Adhifatra Agussalim Ajak Generasi Muda Aceh Kembangkan Ekonomi Kreatif Berdaya Saing Nasional

RAMAZANI

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:29 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Banda Aceh — Ketua DPW Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (GAMIES) Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim, mengajak generasi muda Aceh untuk aktif mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi dan menciptakan peluang usaha yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Adhifatra Agussalim di tengah meningkatnya potensi industri kreatif di Aceh yang dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang melalui inovasi, teknologi digital, serta kreativitas anak muda dan juga diperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026.

Menurutnya, generasi muda Aceh saat ini memiliki kemampuan dan kreativitas yang luar biasa, namun perlu mendapatkan ruang, dukungan, serta pendampingan agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru bagi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak muda Aceh jangan hanya menjadi penonton di era digital. Kita harus menjadi pelaku utama dalam membangun ekonomi kreatif yang inovatif, produktif, dan mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” ujar Adhifatra Agussalim di Banda Aceh, Rabu (20/5/2026).

Ia menilai, perkembangan teknologi dan media digital saat ini telah membuka banyak peluang usaha baru di berbagai sektor ekonomi kreatif, mulai dari desain grafis, konten digital, videografi, fotografi, kuliner kreatif, fashion lokal, musik, hingga industri kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal Aceh.

DPW GAMIES Aceh, lanjutnya, berkomitmen untuk mendorong lahirnya lebih banyak pelaku ekonomi kreatif muda melalui berbagai program pelatihan, edukasi kewirausahaan, penguatan branding produk, hingga pengembangan pemasaran digital berbasis media sosial dan marketplace.

“Generasi muda harus berani berkarya dan menciptakan peluang sendiri. Kreativitas yang dipadukan dengan teknologi dapat menjadi kekuatan besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Selain mendorong kreativitas anak muda, GAMIES Aceh juga berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas kreatif, akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berkelanjutan di Aceh.

Adhifatra juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Aceh dalam pengembangan ekonomi kreatif, sehingga produk dan karya anak muda Aceh memiliki ciri khas yang kuat dan mampu menarik perhatian pasar nasional.

“Kita memiliki budaya, seni, dan potensi lokal yang luar biasa. Jika dikemas secara kreatif dan modern, maka produk-produk anak muda Aceh akan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional,” jelasnya.

Ia berharap generasi muda Aceh tidak takut memulai usaha dan terus meningkatkan kemampuan diri agar mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Ekonomi kreatif bukan hanya soal bisnis, tetapi tentang bagaimana generasi muda mampu menciptakan perubahan, membuka lapangan kerja, dan membawa nama Aceh lebih dikenal melalui karya-karya terbaik,” tutup Adhifatra Agussalim.

Berita Terkait

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB