Kapolda Harap Seluruh Polwan di Aceh Pegang Teguh Prinsip Meutuah

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:45 WIB

20296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLII>>Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah berharap seluruh Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di Aceh senantiasa memegang teguh prinsip Meutuah. Menurutnya, diksi Meutuah mengandung pesan penting dalam bahasa Aceh, yaitu: masyarakat ta peulindoeng; etika ta jaga; ureung meutuah; tanggoeng jaweub; udep seujahtera; amanah dalam but; dan hukuem ta patoeh.

Kapolda Harap Seluruh Polwan di Aceh Pegang Teguh Prinsip Meutuah

“Polwan merupakan salah satu elemen penting dalam mewujudkan institusi Polri yang Presisi. Oleh karena itu, saya berharap agar seluruh Polwan benar-benar memegang teguh prinsip Meutuah dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kapolda Aceh, saat menghadiri syukuran HUT ke-77 Polwan di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa, 30 September 2025.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial sangatlah penting. Setiap unggahan, komentar, maupun konten yang dibagikan tidak hanya memengaruhi citra pribadi, tetapi juga citra institusi Polri secara keseluruhan. Karena itu, Kapolda mendorong Polwan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun citra positif Polri.

Kapolda Harap Seluruh Polwan di Aceh Pegang Teguh Prinsip Meutuah

Ia menambahkan, kekuatan dari langkah kecil jangan pernah diremehkan. Senyum tulus saat melayani, tutur kata yang menenangkan, atau sebuah unggahan sederhana yang membawa pesan kebaikan bisa meninggalkan jejak positif yang lebih besar dari yang dibayangkan.

 

“Langkah kecil inilah yang akan membuat masyarakat semakin percaya dan mencintai Polri. Mereka akan melihat Polwan hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, teladan, dan pengayom,” tegas jenderal bintang dua itu.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan selamat HUT ke-77 kepada seluruh Polwan Polda Aceh. Sejak dibentuk pada tahun 1948, Polwan telah menjadi bagian penting dalam sejarah panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Menurutnya, perjalanan 77 tahun Polwan menunjukkan bahwa keberadaan mereka bukan sekadar pelengkap, tetapi kekuatan strategis dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Tema “Polri untuk Masyarakat” yang diangkat pada peringatan HUT ke-77 Polwan tahun ini mengandung makna bahwa setiap pengabdian Polwan harus mencerminkan wajah Polri yang dekat dengan rakyat. Polwan diharapkan hadir memberikan perlindungan, pelayanan, serta menumbuhkan kepercayaan sesuai harapan masyarakat.

 

“Untuk itu, para Polwan Polda Aceh harus terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta menunjukkan dedikasi terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

 

Terakhir, Kapolda memberikan apresiasi kepada seluruh Polwan Polda Aceh atas dedikasi yang telah diberikan. Menurutnya, pengabdian Polwan bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sebuah kehormatan.

 

“Jadikan setiap tugas sebagai ladang amal, setiap tantangan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kualitas diri, dan setiap interaksi dengan masyarakat sebagai jembatan untuk menumbuhkan kepercayaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah
Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar
Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan
Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data
SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru