TLii | SUMUT | LAPAS TEBING TINGGI
27/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Lapas Tebingtinggi Agustus 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tebing Tinggi terus berkomitmen memastikan pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berjalan sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Kamis (27/8).
Sidang TPP dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Tebing Tinggi bersama jajaran pejabat struktural dan diikuti oleh perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara.

Dalam sidang tersebut, dibahas usulan pemenuhan hak integrasi bagi 25 orang WBP yang telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan program reintegrasi sosial. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 orang diusulkan memperoleh Pembebasan Bersyarat (PB), sementara 4 orang lainnya diusulkan mendapatkan Cuti Bersyarat (CB).

Setiap usulan dibahas dan dievaluasi secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, di antaranya perkembangan perilaku, hasil pembinaan, serta pemenuhan persyaratan administratif dan substantif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Tebing Tinggi menegaskan bahwa proses pengusulan hak integrasi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami memastikan setiap usulan dibahas secara objektif dengan memperhatikan hasil pembinaan dan persyaratan yang telah ditentukan. Harapannya, hak integrasi yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi WBP untuk terus menunjukkan perubahan perilaku yang positif,” ujar Kepala Lapas Tebing Tinggi.
Kehadiran perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara turut memperkuat koordinasi serta pengawasan dalam proses pembinaan dan pemberian hak integrasi bagi WBP.
Melalui Sidang TPP ini, Lapas Tebing Tinggi menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pembinaan secara humanis, profesional, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pemberian hak integrasi diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial serta mempersiapkan WBP untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab, Tutupnya.
(***)





























