Warga Sukadana 1 Blokir Jalan dan Bakar Ban, Protes Rencana Relokasi

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 13:20 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >> Kota Serang – Ratusan warga Lingkungan Sukadana 1, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menggelar aksi protes menolak rencana relokasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Serang. Aksi yang berlangsung Rabu pagi (2/7/2025) ini memanas. Warga menutup akses jalan utama dan membakar ban bekas di tengah  jalan.

Dari pantauan TLii di lokasi, warga membentangkan spanduk besar bertuliskan “Kami Menolak Relokasi”, sambil meneriakkan tuntutan agar Walikota Serang membatalkan rencana penggusuran pemukiman mereka. Dalam aksinya, warga juga memblokade jalan dengan membakar ban dan menggantungkan kain-kain bernada protes sebagai bentuk perlawanan.

Aksi ini memicu kemacetan panjang di jalur utama Kasemen. Kendaraan tak bisa melintas selama warga memblokir jalan. Polisi tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga, Yanto, mengaku kecewa dengan sikap Pemkot Serang yang dinilai tidak membuka ruang dialog dan tetap bersikukuh menggusur tanpa solusi yang adil.

“Kami bukan menolak pembangunan, tapi tolong jangan seret kami keluar dari rumah yang sudah kami tempati puluhan tahun. Kami tidak pernah diajak musyawarah dengan layak,” ujarnya geram.

Hal senada disampaikan Atikah warga lainnya yang juga ikut dalam aksi tersebut.

“Saya lahir di sini, besar di sini. Kalau digusur, kami mau tinggal di mana? Sampai sekarang juga belum jelas kami mau dipindah ke mana.

Saya nolak ” katanya sambil menahan air mata.

Warga menegaskan akan terus melakukan aksi hingga tuntutan mereka didengar dan rencana penggusuran dibatalkan. Mereka juga meminta Pemkot untuk turun langsung menemui warga dan menjelaskan dengan transparan rencana relokasi serta jaminan tempat tinggal yang layak.

Berita Terkait

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026
Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh
Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa
Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi
Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI
Bupati Aceh Utara Dorong Revisi UUPA dan Perpanjangan Dana Otsus di Hadapan Komisi II DPR
Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional
Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:50 WIB

Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:40 WIB

Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:31 WIB

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30 WIB

Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Berita Terbaru