PT. Jaya Media Internusa Diduga Buang Limbah Sembarangan di Burlintang, Masyarakat Pertanyakan Kesesuaian Prosedur

REDAKSI 1

- Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:55 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Takengon, PT. Jaya Media Internusa (JMI), sebuah pabrik pengolahan getah pinus menjadi gondorukem dan terpentin yang berlokasi di Isaq, Kecamatan Linge, menjadi sorotan masyarakat setempat. Beredar laporan bahwa pabrik tersebut membuang limbah di Burlintang, yang merupakan sumber hulu air Jambo Aye yang digunakan oleh warga. Tindakan ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian prosedur pembuangan limbah tersebut dengan peraturan yang berlaku, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Polsek Linge yang menerima informasi dari masyarakat segera melakukan penelusuran ke lokasi kejadian. Setelah verifikasi, mereka menemukan bahwa PT. JMI memang membuang limbah di area tersebut. Pihak pabrik berdalih bahwa tindakan ini dilakukan karena kerusakan mobil pengangkut limbah, menurut pernyataan yang diterima oleh media ini pada 9 Juni 2024.

Seorang tokoh masyarakat Linge yang enggan disebut namanya menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan PT. JMI. “Tindakan pihak PT. JMI sangat disesalkan dan tidak sportif. Seharusnya jelas di mana titik pembuangannya. Jangan buang sembarang, tidak sesuai prosedur. Ini bisa menimbulkan bakteri dan penyakit terhadap masyarakat karena Burlintang adalah sumber hulu air Jambo Aye yang digunakan oleh warga di Kecamatan Linge,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2021, masyarakat telah mengajukan pengaduan ke Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera, tertanggal 26 Oktober 2021, mengenai kegiatan operasional PT. JMI. Mereka menuntut penyelesaian sesuai peraturan yang berlaku.

Berikut ini adalah beberapa poin yang dipertanyakan masyarakat terkait PT. JMI:

1. Surat Gubernur Aceh Nomor 522/7856, Tanggal 20 April 2021: Menyangkut pelaksanaan kewajiban dan kelengkapan perizinan.

2. Surat Gubernur Aceh Nomor 660/9958, Tanggal 28 Mei 2021: Tentang izin operasional PT. JMI.

3. Surat Pernyataan PT. JMI No. 006/V/2021, Tanggal 26 Mei 2021:Pernyataan kesanggupan PT. JMI untuk memenuhi semua perizinan yang berlaku, dengan komitmen untuk menerima sanksi tegas jika tidak dapat menunjukkan semua perizinan dalam waktu tiga bulan.

4. Surat Gubernur Aceh Nomor 660/15387, Tanggal 8 September 2021: Ditujukan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia mengenai evaluasi izin operasional PT. JMI.

5. Pertemuan masyarakat dengan PT. JMI dan DPRK Aceh Tengah, Tanggal 21 September 2021: Membahas operasional PT. JMI yang belum dilengkapi izin serta operasional lain yang melanggar aturan.

6. Pengelolaan Limbah B3: Pertanyaan tentang penanganan limbah industri yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dihasilkan oleh PT. JMI, baik limbah cair maupun padat.

7. Pengambilan Air Tanah: Apakah PT. JMI memiliki izin resmi untuk pengambilan air tanah yang digunakan dalam operasional pabrik.

8. Kepatuhan Terhadap Poin-Poin Tersebut: Apakah saat ini pabrik getah pinus PT. JMI telah memenuhi semua poin di atas untuk dapat beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Masalah pembuangan limbah ini sangat serius karena berpotensi mencemari sumber air yang digunakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk memastikan bahwa PT. JMI mematuhi semua regulasi yang berlaku dan mengelola limbah dengan cara yang tidak merugikan lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H
Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H
Bapas Kls I Medan Kriston Napitulu Ucapkan 1 Muharram 1448 H Jadi Momentum Refleksi & Perkuat Pelayanan Humanis
Tragedi Tambang Emas Aceh Jaya, LANA Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Karutan Tanjung Pura Ajak Tingkatkan Keimanan Dan Pererat Silaturahmi
14.967 Penumpang Dilayani KAI Divre I Sumut Saat 1 Muharram 1448 H, KA Sribilah Fakultatif Kembali Beroperasi
STUDENT CELEBRATION DAY KARYA PRESTASI 2026: Wadah Kreativitas, Prestasi, dan Apresiasi Peserta Didik

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:05 WIB

Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bapas Kls I Medan Kriston Napitulu Ucapkan 1 Muharram 1448 H Jadi Momentum Refleksi & Perkuat Pelayanan Humanis

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:52 WIB

14.967 Penumpang Dilayani KAI Divre I Sumut Saat 1 Muharram 1448 H, KA Sribilah Fakultatif Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:12 WIB

Semester I 2026, Polres Simalungun Ringkus 69 Tersangka Kejahatan 3C dan Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:29 WIB

Dari Masjid Jamik ke Stadion PJKA, Pelindo Regional 1 Rayakan 1 Muharram 1448 H Bersama Masyarakat Medan Utara

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:45 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:37 WIB

“Pengamanan Humanis Warnai Aksi Penyampaian Aspirasi Mahasiswa di Gedung DPRD Sumut”

Berita Terbaru