TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
10/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin melaksanakan kegiatan pembinaan keterampilan seni Islami bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung melalui pelatihan Maulid Habsyi yang digelar di Masjid Al-Mustaqim Rutan Tanjung, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung program pembinaan kepribadian warga binaan melalui pendekatan religius, budaya, dan kebersamaan. Pelatihan disambut antusias oleh warga binaan yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Tematik memberikan pendampingan langsung mengenai teknik dasar tabuhan habsyi, pengenalan irama, kekompakan dalam memainkan alat musik, hingga pelafalan syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif, di mana warga binaan tidak hanya belajar keterampilan baru, tetapi juga merasakan ketenangan batin melalui lantunan shalawat yang dibawakan bersama.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, mengatakan bahwa setiap program pembinaan di Rutan harus dimanfaatkan warga binaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun semangat hidup yang lebih baik.

“Masa pembinaan adalah waktu berharga untuk membentuk karakter, menguatkan mental, dan menumbuhkan kesadaran agar kelak kembali ke masyarakat dengan semangat baru. Kami juga berterima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin yang telah menghadirkan program positif seperti pelatihan Maulid Habsyi ini,” ujarnya.

Menurutnya, program pembinaan di Rutan Tanjung dirancang agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan, penguatan mental, dan spiritual sebagai persiapan kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin, Omeir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan pembinaan yang dekat dengan nilai spiritual sekaligus membangun interaksi positif bersama warga binaan.
“Kami berharap pelatihan Maulid Habsyi ini dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa semangat positif bagi warga binaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap syiar Islam,” katanya.
Salah seorang warga binaan, Yasin, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan Maulid Habsyi tidak hanya menambah keterampilan seni Islami, tetapi juga memberikan ketenangan hati selama menjalani masa pembinaan.
“Belajar Maulid Habsyi membuat hati lebih tenang dan memberi semangat bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” Tutupnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
(***)



























