Chairul jurnalis muda asal Kota Langsa, (Foto : Timelinesinews.com)
TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Kota Langsa – Jurnalis muda asal Langsa, Chairul, kembali menorehkan prestasi dalam ajang lomba karya jurnalistik. Kali ini, karya feature berjudul “‘Jemput Bola’ Mendengar Luka” berhasil meraih Juara II kategori Jurnalis/Wartawan/Insan Pers pada Lomba Menulis Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Perwakilan Medan periode 19 Mei–19 Juli 2026.
Pengumuman pemenang disampaikan melalui akun Instagram LPSK Perwakilan Medan pada Sabtu (8/8/2026). Pada kategori tersebut, Juara I diraih Zaim Dzaky Sanjaya dari Mimbar Umum Online, Juara II Chairul dari AJNN, Juara III Deddi Gunawan Hutajulu dari DailyKlik, sementara Raihan Putri dari LPP RRI Medan meraih juara harapan.
Karya Chairul mengangkat sosok Nazaruddin, Relawan Sahabat Saksi dan Korban (SSK) LPSK wilayah Aceh, yang selama bertahun-tahun mendampingi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Langsa, Aceh Tamiang, hingga Aceh Timur.
Melalui feature tersebut, Chairul tidak sekadar menceritakan proses pendampingan dari sisi hukum. Ia juga menghadirkan sisi kemanusiaan di balik perjuangan seorang pendamping ketika berhadapan dengan korban yang masih berada dalam kondisi trauma dan belum siap mengungkapkan pengalaman yang dialaminya.
Pendekatan “jemput bola” menjadi bagian penting dalam cerita. Nazaruddin mendatangi langsung rumah korban untuk membangun komunikasi dan memastikan korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi persoalan yang dialaminya.
Dalam tulisan tersebut, Chairul menggambarkan bahwa mendampingi korban tidak selalu berarti mengajukan banyak pertanyaan. Ada kalanya, pendamping hanya perlu hadir, duduk bersama korban, mendengarkan, dan memberikan ruang hingga kepercayaan tumbuh secara perlahan.
Pendekatan humanis inilah yang menjadi kekuatan cerita. Di balik proses hukum dan pendampingan, terdapat luka, ketakutan, serta perjuangan korban untuk kembali berani berbicara.
Bagi Chairul, penghargaan dari LPSK ini menjadi catatan penting dalam perjalanan jurnalistiknya. Sebelumnya, pada 2025, ia juga berhasil meraih Juara III kategori karya tulis media online dalam lomba Beritain BPJS Kesehatan 2025 wilayah Aceh-Sumatera Utara.
Saat itu, Chairul memenangkan lomba melalui karya berjudul “Satu Dekade JKN Mengabdi Tanpa Batas, Temani Kaminah di Pelosok Negeri”. Karya tersebut mengangkat kisah Kaminah, seorang petani di pedalaman Aceh Timur yang telah memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama 11 tahun.
Dua penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi Chairul dalam menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengangkat kisah manusia, perjuangan, dan persoalan sosial di tengah masyarakat.
Bagi dunia jurnalistik, karya semacam ini menjadi pengingat bahwa berita bukan semata tentang peristiwa, melainkan juga tentang manusia yang berada di balik setiap peristiwa.



























