Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI

RAMAZANI

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:40 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|JAKARTA – Anggota Komite I DPD RI asal Aceh, H. Sudirman yang akrab disapa Haji Uma, bergerak cepat mengawal kasus dugaan penyiksaan yang menimpa tiga Asisten Rumah Tangga (ART) asal Aceh di Johor Bahru, Malaysia.

 

Haji Uma telah berkoordinasi langsung dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru untuk memastikan para korban mendapatkan perlindungan maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koordinasi tersebut dilakukan Haji Uma bersama Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widitanto, pada Selasa (16/6) siang.

 

“Kita telah melakukan koordinasi dengan KJRI Johor Bahru terkait tiga warga Aceh yang menjadi korban kekerasan oleh majikannya. Hal ini kita lakukan untuk memastikan kondisi ketiga korban saat ini,” kata Haji Uma dalam keterangannya.

 

Dari hasil koordinasi tersebut, dua dari tiga korban berinisial YY dan SH kini telah berada di bawah perlindungan dan pendampingan pihak KJRI Johor Bahru. Sementara itu, satu korban lainnya berinisial YA tengah dalam proses penjemputan oleh pihak konsulat agar bisa segera diamankan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun dari KJRI Johor Bahru, kasus ini mencuat setelah layanan pengaduan KSATRIA KJRI menerima laporan dari YY. Ia mengadukan tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh sang majikan terhadap dirinya dan dua rekan kerjanya.

 

Ketiga WNI tersebut diketahui kerap menerima penyiksaan selama bekerja. Salah satu aksi penganiayaan berat dilaporkan terjadi dalam kurun waktu akhir tahun 2025 hingga Januari 2026. Setelah menyiksa korban, majikan tersebut menelantarkan ketiganya di kawasan Kampung Melayu Majidee, Johor.

 

Pasca-kejadian, ketiga korban memutuskan berpencar karena masih ingin mencari nafkah di Malaysia. YA memilih bertolak ke Kuala Lumpur, sedangkan YY dan SH memilih bertahan di wilayah Johor.

 

Namun, lantaran merasa keselamatan jiwanya terus terancam, YY akhirnya memberanikan diri mengadukan nasib mereka ke layanan KSATRIA KJRI Johor Bahru. Sebelum laporan resmi dibuat, video penyiksaan yang dialami para korban sempat viral di media sosial pada Juni 2026 hingga menyita perhatian kepolisian setempat.

 

Haji Uma menegaskan dan meminta KJRI Johor Bahru untuk memberikan jaminan serta perlindungan hukum yang optimal bagi ketiga warga Aceh tersebut. Pihak KJRI pun berkomitmen penuh untuk mengawal kasus ini dan telah menyiapkan tim penasihat hukum.

 

“Kita meminta kepada KJRI Johor Bahru untuk memberikan pendampingan hukum kepada ketiga warga Aceh. Dalam hal ini KJRI berjanji untuk memberikan pendampingan hukum nantinya,” tegas Haji Uma.()

Berita Terkait

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026
Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh
Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa
Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi
Bupati Aceh Utara Dorong Revisi UUPA dan Perpanjangan Dana Otsus di Hadapan Komisi II DPR
Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional
Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi
Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:50 WIB

Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:40 WIB

Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:31 WIB

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30 WIB

Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Berita Terbaru