TLii|Aceh|ACEH UTARA — Semangat kemerdekaan membuncah di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan turun ke jalan mengikuti karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026).
Sejak pagi, Lapangan Upacara Kecamatan Samudera, kawasan Geudong, dipadati peserta. Sebanyak 36 lembaga pendidikan, mulai dari PAUD, RA, MIN, SD, SMP, MTs hingga SMA sederajat, ambil bagian dalam pesta rakyat tersebut.
Para pelajar tampil dengan beragam kostum dan kreasi hasil karya masing-masing sekolah. Aneka pakaian bernuansa perjuangan, budaya, kreativitas hingga busana berbahan daur ulang membuat suasana karnaval semakin semarak.
Dari lapangan kecamatan, peserta kemudian bergerak menyusuri ruas Jalan Medan-Banda Aceh di kawasan Geudong. Barisan pelajar yang mengenakan kostum unik menjadi tontonan menarik bagi masyarakat yang memadati sisi jalan.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari SMA Negeri 1 Samudera. Para siswa tampil mengenakan gaun hasil kreativitas berbahan plastik daur ulang.
Pesan yang dibawa pun cukup kuat: kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kepedulian untuk menjaga lingkungan dari ancaman sampah plastik.
Camat Samudera, Ilyas, SE, mengapresiasi seluruh sekolah, guru, siswa, orang tua serta pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kemeriahan karnaval HUT ke-81 RI tidak terlepas dari dukungan orang tua murid. Mereka ikut mengantar dan mendampingi anak-anak sepanjang rute pawai.
“Ini merupakan bentuk kebersamaan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta dan pihak sekolah yang telah berpartisipasi,” ujar Ilyas.
Sebagai bentuk penghargaan, Muspika Kecamatan Samudera menyerahkan sertifikat kepada sekolah-sekolah yang telah berpartisipasi dalam karnaval.
Peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan, di antaranya SMAN 1 Samudera, SMAS Uswatun Hasanah, SMK Mubarraq Al Waliyah, SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 3 Samudera, SMPS Mubarraq Al Waliyah, SMPS Putro Nahrisyah, SMPS Uswatun Hasanah serta MTsN 4 Aceh Utara.
Dari tingkat dasar turut ambil bagian MIN 6 Aceh Utara, MIN 34 Aceh Utara serta SDN 1 hingga SDN 13 Samudera.
Sementara dari jenjang pendidikan anak usia dini, peserta di antaranya TK Pembina Samudera, TK Putro Nahrisyah, TK Zafirah, PAUD Mutiara Hati, PAUD Batei Puteh, PAUD Putro Bungsu, PAUD Miftahuljannah, PAUD Amuyassir, PAUD Putra Putri Bangsa, SPS SBB Malikuddhahir, SBB Bijeh Mata dan RA Farhan Yuna.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan rute melibatkan personel TNI/Polri dari Koramil dan Polsek setempat.
Panitia juga menyiagakan dua unit ambulans beserta tenaga medis dari Puskesmas Samudera untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.
Karnaval tersebut bukan sekadar pawai kemerdekaan. Di balik kostum warna-warni dan sorak peserta, terselip pesan tentang persatuan, kreativitas, pendidikan serta semangat generasi muda Aceh Utara dalam mengisi kemerdekaan.






























