Rakor Tim Pengawasan Orang Asing: Sekda Tekankan Pengawasan yang Selektif dan Tetap Ramah

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:33 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYO LUES, Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, H. Jata, S.E., M.M., menegaskan pentingnya pengawasan terhadap orang asing di wilayah Kabupaten Gayo Lues tanpa menimbulkan ketidaknyamanan bagi para tamu, wisatawan, maupun investor.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Gayo Lues Tahun 2025 di Aula Hotel Ari Nauval Blangkejeren, Rabu (16/07/2025). Rakor kali ini mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi Pengawasan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Gayo Lues.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai muncul kesan bahwa Gayo Lues tidak terbuka bagi orang asing. Masyarakat Gayo Lues pada dasarnya terbuka terhadap pendatang. Namun, pengawasan tetap harus dilakukan dengan selektif, terutama terkait perizinan, agar sesuai dengan aktivitas yang dijalankan,” ujar Sekda dalam sambutannya.

Beliau juga menekankan pentingnya peran pihak hotel dalam mendukung pengawasan orang asing dengan memfotokopi paspor tamu asing dan melaporkannya kepada Tim Pora. “Dengan demikian, Tim Pora dapat terbantu dalam pemantauan kedatangan orang asing ke Gayo Lues,” tambahnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, S.H., M.M., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) mencakup lalu lintas keluar-masuk wilayah Indonesia, kelembagaan, serta aktivitas orang asing di wilayah hukum Indonesia.

“Pengawasan orang asing sangat penting untuk menjaga kedaulatan negara, mendukung ketertiban masyarakat, serta menciptakan iklim investasi dan pariwisata yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa meski kehadiran orang asing diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah, dampak negatifnya tetap harus diantisipasi. Oleh karena itu, keberadaan Tim Pora di Gayo Lues diharapkan menjadi wadah koordinasi dan pertukaran informasi lintas instansi terkait lintasan, keberadaan, serta kegiatan orang asing di wilayah ini.

Sementara itu, Ketua Panitia, Sayid Zulkifli A.Md.Im., SH., dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergisitas antar-stakeholder dalam rangka pengawasan orang asing di Gayo Lues.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap isu-isu keberadaan dan aktivitas orang asing, demi menjaga kedaulatan negara dan menindaklanjuti setiap pelanggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutupnya.

Dalam Rakor yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan hotel, pengusaha, instansi vertikal, dan organisasi perangkat daerah terkait tersebut, turut dibahas berbagai langkah strategis guna meningkatkan sinergi lintas sektor.

Peserta rapat juga saling bertukar informasi terkait kendala di lapangan, prosedur pelaporan orang asing, serta perlunya edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha agar memahami kewajiban administratif terkait tamu asing.

Di akhir kegiatan, Sekda berharap hasil Rakor ini tidak hanya berhenti pada tataran koordinasi, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan melalui tindakan pengawasan yang selektif, ramah, dan profesional.

“Kami ingin agar semua pihak tetap menjalin komunikasi yang intensif. Pengawasan harus berjalan, tetapi Gayo Lues juga harus tetap menjadi daerah yang nyaman dan terbuka bagi wisatawan dan investor,” tutup H. Jata.

Sebagai penutup, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Aceh juga menekankan pentingnya pembaruan data dan pelaporan secara rutin agar potensi pelanggaran keimigrasian dapat ditekan semaksimal mungkin.

Rakor ditutup dengan sesi foto bersama dan penandatanganan komitmen bersama antar anggota Tim Pora Kabupaten Gayo Lues untuk terus memperkuat pengawasan orang asing di wilayah tersebut.

 (Humas Pemkab Gayo Lues)
Penulis: Zubaidah, S.I.Kom

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tenggara Buka UKOM untuk 19 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Isteri Gubernur, Marlina Muzakir Turun ke Dapur TAGANA, Ikut Bungkus Nasi untuk Korban Banjir Aceh Selatan
Wujudkan Kearsipan Modern, DISKOMDIGPUS Gelar Sosialisasi
Bupati Pidie Jaya Kunci Arah Pemulihan Pascabanjir, Dua Hari Pendalaman Disiapkan untuk Merumuskan Langkah Strategis
Dinsos Aceh Salurkan Bantuan Tahap Kedua kepada Tujuh KK Korban Kebakaran Punie
Banjir Berulang Jadi Perhatian, Bupati Pidie Jaya Dorong Penanganan Sungai Ulim Tuntas 2026
Pemko Langsa Kunjungi dan Serahkan Bantuan Sosial kepada Ibu Nur Asiah di Sungai Pauh Induk
SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:36 WIB

Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih

Rabu, 4 November 2026 - 23:40 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum

Rabu, 4 November 2026 - 21:22 WIB

Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai

Rabu, 4 November 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Sinergi dan Koordinasi Lapas Perempuan Medan Terima Kunjungan Kepala Bagian Layanan Administrasi dan Pembinaan SDM Aparatur

Rabu, 4 November 2026 - 20:28 WIB

Lapas Perempuan Medan Laksanakan Sidang TPP, Evaluasi 22 WBP Calon Tamping

Rabu, 4 November 2026 - 20:08 WIB

Lapas Pemuda Langkat Komitmen Hadirkan Pembinaan Inovatif Edukatif Tingkatkan Kualitas SDM dan Kemandirian WBP

Rabu, 4 November 2026 - 11:13 WIB

Bongkar Muat Ribuan Karton  Minyak Goreng untuk Bansos di Silamosik II Memicu Keraguan Publik, Instansi Diminta Lakukan Verifikasi

Rabu, 4 November 2026 - 03:17 WIB

Sat Lantas Polres Toba Tempel Stiker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Saat Gelar Operasi Patuh Toba 2026

Berita Terbaru