Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|ACEH UTARA — Dentuman rapai menggema di Lapangan Landeng, Aceh Utara, saat Grup Rapai Debus Sinar Pelita tampil di hadapan ribuan penonton dalam rangka HUT Samudera Pasai ke-800.

Perpaduan tabuhan rapai dengan atraksi debus membuat suasana perayaan semakin semarak. Aksi para pemain di atas panggung mengundang perhatian masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Sorak dan tepuk tangan terdengar mengiringi setiap atraksi yang disuguhkan kelompok seni asal Gampong Cot Dah, Kecamatan Tanah Luas tersebut.

Penampilan Sinar Pelita menjadi salah satu sajian budaya yang mencuri perhatian dalam peringatan delapan abad Samudera Pasai. Di balik pertunjukan yang memukau, kelompok ini membawa warisan seni yang telah dipertahankan secara turun-temurun selama kurang lebih satu abad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Grup tersebut dipimpin Syeh Rusli Sabil dengan jumlah anggota mencapai 20 orang. Lima di antaranya merupakan syeh yang memiliki peran penting dalam setiap pertunjukan.

Namun, kemeriahan di panggung menyimpan kegelisahan para pelaku seni. Mereka khawatir tradisi yang telah dijaga selama puluhan generasi perlahan kehilangan pemain jika tidak segera disiapkan regenerasi.

Bang Raja Empang Breuh mengatakan keberadaan rapai debus perlu mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah. Menurutnya, dukungan tidak cukup diberikan ketika kesenian tradisional tampil dalam sebuah perayaan.

“Harapan kita dari pemerintah, seni budaya debus ini jangan dihilangkan. Kalau bisa, di setiap kecamatan yang ada rapai diperhatikan. Selama ini pemerintah Aceh masih kurang perhatian, terutama untuk Pemerintah Aceh Utara,” ujar Bang Raja.

Ia menilai pembinaan terhadap generasi muda menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesinambungan tradisi tersebut.

“Jangan sampai putus di kita. Harus ada generasi masa depan. Pemain debus ini juga putra daerah, anak-anak Aceh Utara,” katanya.

Ribuan Penonton Jadi Saksi

Antusiasme masyarakat di Lapangan Landeng menunjukkan bahwa rapai debus masih memiliki daya tarik kuat. Ribuan orang menyaksikan langsung pertunjukan tersebut, menjadikan panggung budaya itu salah satu bagian yang menyita perhatian dalam perayaan HUT Samudera Pasai ke-800.

Bagi penonton, atraksi Sinar Pelita bukan hanya hiburan. Pertunjukan itu sekaligus memperlihatkan kekayaan seni tradisional yang masih bertahan di tengah perkembangan zaman.

Salah seorang penonton kepada awak media Timelinesinews berharap kesenian tersebut tidak hanya memperoleh panggung pada momentum peringatan tertentu.

“Jangan sampai seni budaya debus ini hanya tampil pada HUT Samudera Pasai ke-800. Kami berharap lebih sering dipentaskan dan ada penerusnya,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat pembinaan hingga tingkat kecamatan agar anak-anak muda memiliki kesempatan mengenal dan mempelajari kesenian tersebut.

“Harapan kami kepada Ayah Wa selaku Bupati Aceh Utara agar kegiatan seperti ini lebih sering dibuat. Regenerasi juga harus dipikirkan, kalau bisa di setiap kecamatan ada pelatihannya,” tambahnya.

Warisan Satu Abad Butuh Penerus

Bagi Sinar Pelita, mempertahankan rapai debus bukan sekadar menjaga sebuah pertunjukan tetap tampil. Ada keterampilan dan pengetahuan yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Perayaan delapan abad Samudera Pasai telah memberi ruang bagi kesenian tersebut untuk tampil di hadapan khalayak luas. Ribuan penonton pun menjadi saksi bahwa tradisi itu masih hidup dan mampu memikat perhatian.

Persoalannya kini adalah keberlanjutan.

Tanpa regenerasi, warisan yang telah bertahan sekitar 100 tahun tersebut berisiko kehilangan penerus. Karena itu, para pelaku seni berharap perhatian pemerintah diwujudkan melalui pelatihan, pembinaan, agenda pertunjukan yang berkesinambungan serta ruang bagi kelompok seni untuk berkembang.

Malam itu, Lapangan Landeng bergemuruh oleh tabuhan rapai dan atraksi debus.

Ribuan penonton terpukau.

Di tengah perayaan HUT Samudera Pasai ke-800, Sinar Pelita seperti mengingatkan bahwa kejayaan budaya bukan hanya tentang seberapa lama sebuah tradisi mampu bertahan, tetapi juga tentang siapa yang bersedia meneruskannya setelah generasi hari ini menyerahkan tongkat estafet.

Berita Terkait

Rutan kls I Labuhan Deli Ikuti Pelantikan Pimti dan Kick Off Hari Bakti Kemenimipas.
Wabup Toba: Kita Butuh Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati untuk Indonesia Maju
Apresiasi diberikan pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 Kabupaten Langkat atas Kontribusi Pembinaan Masyarakat
Lapas Pemuda Kelas III Langkat Peringati Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 Usung Tema Patriotik Gigih Berempati
Lapas Perempuan Medan Ikuti Uji Petik Pengumpulan Data Terkait Usul Perubahan Pidana
Kalapas Endang Sriwati Pimpin Upacara Bacakan Amanat Menpora Erick Thohir Jaga Api Persatuan Kolaborasi dan Inovasi Indonesia Maju
Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Langsa, Patriotisme dan Persatuan Jadi Pesan Utama
Semangat Sumpah Pemuda, BNNP Aceh Ungkap Ladang Ganja Seluas 18 Hektare di Aceh Utara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru Ikut Dukung Komitmen Pengamanan Pembinaan WBP dan Pencegahan Gangguan Kamtib

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kalapas Endang Sriwati Dampingi Kegiatan Bersama Ibu Asuh dan Petugas Klinik Wujud Pelayanan Humanis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Komitmen Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat Aman dan Peduli Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Kalapas Endang Sriwati Hadiri Monev Capaian Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Komitmen Kembangkan Program Pembinaan Berkelanjutan Bermanfaat Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Komitmen Pelayanan Humanis dan Responsif Dukung Pembinaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Paminal Periksa Kombes Silvester Kasus PLN Batam Kini Disorot: KPK Harus Bertindak?

Berita Terbaru