proses validasi di tingkat pusat dapat segera diselesaikan, sehingga pencairan bantuan tahap berikutnya bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Ini penting untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat agar bisa kembali bangkit,” pungkasnya.



























