Terungkap 2 Kunci Sukses Bisnis Tionghoa, Salim-Riyadi Buktinya

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 10 Februari 2024 - 23:40 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Warga keturunan Tionghoa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto).

Foto: Warga keturunan Tionghoa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto).

TLii | Jakarta, Masyarakat Tionghoa dikenal pandai berbisnis hingga sukses dan kaya raya. Atas dasar inilah, banyak orang ingin meniru langkah mereka.

Menariknya, kesuksesan mereka berbisnis bukan cuma karena perhitungan ekonomis. Tetapi juga berkat menjalani hal dasar seperti menghormati leluhur dan orang tua atau dalam konteks lebih luas menghormati keluarga.

Irene dan Rosalie dalam Achieving Business Success in Confucian Societies: The Importance of Guanxi (Connections) (2016) mencoba menjelaskan hal ini. Bagi masyarakat Tionghoa keluarga adalah segalanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pandangan tradisional China, berhasil mengharumkan nama keluarga adalah kejayaan luar biasa. Maka, tiap orang tua pasti akan mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai kebajikan agar generasi selanjutnya dapat menjaga atau membesarkan kejayaan keluarga.

Apabila awalnya hidup susah, setiap orang Tionghoa bakal berjuang lebih keras agar anak-anaknya tak merasakan yang sama. Caranya bisa dengan menyekolahkannya atau memberi pelajaran-pelajaran non formal.

Jika perubahan bisa tercapai, maka satu keluarga bisa berjaya dan bahagia. Atas dasar inilah, dalam konteks bisnis misalkan, banyak bisnis yang dikendalikan oleh satu keluarga Tionghoa dari generasi ke generasi.

Irene dan Rosalie dalam Achieving Business Success in Confucian Societies: The Importance of Guanxi (Connections) (2016) mencoba menjelaskan hal ini. Bagi masyarakat Tionghoa keluarga adalah segalanya.

Dalam pandangan tradisional China, berhasil mengharumkan nama keluarga adalah kejayaan luar biasa. Maka, tiap orang tua pasti akan mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai kebajikan agar generasi selanjutnya dapat menjaga atau membesarkan kejayaan keluarga.

Apabila awalnya hidup susah, setiap orang Tionghoa bakal berjuang lebih keras agar anak-anaknya tak merasakan yang sama. Caranya bisa dengan menyekolahkannya atau memberi pelajaran-pelajaran non formal.

Jika perubahan bisa tercapai, maka satu keluarga bisa berjaya dan bahagia. Atas dasar inilah, dalam konteks bisnis misalkan, banyak bisnis yang dikendalikan oleh satu keluarga Tionghoa dari generasi ke generasi.

Muhammad Fakhriansyah, CNBC Indonesia

Berita Terkait

Diskon Tambah Daya 50 Persen, PLN Dukung Kebutuhan Listrik Warga di Tahun Ajaran Baru
SDM Jadi Kunci Layanan Air Bersih, PT Toya Perdana Lhokseumawe Genjot Kompetensi Pegawai Bersertifikat
Aceh Utara Gaspol Digitalisasi, Ayah Wa Gandeng Komdigi Perkuat Layanan Publik
Walikota Langsa Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Rp10,4 Miliar Mengalir untuk Aceh Utara, Ayah Wa: Solidaritas Ini Jadi Energi Kebangkitan Pascabanjir
Beli Token Listrik di PLN Mobile, Pelanggan Berkesempatan Dapat Voucher Rp10.000
Rumah Zakat Salurkan 2 Hewan Qurban di Desa Berdaya Ateuk Lamphang, Wujudkan “Desaku Berqurban
Idul Adha 1447 H, Perta Arun Gas Tebar Ribuan Paket Qurban untuk Warga dan Insan Pers

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:19 WIB

Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:47 WIB

Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:40 WIB

Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:23 WIB

Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:13 WIB

Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:05 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ikuti Virtual Pelantikan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53 WIB

Bangun Pemimpin Tangguh, Pelindo Regional 1 Gelar Business Fundamental Session Batch I untuk GM

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:51 WIB

Sempat Kabur ke Riau, Pengedar Sabu yang Dibebaskan Paksa Warga di Medan Akhirnya Ditangkap

Berita Terbaru

ARTIKEL

Perlukah Media Sosial Dibatasi Untuk Anak di Bawah 16 Tahun?

Kamis, 16 Jul 2026 - 10:36 WIB