“Operasi Senyap Sat Reskrim: Pelaku Pencurian Mesin Tambak Diringkus di Meureudu”

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:18 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >> PIDIE JAYA – Sabtu dini hari, Gampong Meue masih terlelap. Tak ada yang menyadari seseorang sedang mengendap di antara tambak-tambak yang sunyi. Targetnya jelas: sebuah mesin kincir udang. Berat, tapi tak sebanding dengan niat jahat yang sudah matang di benaknya.

 

Mesin itu milik Nurdin Adam (49), seorang petani tambak asal Cot Lheue Rheng. Minggu pagi, saat hendak menyalakan kincir, ia hanya menemukan jejak kosong. Tak ada suara mesin, hanya suara angin. Seketika ia tahu—ini bukan kesalahan teknis, ini pencurian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan dibuat. Masuk ke meja penyidik Sat Reskrim Polres Pidie Jaya. Kasus ini tak dibiarkan dingin. Unit I bersama Tim Opsnal bergerak cepat. Mereka mulai dari tempat yang paling mungkin: jalur barang bekas, pengepul keliling, dan pasar loak.

 

Dan seperti banyak kasus serupa, barang curian jarang jauh dari tempat kejadian. Sebuah mesin kincir ditemukan—model, warna, dan bentuknya cocok. Pengepul mengaku membelinya dari seorang pria, inisial JM.

 

Selasa sore (5/8/2025), sekitar pukul 17.00 WIB, tim mendatangi rumah JM di Meureudu. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Di ruang interogasi, pelaku akhirnya bicara. Ia mengakui mencuri mesin dari tambak Nurdin dan menjualnya demi uang cepat.

 

Kasat Reskrim Iptu Fauzi Atmaja, S.H., menyatakan kasus ini sebagai bukti komitmen Polres Pidie Jaya dalam menindak kejahatan. “Kami tidak main-main. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti dengan serius,” tegasnya.

 

Kini, JM menjalani penyidikan lebih lanjut di Mapolres. Mesin yang ia curi tak hanya menjadi barang bukti, tapi juga saksi bisu dari rencana kriminal yang berakhir gagal.

 

Kejahatan selalu meninggalkan jejak. Dan di Pidie Jaya, jejak itu tak pernah dibiarkan hilang begitu saja. (**)

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Semester I 2026, Polres Simalungun Ringkus 69 Tersangka Kejahatan 3C dan Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi
Polres Simalungun Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi, 30 Kg Sisik Trenggiling hingga Kulit Beruang Madu Disita
Tanam Ganja Dipot,Polres Pematangsiantar Amankan MH Dari Terminal Ex Sukadame 
Pemilik Ganja 12,36 Gram Berhasil Diamankan Polres Pematangsiantar di jalan Merbou
Pemkab dan Forkopimda Pidie Jaya Serahkan Penghargaan Juara Lomba HUT ke-19 dan 1 Muharram 1448 H
Tiga Remaja Utusan Gampong Kiran Dayah Raih Prestasi di Festival Islami HUT Pidie Jaya ke-19
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WIB

GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:11 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:06 WIB

LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:23 WIB

SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:05 WIB

Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:47 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Berita Terbaru

ACEH

SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:23 WIB