Harimau Sumatera Mangsa Anjing di Akang Siwah, Warga Resah dan Takut ke Kebun, BKSDA Diminta Segera Turun Tangan

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:52 WIB

50353 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH | GAYO LUES | BLANGKEJEREN – Seekor Harimau Sumatera kembali dilaporkan muncul di kawasan perkebunan warga Kampung Akang Siwah, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (5/6/2026). Kemunculan satwa dilindungi tersebut terjadi di sekitar perkebunan dekat Masjid Kampung Akang Siwah dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pengulu Kampung Akang Siwah, Dhody Afrizal, S.Pd., mengatakan bahwa salah seorang warga lanjut usia melihat langsung keberadaan Harimau Sumatera di kebunnya yang berada tidak jauh dari masjid kampung. Bahkan, satwa tersebut dilaporkan memangsa seekor anjing milik petani di lokasi tersebut.

“Seorang nenek warga Kampung Akang Siwah melihat langsung seekor Harimau Sumatera di kebunnya. Bahkan harimau tersebut telah memangsa seekor anjing milik petani di lokasi tersebut,” ujar Dhody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat kini semakin khawatir untuk beraktivitas di kebun. Apalagi, beberapa minggu sebelumnya warga juga telah menemukan jejak kaki yang diduga milik Harimau Sumatera di wilayah tersebut.

Atas temuan jejak tersebut, Pemerintah Kampung Akang Siwah sebelumnya telah melaporkan kejadian itu kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Resor BKSDA Wilayah Kutacane. Namun, setelah adanya penampakan langsung dan kejadian pemangsaan anjing pada Jumat (5/6/2026), pihak kampung kembali meminta agar BKSDA segera turun ke lokasi.

Sebagai tindak lanjut, Pengulu Kampung Akang Siwah mengirimkan surat resmi kepada Resor BKSDA Aceh Wilayah Kutacane yang berisi permohonan agar segera mengirimkan personel ke Kampung Akang Siwah untuk melakukan penanganan dan mitigasi.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa masyarakat saat ini sangat resah karena Harimau Sumatera telah terlihat memangsa anjing di wilayah permukiman penduduk tepatnya di Dusun Aih Lukup. Kondisi tersebut membuat banyak warga tidak berani lagi pergi ke kebun karena khawatir terjadi konflik antara manusia dan satwa liar.

Sementara itu, Redaksi Timelines telah melakukan konfirmasi kepada pihak BKSDA yang berkantor di Kutacane. Menanggapi laporan tersebut, Suherman dari BKSDA Resor Aceh Tenggara dan Gayo Lues mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perkebunan.

“Terkait kemunculan harimau di kawasan Blangpegayon, kami menghimbau kepada masyarakat yang berkebun di areal tersebut agar selalu waspada. Jika memang harus beraktivitas di kebun, diharapkan berkegiatan secara berkelompok untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Suherman.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pihak BKSDA belum dapat melakukan respons cepat mengingat banyaknya laporan serupa yang terjadi di berbagai wilayah.

“Banyaknya kejadian serupa yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera, Petugas kami berjumlah 5 personel dan saat ini terbagi bagi di beberapa lokasi, seperti di Kutacane menangani Gajah yang masuk perkebunan warga, di Simpur Aceh Tenggara ada harimau yang masuk perkebunan warga. kami dari BKSDA memohon maaf belum dapat melakukan respons cepat atas kejadian ini. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan bergerak ke wilayah tersebut,” tambahnya.

Terpisah, Kapolsek Blangkejeren Polres Gayo Lues, Iptu Syamsuddin, S.H., melalui Kapospampol Blangpegayon, Aiptu Joko Ansari, S.H., juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kebun maupun ladang.

Joko  meminta masyarakat untuk sementara waktu menghindari bekerja sendirian di kebun atau ladang, terutama di kawasan yang berdekatan dengan hutan. Warga disarankan beraktivitas secara berkelompok, khususnya pada pagi dan sore hari yang merupakan waktu aktif satwa liar.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mendekati, mengejar, maupun memprovokasi satwa yang terlihat karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Warga juga diimbau memperhatikan tanda-tanda keberadaan satwa liar seperti jejak kaki, suara auman, atau bekas mangsa yang ditemukan di sekitar kawasan perkebunan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Apabila melihat langsung keberadaan Harimau Sumatera atau menemukan tanda-tanda keberadaannya, segera laporkan kepada aparat kampung, kepolisian, atau petugas konservasi agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Aiptu Joko Ansari.

Saat ini masyarakat Kampung Akang Siwah berharap pihak BKSDA segera turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi, pemantauan, dan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya konflik antara manusia dan Harimau Sumatera serta memberikan rasa aman kepada para petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil perkebunan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kampung Akang Siwah terpantau aman, namun warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah maupun di kawasan perkebunan yang berbatasan dengan hutan. (Red).

Berita Terkait

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi PT PLN UID Aceh, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Keandalan Listrik
Pemko Langsa Perkuat Kinerja PPID, Siap Hadapi Monev Keterbukaan Informasi 2026
Raih Apresiasi Bunda PAUD Nasional, Bunda PAUD Lhokseumawe Bagikan Praktik Baik pada Penguatan Pokja se-Aceh
CKG di Aceh Besar Ungkap Beragam Masalah Kesehatan Tiap Kelompok Usia, Warga Diimbau Rutin Skrining
Satlantas Polresta Banda Aceh Sita 80 Sepeda Motor Gunakan Knalpot Brong Selama Juli 2026
Kapolda Aceh: Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Purnawirawan Tetap Pilar Kekuatan Polri
Cepat, Tepat, dan Presisi! Tim URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas, Diduga Beraksi di Tujuh Lokasi
Kapolres Pidie Jaya Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat*

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:47 WIB

PMT Catat Pertumbuhan 9%, Terminal Kuala Tanjung Jadi Penggerak Baru Logistik Sumut

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:58 WIB

Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Dan Razia Rutin

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:20 WIB

Perkuat Tugas dan Fungsi Pegawai, Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:11 WIB

Bapas Medan Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05 WIB

Sinergi TNI dan Pemasyarakatan, Karutan Labuhan Deli Hadiri Pembagian Tali Asih di Koramil Marelan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:40 WIB

Kontrol Keliling Blok Hunian, Lapas Pemuda Langkat Perkuat Pengawasan Dan Deteksi Dini Kamtib

Berita Terbaru