Foto: Pohon Mati di Depan MUQ Pagar Air, Sabtu, (19/9/2026) // Dokt.TLii
TLii | ACEH BESAR – Sebatang pohon asam berukuran sedang yang berdiri 100 meter dari Simpang tiga LP, jalur Rel Kereta Api Lama, (Lambaro-Banda Aceh) tepat di depan Pintu Dua Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, kini Berpotensi dan terancam Tumbang, sehingga Beriko bagi keselamatan pengguna jalan.
Pohon yang sebelumnya berfungsi sebagai bagian dari penghijauan, peneduh, sekaligus pelindung dari teriknya matahari itu dilaporkan telah mati.

Kondisi tersebut dikhawatirkan tidak lagi memiliki kekuatan struktur yang memadai untuk menahan batang dan cabang yang berukuran besar.
Kekhawatiran muncul karena lokasi pohon berada di kawasan Lalu lintas Padat yang setiap hari dilalui masyarakat, termasuk pada jam sibuk saat warga berangkat dan pulang kerja maupun aktivitas pendidikan.
Jika batang atau dahan pohon patah dan jatuh ke badan jalan, dampaknya bukan hanya berpotensi mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan pengendara dan pejalan kaki.
Adek Pemilik Watkop Simpang LP, Kepada Awak Media mengatakan “Risiko tersebut semakin Mengkhawatirkan dan perlu diantisipasi memasuki periode cuaca ekstrem “Ujar Putra Mantan Keucik setempat
Hujan deras disertai angin kencang dapat meningkatkan kemungkinan pohon mati atau bagian dahannya yang rapuh tumbang secara tiba-tiba.
Masyarakat berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan tingkat keamanan pohon tersebut.
Jika hasil pemeriksaan menyatakan pohon sudah membahayakan, pemangkasan atau penebangan dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Penanganan sebelum pohon tumbang dinilai jauh lebih aman daripada menunggu kejadian yang dapat menimbulkan korban maupun menghambat kelancaran lalu lintas.
Apin Ponsel, Pengguna Jalan juga meminta Instanai terkait melakukan pengawasan terhadap pohon-pohon di sepanjang jalur Rel Kereta Api Lama serta jalur Jln (Banda Aceh – Medan) ditingkatkan. Mengingat Cabang yang begitu besar dan Rapuh akan patah dan tumbang disaat angin menerpa.
Cabang pohon yang telah membesar dan rimbun serta mengarah/rebah Kebadan Jalan berpotensi patah, terutama ketika diterpa angin kencang.
Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama.
Pohon yang dahulu memberi manfaat sebagai peneduh, jangan sampai setelah mati justru berubah menjadi ancaman bagi masyarakat.
*[Yahbit]

































