Komitmen KAI Sumut Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penggunaan 3.131 Bantalan Sintetis

RULI SISWEMI

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:55 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT

25/08/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 24 Agustus 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat komitmen dalam pemeliharaan prasarana perkeretaapian yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengganti bantalan jembatan berbahan kayu dengan bantalan sintetis yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan.
Dalam kurun 2022–2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah menggunakan sebanyak 3.131 batang bantalan sintetis sebagai pengganti bantalan kayu pada sejumlah jembatan kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penggunaan bantalan sintetis merupakan langkah konkret KAI untuk menjaga keandalan prasarana sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

“Selama ini, khususnya pada jembatan kereta api berangka baja, masih menggunakan bantalan dengan material kayu. Seiring dengan semakin terbatasnya pasokan kayu, penggunaan bantalan sintetis menjadi solusi inovatif untuk menggantikan bantalan kayu sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Anwar.

Penerapan bantalan sintetis di wilayah KAI Divre I Sumatera Utara telah dilakukan secara bertahap sejak 2022. Adapun realisasi penggunaannya masing-masing sebanyak 200 batang pada 2022, 240 batang pada 2023, 850 batang pada 2024, dan 913 batang pada 2025. Sementara itu, pada 2026 ditargetkan pemasangan sebanyak 928 batang yang seluruhnya dijadwalkan rampung sebelum akhir tahun.

Menurut Anwar, bantalan sintetis memiliki sejumlah keunggulan teknis dibandingkan bantalan kayu.

Material tersebut memiliki kemampuan peredaman getaran yang setara dengan kayu, namun mempunyai masa pakai jauh lebih panjang, bahkan dapat mencapai lebih dari 50 tahun.
Selain itu, bantalan sintetis memiliki ketahanan terhadap kelembapan, cuaca ekstrem, serta paparan bahan kimia seperti oli dan solar.

Karakteristik tersebut membuat material lebih tahan terhadap pelapukan dan kerusakan sehingga dapat mendukung keandalan prasarana dalam jangka panjang.

“Semakin banyak bantalan sintetis yang kita gunakan, semakin banyak pohon yang dapat diselamatkan dari penebangan. Dengan demikian, ribuan pohon berhasil kita selamatkan. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan KAI untuk mewujudkan bumi yang lebih hijau,” tegas Anwar.

Dari sisi operasional, elastisitas bantalan sintetis juga membantu meredam kebisingan dan getaran ketika kereta api melintas di atas jembatan. Dengan berbagai keunggulan tersebut, penggunaan bantalan sintetis tidak hanya mendukung aspek keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api, tetapi juga memberikan manfaat bagi keberlanjutan lingkungan.

Pada 2026, pekerjaan penggantian bantalan difokuskan pada 28 lokasi jembatan yang tersebar di sejumlah lintas, antara lain Medan–Tanjung Balai, Kisaran–Rantau Prapat, Medan–Binjai, serta Tebing Tinggi–Kisaran.

Penggunaan material ramah lingkungan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang KAI dalam menghadirkan layanan transportasi massal yang aman, andal, sekaligus berwawasan lingkungan.

“Di samping menjamin keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api, pemeliharaan prasarana berbasis material ramah lingkungan ini sekaligus menjadi komitmen KAI Divre I Sumatera Utara dalam menekan emisi karbon dan menjaga kelestarian ekosistem hutan secara berkelanjutan,” tutup Anwar.

(***)

Berita Terkait

Fraksi-Fraksi DPRD Toba Setuju Ranperda PAPBD TA 2026 Dibahas Lebih Lanjut
DPC Partai Demokrat Kabupaten Toba Gelar Berbagai Kegiatan Lomba Rakyat
Pendapatan Turun, Belanja Naik: di Balik Perubahan APBD Toba 2026, Prioritas Dipertanyakan
Bupati Toba Sampaikan Nota Pengantar P-APBD 2026
Satu Pemahaman, Satu Langkah”, Lapas Tebing Tinggi Bekali WBP Dengan SOP dan Tata Tertib
Sambut Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Pematangsiantar Turun ke Sekolah Edukasi Pelajar
Kapolda Sumut Cek Kesiapsiagaan Personel, Kendaraan dan Peralatan Penanganan Karhutla
Dari Limbah Menjadi Berkah, Lapas Perempuan Medan Kembangkan Budidaya Maggot

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Bupati Pidie Jaya Perkuat Koordinasi Pemulihan Pascabencana dan Percepatan Huntap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:34 WIB

*Polwan Goes To School, Polres Pidie Jaya Edukasi Pelajar dalam Semarak Hari Jadi Polwan ke-78*

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:15 WIB

Kisah Haru dari Blang Awe: Banjir Datang, Semangat Maulid Tak Hilang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Maulid Penuh Berkah, Warga Gampong Rungkom Salurkan Rp5,4 Juta untuk 9 Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Wujud Cinta Pemuda Rungkom kepada Rasulullah SAW

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Dua Peserta Tak Mendapat Sertifikat, Pelatihan Dinsos Pidie Jaya Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Asisten I dan Ketua TP-PKK Pidie Jaya Sambut Kunjungan TP-PKK Aceh di Gampong Sarah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Semangat Hari Juang Polri, Kapolres Pidie Jaya Pimpin Upacara Hari Juang Polri ke-3 Tahun 2026*

Berita Terbaru