TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
13/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Palangka Raya Setiap usulan program integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perlu didukung informasi yang lengkap dan objektif mengenai kondisi serta latar belakang yang bersangkutan.

Dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya melaksanakan pengambilan data Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) Integrasi di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas perintah Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, sebagai tindak lanjut atas permintaan Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya terkait usulan program integrasi bagi WBP. Pengambilan data ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan Litmas yang nantinya digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses pengusulan program integrasi.
Dalam pelaksanaannya, PK menggali informasi secara langsung dari WBP melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informasi yang dihimpun mencakup kondisi pribadi WBP, latar belakang keluarga, lingkungan sosial, serta kesiapan yang bersangkutan dalam mengikuti program integrasi.
Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menekankan pentingnya pelaksanaan pengambilan data Litmas secara cermat dan menyeluruh.
“Pengambilan data Litmas bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi, tetapi menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai kondisi dan kesiapan WBP. Karena itu, PK perlu menggali informasi secara menyeluruh agar hasil Litmas dapat menjadi bahan pertimbangan yang tepat dalam usulan program integrasi,” ungkap Theo.
Selama proses berlangsung, WBP mengikuti wawancara secara kooperatif dan memberikan informasi yang dibutuhkan dengan lancar. Seluruh data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis dan menjadi bahan bagi PK dalam penyusunan Litmas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pelaksanaan Litmas yang objektif dan komprehensif, Bapas Palangka Raya terus mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial WBP agar setiap usulan program integrasi dapat diberikan berdasarkan data dan pertimbangan yang tepat, Tutupnya.
(***)



























