Sesudah Tujuh Hari, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Situmurun

RAJU TAMPUBOLON

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:24 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TLii | Sumut | Toba — Memasuki hari ketujuh pencarian, tim SAR gabungan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan Fr Cristoper Rustam Muda Dua (21), korban yang tenggelam di Air Terjun Situmurun Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 11 April 2026 siang

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai upaya dilakukan Tim SAR (gabungan dari Basarnas Danau Toba, Kepolisian, Koramil, TNI AL dan BPBD Toba) di hari ketujuh ini tidak membuahkan hasil, maka proses pencarian dihentikan dan atau ditutup, pada Jumat (17/4/2026)

 

Basarnas Danau Toba dan Tim gabungan sejak pagi kembali menyisir di permukaan Danau Toba dan sekitarnya, tepatnya di titik terakhir korban terlihat. Penyisiran dilakukan secara intensif, guna memastikan tidak ada titik yang terlewat.

 

Berbagai upaya pun dilakukan untuk memaksimalkan pencarian. Salah satunya Basarnas mengerahkan alat pendeteksi tubuh di dalam air guna mempercepat proses pencarian. Cara ini ditempuh agar tubuh korban lebih mudah terdeteksi

 

Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, melalui Plt Kasi Humas Ipda Khairudin menyebutkan bahwa tim telah meningkatkan radius pencarian secara signifikan pada hari ketujuh ini.

 

Orang tua korban bersama keluarga dan Romo dari Universitas Filsafat UNIKA ST.Medan melakukan ibadah di lokasi. Ditambah dari unsur aliran kepercayaan turut melakukan ritual/doa bersama dengan orang tua korban dan keluarga korban.

 

Tim Penyelam dari TNI AL, Basarnas, BPBD Kabupaten Toba, dan PT.Aqua Fam Nusantara yang berjumlah 5 (Lima) orang melakukan penyelaman ke dasar air Danau dengan kedalaman 50 Meter. Tak berapa lama, tim penyelam kembali ke permukaan tapi korban belum ditemukan

 

Lalu dilakukan pemantauan lewat udara dengan alat drone kamera di sekitar lokasi Air Terjun Situmurun sejauh 1,4 Kilometer dengan rincian 900 Meter ke arah Desa Hutanamora dan 500 Meter kearah Desa Jonggi Nihuta Namun Tidak ada tanda-tanda Korban mengapung di permukaan air Danau, kata Ipda Khairuddin

 

Kemudian dilakukan pemantauan di dalam air danau di sekitar lokasi air terjun situmurun dengan kedalaman 100 meter menggunakan alat drone kamera tapi korban belum berhasil ditemukan

 

Pada pukul 15.00 Wib Penyelam dari Basarnas, TNI AL dan Aqua Farm Nusantara batal melakukan penyelaman dikarenakan cuaca hujan. Selanjutnya dilakukan Pemantauan udara di sekitar lokasi Air Terjun Situmurun dengan menggunakan drone kamera.

 

Basarnas di dampingi Personil Polsek Lumbanjulu, TNI AL, BPBD Kabupaten Toba dan Kepala Desa menyampaikan kepada keluarga korban bahwa pencarian terhadap Korban dinyatakan berakhir dengan korban tidak berhasil ditemukan, ujarnya

 

Selama Pencarian telah dilakukan Penyelaman dengan menggunakan Pendeteksian Tubuh Korban di dalam Air dan pemantauan dengan Drone di dasar Danau dengan kedalaman 100 Meter. Pemantauan dengan Drone diatas pernukaan Air sejauh 1400 Meter namun Korban masih belum dapat ditemukan.

Delam pencarian ini melibatkan Basarnas Danau Toba, BPBD Kabupaten Toba, Polres Toba, Koramil Lumbanjulu, TNI-AL, PT.Aqua Farm Nusantara, Kelurga korban dan Masyarakat.

 

Selama tujuh hari pelaksanaan pencarian, tim gabungan telah melakukan upaya maksimal untuk menemukan korban.

 

Hingga sesi pencarian hari ketujuh berakhir pada waktu yang telah ditentukan, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun bukti yang dapat memberikan petunjuk terkait lokasi korban.

 

Keluarga korban menerima hasil dari usaha pencarian yang telah dilakukan selama tujuh hari dan menerima Penghentian Pencarian dari Basarnas dan Team Gabungan.

 

Sesuai rencana, keluarga korban dan Romo dari Universitas Khatolik St.Medan akan melakukan ibadah di lokasi Air Terjun Situmurun pada hari Sabtu tanggal 18 April 2026.

(Raju)

Humas Polres Toba

Berita Terkait

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Koordinasi dengan BPBD Kota Samarinda
Dukung Reintegrasi Sosial, PK Bapas Palangka Raya Ambil Data Litmas untuk Usulan Program Integrasi WBP
Theo Adrianus: Semangat Kemerdekaan Diwujudkan dengan Kepedulian dan Berbagi
Kasus Narkotika P-21, Polres Pidie Jaya Serahkan Dua Tersangka dan Barang Bukti ke Jaksa*
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
Kolaborasi Lintas Sektor, Rutan Tanjung dan Pemkab Tabalong Optimalkan SAE untuk Ketahanan Pangan
Kapolsek Siantar Selatan Hadiri Gebyar IVA Test Kota Pematangsiantar Tahun 2026
Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Resmi Dimulai, 2026: Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali Peserta Magang Nasional Kemnaker

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Kompak dan Ceria, Lapas Perempuan Pekanbaru Ramaikan Fun Walk HUT Kemerdekaan di Rutan Pekanbaru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Kebakaran Hanguskan 96 Rumah di Jeget Ayu Aceh Tengah, 243 Warga Mengungsi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Bantuan Wapres Hadir untuk Meunasah Al-Muqakin, Harapan Baru bagi Warga Kendawi di Kabupaten Gayo Lues

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:00 WIB

KKP Serahkan Ekskavator untuk Aceh Utara, Percepat Pemulihan Tambak Pascabencana

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Pidie Jaya Verifikasi 298 Peserta Pelatihan Kerja 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:15 WIB

DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:43 WIB

Bupati Pidie Jaya Serahkan Excavator Bantuan KKP RI, Perkuat Pemulihan Perikanan dan Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru