TAGANA Aceh Edukasi Mitigasi Bencana Di SMA Kartika Banda Aceh Melalui Program TMS

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:24 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim Tagana Bersama Dewan Guru dan Para Murid  SMA Kartika Banda Aceh  Usai Kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS). Dok.TLii-Aceh

TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH — Taruna Siaga Bencana (Tagana) Aceh menggelar kegiatan edukasi mitigasi bencana bagi siswa SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS), Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan generasi muda terhadap potensi bencana di wilayah Aceh.

Program TMS merupakan inisiatif TAGANA untuk membekali pelajar dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman tentang berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di Aceh, seperti gempa bumi, tsunami, dan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, siswa juga dilatih mengenai langkah-langkah mitigasi, mulai dari mengenali tanda-tanda awal bencana, cara menyelamatkan diri, hingga pentingnya tetap tenang saat menghadapi kondisi darurat.

Edukasi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui praktik langsung agar mudah dipahami.

Ketua Forum Kordinasi (FK) Tagana Aceh, Rizal Dinata, SE, bersama tim Tagana Aceh seperti Jefri Atayani dan Syahruzal dan 01BCL menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk edukasi berbasis komunitas yang penting ditanamkan sejak usia sekolah.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tanggap dan siap menghadapi bencana. Dengan pelatihan ini, siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain saat terjadi bencana,” ujar Rizal.

Kepala SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh, Darmawi Yusuf, S.H., M.H., C.P.M., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kebencanaan sangat relevan mengingat kondisi geografis Aceh yang rawan bencana.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa, sehingga mampu mengurangi risiko saat bencana terjadi,” katanya.

Salah seorang siswa mengaku antusias mengikuti kegiatan ini karena memberikan pengalaman baru yang bermanfaat, terutama dalam memahami tindakan yang harus dilakukan saat bencana.

Di tempat terpisah, Subkoordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh sekaligus Pembina Teknis TAGANA Aceh, Yanyan Rahmad, A.Ks., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan TMS merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-22 Tagana Indonesia.

Sebelumnya, Momen Akbar  Sebagai Agenda Tahunan Itu, Kementerian Sosial  RI Mengundang 1.000 Personil TAGANA se-Indonesia Kejakarta Untuk Mengikuti Apel Kesiapan Siagaan dilanjutkan  Uji SOP-PB dan Evakuasi Dalam Bentuk Simulasi serta Apel Siaga TAGANA yang di Gelar dihalaman Kantor Kementerian Sosial RI, Salemba Raya Jakarta. dipimpin Lansung Oleh Mentri Sosial RI Saifullah Yusuf

Yanyan  menambahkan, ke depan akan dibentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di 15 titik wilayah terdampak bencana hidrometeorologi 28 November 2025 Yang Melanda di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Program ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas, termasuk penyediaan sistem peringatan dini dan optimalisasi sumber daya lokal.

Melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan pembentukan KSB, diharapkan tercipta masyarakat yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.*[Yahbit)

Berita Terkait

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*
Cegah Kecelakaan di Jalan, Kapolres Pidie Jaya Turun Langsung Edukasi Pengemudi dan Bagikan Brosur Keselamatan*
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Binrohtal Yasinan Personel, Doakan Aceh Aman dan Tentram*
Pemulihan Belum Tuntas, Bupati Pidie Jaya Desak Percepatan Infrastruktur dan Penyelesaian Jembatan Pascabencana
*Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga*
Polres Langsa Musnahkan 243,90 Gram Sabu, Diperkirakan Selamatkan 1.951 Jiwa

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:56 WIB

Dipimpin Kalapas Mochamad Mukaffi, Jajaran Lapas Binjai Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut Hari Bakti

Jumat, 6 November 2026 - 20:50 WIB

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Perempuan Medan Gelar Aksi Gotong Royong

Jumat, 6 November 2026 - 20:31 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Inovasi Pembinaan Produktif Berkelanjutan Observasi Lapangan Budidaya Ulat Maggot di Rumah Maggot BSF Refri Farm Stabat

Jumat, 6 November 2026 - 19:51 WIB

Di Balik Tembok Jeruji Tersimpan Kisah Penyesalan Kerinduan Perjuangan Harapan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Belajar Berubah Perbaiki Diri

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

PTPN I Regional 1 Gelar Awareness Pengelolaan Pengarsipan Administrasi Inisiasi Head Office PTPN I Bersama ANRI 2-4 November 2026 di Kantor Regional

Jumat, 6 November 2026 - 14:10 WIB

Reses ke-3 DPRD Toba Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi untuk Pembangunan Toba

Jumat, 6 November 2026 - 00:09 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Usulan Program Integrasi WBP di Lapas Tanjungbalai

Kamis, 5 November 2026 - 23:57 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Usulan Program Integrasi WBP di Lapas Tanjungbalai

Berita Terbaru