Wakil Ketua BEM PSDKU USK Gayo Lues Tanggapi Kritik Rijaluddin Anggota DPRA Soal Pabrik Getah Pinus

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 23:40 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Gayo Lues – Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PSDKU Universitas Syiah Kuala Gayo Lues, Indra Syahputra, memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Anggota DPR Aceh, Rijaluddin, SH, MH, yang menyoroti keberadaan pabrik pengolahan getah pinus di Kabupaten Gayo Lues. Rijaluddin sebelumnya menyebut bahwa aktivitas industri getah pinus tidak memberikan manfaat konkret bagi daerah dan menyebut Gayo Lues sebagai “ladang eksploitasi”.

Indra menilai bahwa pernyataan tersebut terlalu menyederhanakan persoalan dan berisiko menciptakan opini publik yang keliru. Ia menyatakan bahwa industri getah pinus justru telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, meskipun masih perlu evaluasi bersama.

 “Kami menghargai fungsi pengawasan dewan, namun menyebut Gayo Lues sebagai ladang eksploitasi tanpa bukti kuat adalah narasi yang merugikan. Industri ini menyerap tenaga kerja lokal, mendukung petani getah, dan dan menggerakkan ekonomi mikro,” ujar Indra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia juga menanggapi soal pemberlakuan Permen LHK Nomor 8 Tahun 2021 yang disebut menghapus kontribusi langsung dari pabrik ke daerah. Menurut Indra, jika aturan ini dinilai tidak adil, maka seharusnya menjadi dorongan bagi DPR Aceh untuk memperjuangkan perbaikan kebijakan melalui mekanisme formal, bukan sekadar retorika publik.

“Kalau ada regulasi nasional yang belum berpihak, maka perjuangkan revisinya. Perwakilan rakyat seharusnya menjadi jembatan dialog, bukan hanya menjadi komentator,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Indra mengingatkan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk membangun Gayo Lues. Ia menegaskan bahwa kritik memang diperlukan, tetapi harus disertai arah solusi yang membangun.

“Kami tidak anti kritik. Tapi kritik yang baik adalah yang disertai dengan tawaran jalan keluar. Mari kita bangun Gayo Lues dengan data, gagasan, dan kerja nyata – bukan hanya dengan suara keras,” pungkasnya.

 

Indra mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, DPR Aceh, pelaku industri, dan masyarakat sipil untuk duduk bersama dalam merumuskan kebijakan yang adil dan berkelanjutan, tanpa menyudutkan pihak mana pun secara sepihak. (red).

Berita Terkait

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh
Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka
Dinsos Aceh Tenggara Pulangkan Dua warga terlantar ke aceh utara, masing-masing bawa bayi.
SEMANGAT TAK PERNAH PADAM! POLWAN PIDIE JAYA HADIR DI SYUKURAN HARI JADI KE-78 POLWAN RI
HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh
“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Ayah Wa Raih Serambi Award 2026, Pelopor Gerakan Membumikan Alqur’an di Aceh Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

PT Takabeya Mangkir dari Panggilan DPRK, Proyek Jalan Nasional Muara Satu Kian Dipertanyakan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ketua PWO Aceh Utara Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Oknum TNI Diproses Hukum

Berita Terbaru