85% Warga Mrican Manfaatkan Program IPAL, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Dukung Sanitasi Berkelanjutan untuk SDG 6

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:18 WIB

50103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto istimewa Kegiatan mahasiswa UNY)

TIMELINES INEWS INFESTIGASI

Sleman, 1 Juni 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan pendampingan dan kajian terhadap program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang telah berjalan di Padukuhan Mrican, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan praktik baik pengelolaan sanitasi berbasis komunitas sebagai wujud dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak.

Program IPAL yang dikaji merupakan program pemerintah Kabupaten Sleman yang menjadikan wilayah Mrican sebagai kawasan kedua setelah Jalan Kaliurang. Cakupan wilayah program meliputi area dari Fakultas Teknik UNY hingga kantor kelurahan, yang mencakup 9 RW dan 25 RT. Sistem IPAL ini terhubung langsung dengan instalasi pengolahan limbah di Sewon, Bantul. Kajian dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY melalui wawancara mendalam bersama Bapak Sumarji selaku pengurus wilayah yang aktif mendampingi pelaksanaan program, serta melibatkan warga setempat sebagai informan.

Program IPAL di wilayah ini dilaksanakan secara bertahap, diawali dengan 50 sambungan rumah (SR) pada tahap pertama. Salah satu tujuan utamanya adalah mengatasi permasalahan bakteri E. coli akibat sanitasi yang tidak memadai. Seiring bertambahnya jumlah penduduk sementara lahan tidak dapat diperluas, sistem sanitasi konvensional kerap mengalami masalah penuh dan mampet sehingga memerlukan penanganan berkala.

Program IPAL hadir sebagai solusi pengelolaan limbah domestik yang lebih terorganisir dan berkelanjutan. Penyambungan awal diberikan secara gratis kepada warga, dengan iuran operasional sebesar Rp50.000 per keluarga per bulan setelahnya. Hingga saat ini, sekitar 85% warga telah terhubung dengan program tersebut melalui dua hingga tiga tahap pelaksanaan, dengan memperhatikan ketentuan teknis jarak minimum antara sanitasi dan sumur sejauh 10–15 meter.

“Saya terlebih dahulu mempelajari program ini sebelum menyampaikannya kepada warga. Yang terpenting adalah memberikan informasi yang jelas, tanpa memaksa siapa pun untuk ikut,” ujar  Sumarji.

Ke depan, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY berkomitmen untuk terus mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik baik serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya mendukung capaian SDGs di tingkat lokal.

Tingginya partisipasi warga Mrican dalam program IPAL diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam mewujudkan sanitasi yang layak, bersih, dan berkelanjutan demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Berita Terkait

MELEMAHNYA RUPIAH DAN ANCAMAN KEMISKINAN PADA PEDAGANG UMKM MALIOBORO, YOGYAKARTA
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Kampanyekan SDGs 4 dan SDGs 5 Melalui Poster Digital Edukatif
Mahasiswa Melaksanakan Kunjungan Sosial ke Yayasan Sayap Ibu
Mahasiswa Ilkom UNY Gelar Penyuluhan BMI dan “Isi Piringku” di Laboratorium CITO
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Laksanakan Aksi Berbagi Makanan Untuk Mendukung SDGs 2 Tanpa Kelaparan
MAHASISWA UNY GELAR EDUKASI INTERAKTIF PENANGANAN LIMBAH DI SD NEGERI CATURTUNGGAL 7
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Dukung SDGs 4 Melalui Kegiatan Edukatif di SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa
Akademisi UIN Sunan Kalijaga Soroti Peran Sekda dan Kepala Dinas dalam Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Takhasus Dayah MUQ Pagar Air Aceh Gelar Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghaib.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

BKPRMI Aceh Besar Ajak Saudara Se Iman Memakmurkan Masjid 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Satlantas Polres Aceh Besar Gelar Ops Patuh Seulawah 2026 Mulai 26 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Bupati Aceh Besar Tinjau Krueng Raba, Bendungan Diproyeksikan Atasi Krisis Air Lhoknga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Sekda Aceh Besar: Minta ASN, Keuchik dan Warga Aceh Besar Sukseskan MTQ ke -35 Tingkat Aceh Besar Di Kuta Baro

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Festival Anak Saleh Gampong Pantee Jadi Ajang Kaderisasi Generasi Islami

Selasa, 29 September 2026 - 12:59 WIB

Rapimnas FORKONAS PP DOB Jadi Momentum Perkuat Perjuangan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya.

Berita Terbaru