Rumah Zakat Aceh Tinjau Dayah Terdampak Banjir di Aceh Timur, Ratusan Santri Tetap Mengaji Meski Fasilitas Hancur

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:21 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Zakat Aceh Tinjau Dayah Terdampak Banjir di Aceh Timur, Ratusan Santri Tetap Mengaji Meski Fasilitas Hancur

Rumah Zakat Aceh Tinjau Dayah Terdampak Banjir di Aceh Timur, Ratusan Santri Tetap Mengaji Meski Fasilitas Hancur

TLII>>Aceh Timur – Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana banjir besar, semangat belajar para santri di Dayah Bayanul Huda, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, tetap menyala. Meski fasilitas pendidikan hancur diterjang banjir, ratusan anak masih setia datang setiap malam untuk menuntut ilmu agama.

Kondisi memprihatinkan tersebut terlihat saat tim Rumah Zakat Aceh mengunjungi Dayah Bayanul Huda pada pertengahan Juli 2026. Banjir yang mencapai ketinggian sekitar empat meter telah menghancurkan sedikitnya enam balai pengajian dan merusak berat asrama santri putra hingga tidak lagi layak ditempati.

Rumah Zakat Aceh Tinjau Dayah Terdampak Banjir di Aceh Timur, Ratusan Santri Tetap Mengaji Meski Fasilitas Hancur

Akibat bencana itu, jumlah santri yang menetap di lingkungan dayah menurun drastis. Dari sebelumnya 35 santri dan santriwati, kini hanya tersisa 13 santriwati yang masih bertahan di asrama. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus belajar dan mendalami ilmu agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap malam, sekitar 200 anak dari berbagai desa di sekitar dayah tetap hadir untuk mengikuti kegiatan mengaji. Karena balai-balai pengajian telah hanyut diterjang banjir, seluruh aktivitas belajar mengajar kini terpaksa dipusatkan di sebuah mushala sederhana yang menjadi satu-satunya tempat yang masih dapat digunakan.

Tidak hanya bangunan yang rusak, berbagai sarana pendidikan juga ikut terdampak. Kitab-kitab, Al-Qur’an, buku pelajaran, hingga tikar yang digunakan untuk belajar mengaji terendam lumpur dan sebagian besar tidak dapat digunakan kembali.

Pengelola Dayah Bayanul Huda berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak agar proses pendidikan di dayah tersebut dapat kembali berjalan dengan layak. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi pembangunan asrama, ruang belajar, serta pengadaan Al-Qur’an dan perlengkapan belajar bagi para santri.

Rumah Zakat Aceh Tinjau Dayah Terdampak Banjir di Aceh Timur, Ratusan Santri Tetap Mengaji Meski Fasilitas Hancur

Meski berada dalam keterbatasan, para santri dan santriwati terus menunjukkan keteguhan hati. Mereka tetap menghafal Al-Qur’an, belajar ilmu agama, dan menjaga semangat menuntut ilmu sebagai bekal masa depan. Kisah mereka menjadi bukti bahwa musibah tidak mampu memadamkan cahaya pendidikan Islam di pelosok Aceh.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Zakat Aceh mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu membangkitkan kembali Dayah Bayanul Huda. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi investasi kebaikan yang berkelanjutan, sekaligus membantu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an dan penerus dakwah yang kelak akan menerangi Aceh dengan ilmu dan akhlaknya.

“Di tengah bangunan yang runtuh dan fasilitas yang hilang, semangat para santri tetap berdiri tegak. Mereka tidak menyerah pada keadaan, dan kini menanti uluran tangan kebaikan untuk kembali membangun harapan.”

Berita Terkait

Pulihkan Pidie Jaya Pascabencana, Poltekpel Malahayati Gelar Pengabdian kepada Masyarakat
Polres Asahan Ungkap 5 Kilogram Lebih Sabu dan 285 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan
Cegah Tawuran dan Geng Motor, KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja Beserta Sejumlah Sajam
Kedeputian I KSP RI Tinjau Langsung Program Pembinaan dan Keamanan di Lapas Perempuan Medan
Kementerian UMKM Apresiasi Diklat Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Langsa, Jadi Acuan Pilot Project
Bikin Geger! Warga Temukan Batu hingga Kutu dalam Beras Bantuan, Bulog Langsa Bergerak Cepat
Panen Timun dan Kacang Panjang, Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Kunjungi Lapas Pemuda Langkat, Dukung Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:07 WIB

Pulihkan Pidie Jaya Pascabencana, Poltekpel Malahayati Gelar Pengabdian kepada Masyarakat

Sabtu, 12 September 2026 - 11:58 WIB

Polres Asahan Ungkap 5 Kilogram Lebih Sabu dan 285 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:53 WIB

Cegah Tawuran dan Geng Motor, KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja Beserta Sejumlah Sajam

Sabtu, 12 September 2026 - 01:24 WIB

Kedeputian I KSP RI Tinjau Langsung Program Pembinaan dan Keamanan di Lapas Perempuan Medan

Jumat, 11 September 2026 - 22:21 WIB

Kementerian UMKM Apresiasi Diklat Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Langsa, Jadi Acuan Pilot Project

Jumat, 11 September 2026 - 20:05 WIB

Panen Timun dan Kacang Panjang, Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP

Jumat, 11 September 2026 - 19:56 WIB

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Kunjungi Lapas Pemuda Langkat, Dukung Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 19:20 WIB

Gercep Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai

Berita Terbaru