Putri Rosmawati Minta Maaf kepada Sahman dan Keluarga, Akui Isu Pemerkosaan Hanya Rekayasa

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 21:59 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Aceh Singkil – Putri Rosmawati, sosok yang sebelumnya menjadi perbincangan hangat di masyarakat Aceh Singkil, mendatangi rumah Anggota DPRK Aceh Singkil dari Partai NasDem, Sahman, pada Selasa (14/01/2025) malam. Kedatangannya disertai permintaan maaf kepada Sahman, istrinya, dan keluarganya terkait isu yang sempat viral di media sosial dan salah satu kanal YouTube.

Putri tiba di kediaman pribadi Sahman pada pukul 19.30 WIB, didampingi wali pengganti almarhum ayahnya, Rudi, serta dua temannya, Dayat dan Atno. Dalam pertemuan tersebut, Putri dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan dugaan pemerkosaan yang selama ini diberitakan hanyalah rekayasa yang dibuat oleh pihak tertentu dengan tujuan tertentu.

“Kejadian itu sebenarnya tidak pernah ada. Saya ingin menegaskan bahwa saya menyampaikan ini dalam keadaan sadar, waras, dan tanpa paksaan dari siapa pun. Saya sangat menyesal karena telah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Putri kepada wartawan Aktual Online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam permintaan maafnya, Putri juga menyampaikan penyesalan mendalam atas dampak dari isu yang beredar. Ia memohon maaf kepada Sahman, istrinya, keluarga besar, serta masyarakat Aceh Singkil. Selain itu, permohonan maaf juga disampaikan kepada Pimpinan DPW Partai NasDem Aceh, Ketua DPD Partai NasDem Aceh Singkil, dan beberapa kepala desa yang turut terkena imbas dari pemberitaan tersebut.

Cabut Kuasa dari Pengacara

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyelesaikan persoalan ini, Putri mengungkapkan bahwa ia telah mencabut surat kuasa dari pengacaranya, Muzakir, SH, dan rekan-rekan. Surat pencabutan kuasa tersebut ditandatangani langsung olehnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala desa, yakni Kepala Desa Lipat Kajang, Kepala Desa Lipat Kajang Atas, dan Kepala Desa Lae Butar, sebagai saksi. Kehadiran tokoh-tokoh desa ini menunjukkan bahwa proses permintaan maaf dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh pihak-pihak yang berwenang.

Putri berharap permintaan maaf ini dapat mengakhiri polemik yang sempat meresahkan masyarakat. “Saya sungguh menyesal dan berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi saya dan semua pihak,” tutupnya.

Isu ini sebelumnya sempat memancing reaksi publik, terutama di kalangan masyarakat Aceh Singkil. Namun, dengan klarifikasi dan permintaan maaf dari Putri, diharapkan nama baik Sahman dan keluarganya dapat dipulihkan.

Berita Terkait

Jalan Provinsi Muara Situlen–Gelombang Aceh Tenggara Terancam Putus Akibat Banjir
Sidang Terbuka UIN Ar-Raniry Berlangsung Alot: Dosen UNISAI Alumni Dayah MUDI Tawarkan Paradigma Baru, Kompetensi Hibrid Lulusan Salafiyah
Polres Pidie Jaya Perkuat Edukasi Karhutla, Satreskrim Bersama DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis
Sentuhan Awal TMMD 128: Rumah Warga Mulai Dibangun dari Nol
Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah di Montasik, Dinsos dan Tagana Bergerak Cepat Lakukan Pendataan
Desil yang meresahkan sekaligus membingungkan masyarakat
Tuanku Muhammad Desak Pemerintah Aceh Pastikan Seluruh Ibu Hamil dan Menyusui ditanggung oleh JKA tanpa Pandang Desil DTSEN
Sinergi BNNP Aceh–RSJ Aceh Diperkuat, Fokus Tingkatkan Layanan Rehabilitasi NAPZA

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:13 WIB

Hadir Humanis di Sekolah, Polres Pidie Jaya Tanamkan Nilai Disiplin dan Kamtibmas Lewat “Polisi Saweu Sikula

Selasa, 21 April 2026 - 00:55 WIB

Rotasi Jabatan, Pemkab Pidie Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 10:59 WIB

Tgk Azhar Kiran dan MSS Rampungkan Tahap II, Ratusan Mushaf Hidupkan Syiar Islam Pasca Banjir

Minggu, 19 April 2026 - 10:52 WIB

Respons Cepat dan Humanis, Polres Pidie Jaya Hadir di Tengah Musibah Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 08:41 WIB

Breaking News | Diduga Kecelakaan, Sepeda Motor Misterius Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan Meureudu

Kamis, 16 April 2026 - 09:58 WIB

YARA : Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya Bukti Krisis Moral Pejabat Publik

Rabu, 15 April 2026 - 11:18 WIB

Musrenbang RKPK 2027 Digelar, Pidie Jaya Fokus Infrastruktur dan Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 23:13 WIB

Pembentukan Panitia Pemilihan Keuchik Gampong Hagu, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya

Berita Terbaru