Harimau Sumatera Mangsa Anjing di Akang Siwah, Warga Resah dan Takut ke Kebun, BKSDA Diminta Segera Turun Tangan

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:52 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH | GAYO LUES | BLANGKEJEREN – Seekor Harimau Sumatera kembali dilaporkan muncul di kawasan perkebunan warga Kampung Akang Siwah, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (5/6/2026). Kemunculan satwa dilindungi tersebut terjadi di sekitar perkebunan dekat Masjid Kampung Akang Siwah dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pengulu Kampung Akang Siwah, Dhody Afrizal, S.Pd., mengatakan bahwa salah seorang warga lanjut usia melihat langsung keberadaan Harimau Sumatera di kebunnya yang berada tidak jauh dari masjid kampung. Bahkan, satwa tersebut dilaporkan memangsa seekor anjing milik petani di lokasi tersebut.

“Seorang nenek warga Kampung Akang Siwah melihat langsung seekor Harimau Sumatera di kebunnya. Bahkan harimau tersebut telah memangsa seekor anjing milik petani di lokasi tersebut,” ujar Dhody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat kini semakin khawatir untuk beraktivitas di kebun. Apalagi, beberapa minggu sebelumnya warga juga telah menemukan jejak kaki yang diduga milik Harimau Sumatera di wilayah tersebut.

Atas temuan jejak tersebut, Pemerintah Kampung Akang Siwah sebelumnya telah melaporkan kejadian itu kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Resor BKSDA Wilayah Kutacane. Namun, setelah adanya penampakan langsung dan kejadian pemangsaan anjing pada Jumat (5/6/2026), pihak kampung kembali meminta agar BKSDA segera turun ke lokasi.

Sebagai tindak lanjut, Pengulu Kampung Akang Siwah mengirimkan surat resmi kepada Resor BKSDA Aceh Wilayah Kutacane yang berisi permohonan agar segera mengirimkan personel ke Kampung Akang Siwah untuk melakukan penanganan dan mitigasi.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa masyarakat saat ini sangat resah karena Harimau Sumatera telah terlihat memangsa anjing di wilayah permukiman penduduk tepatnya di Dusun Aih Lukup. Kondisi tersebut membuat banyak warga tidak berani lagi pergi ke kebun karena khawatir terjadi konflik antara manusia dan satwa liar.

Sementara itu, Redaksi Timelines telah melakukan konfirmasi kepada pihak BKSDA yang berkantor di Kutacane. Menanggapi laporan tersebut, Suherman dari BKSDA Resor Aceh Tenggara dan Gayo Lues mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perkebunan.

“Terkait kemunculan harimau di kawasan Blangpegayon, kami menghimbau kepada masyarakat yang berkebun di areal tersebut agar selalu waspada. Jika memang harus beraktivitas di kebun, diharapkan berkegiatan secara berkelompok untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Suherman.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pihak BKSDA belum dapat melakukan respons cepat mengingat banyaknya laporan serupa yang terjadi di berbagai wilayah.

“Banyaknya kejadian serupa yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera, Petugas kami berjumlah 5 personel dan saat ini terbagi bagi di beberapa lokasi, seperti di Kutacane menangani Gajah yang masuk perkebunan warga, di Simpur Aceh Tenggara ada harimau yang masuk perkebunan warga. kami dari BKSDA memohon maaf belum dapat melakukan respons cepat atas kejadian ini. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan bergerak ke wilayah tersebut,” tambahnya.

Terpisah, Kapolsek Blangkejeren Polres Gayo Lues, Iptu Syamsuddin, S.H., melalui Kapospampol Blangpegayon, Aiptu Joko Ansari, S.H., juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kebun maupun ladang.

Joko  meminta masyarakat untuk sementara waktu menghindari bekerja sendirian di kebun atau ladang, terutama di kawasan yang berdekatan dengan hutan. Warga disarankan beraktivitas secara berkelompok, khususnya pada pagi dan sore hari yang merupakan waktu aktif satwa liar.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mendekati, mengejar, maupun memprovokasi satwa yang terlihat karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Warga juga diimbau memperhatikan tanda-tanda keberadaan satwa liar seperti jejak kaki, suara auman, atau bekas mangsa yang ditemukan di sekitar kawasan perkebunan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Apabila melihat langsung keberadaan Harimau Sumatera atau menemukan tanda-tanda keberadaannya, segera laporkan kepada aparat kampung, kepolisian, atau petugas konservasi agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Aiptu Joko Ansari.

Saat ini masyarakat Kampung Akang Siwah berharap pihak BKSDA segera turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi, pemantauan, dan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya konflik antara manusia dan Harimau Sumatera serta memberikan rasa aman kepada para petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil perkebunan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kampung Akang Siwah terpantau aman, namun warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah maupun di kawasan perkebunan yang berbatasan dengan hutan. (Red).

Berita Terkait

Cegah Kecelakaan Akibat Hewan Ternak, Satlantas Polres Pidie Jaya Pasang Rambu Peringatan di Sejumlah Titik Rawan
PPD Terbaik 2026, Kota Langsa Wakili Aceh ke Tingkat Nasional
Relawan Nusantara Tanam 300 Bibit Pohon di Aceh Tamiang, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Kelestarian Lingkungan
Diakui Secara Nasional, Pemkab Aceh Utara Raih Adhi Manawa Nugraha Pratama 2026
Respon Kilat Ayah Wa, Korban Cuaca Ekstrem di Aceh Utara Langsung Didata dan Dibantu
Polda Aceh menggelar Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes)
Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat Setelah Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:40 WIB

Senam Bersama WBP Lapas Pemuda Langkat, Bangun Kedisiplinan dan Pola Hidup Sehat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:18 WIB

Lapas Perempuan Medan Tingkatkan Kemandirian WBP Melalui Pelatihan Budidaya Ikan Sistem Hidroponik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pelaku Curanmor Viral di Medan Labuhan Ditangkap, Hasil Kejahatan Dipakai untuk Beli Sabu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:57 WIB

Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar Patroli Rutin dan Amankan 5 Sepedamotor Knalpot Brong

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:53 WIB

Polres Pematangsiantar Tanggapi Langsung Berita Viral Dimedsos,Dugaan Dep Colector (Matel) Jatuhkan Sabu Dipinggir Jalan 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:43 WIB

Brimob Sumut Bertindak Tegas! 18 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan dalam Patroli Antisipasi Balap Liar di Kota Medan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:39 WIB

Sigap Di Tengah Malam, Polsek Gunung Malela Selamatkan Korban Kekerasan Dan Ringkus Pelaku Dalam 12 Jam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:33 WIB

PT Pelindo Belawan Apresiasi atas Strategi Branding, Perkuat Citra & Reputasi Di Wilayah Regional 1

Berita Terbaru