Kehadiran PT. PEMA Akan Dongkrak Perekonomian Kota Langsa

Zul

- Redaksi

Kamis, 18 April 2024 - 02:00 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS | LANGSA

Kota Langsa – PT. Pembangunan Aceh (PEMA) menargetkan untuk peningkatan perekonomian dan sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kota Langsa dengan mengelola Pelabuhan Kuala Langsa yang terletak di Kecamatan Langsa Barat, Rabu (17/04/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT. Pema bersama Manajemennya saat Coffee Break bersama Aktivis Mahasiswa Universitas di Kota Langsa yang tergabung dalam organisasi HMI, PMII, SEMMI, IMM, Presma IAIN, Senat IAIN, DPM Unsam dan Mapala Unsam disalah satu Cafe di Kota Langsa, sehari sebelum proses Lifting Sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa pada Hari Kamis, Tanggal 18 April 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirut PT. Pema Ali Mulyagusdin, SE, MBA, Ak, CA mengatakan, bahwa ide dasar untuk mengelola Pelabuhan Kuala Langsa adalah untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi angka pengangguran di Kota Langsa. Pelabuhan Kuala Langsa ini sendiri harus kita akui posisi geografisnya itu sangat strategis yang terletak di Selat Malaka, dimana terhubung langsung dengan Perairan Internasional.

“Kondisi ini dapat membuat potensi SDA yang ada di Pesisir Timur Aceh, seperti sawit, kakao dan migas di kelola serta dikirimkan melalui Laut China Selatan atau ke Samudera Hindia untuk dalam daerah maupun keluar daerah, bahkan negara tetangga”, sebutnya.

“Sehingga kedepannya kita tidak terlalu tergantung pada pelabuhan diluar Aceh karena kita memiliki Pelabuhan sendiri, tinggal pengelolaannya saja diperbaiki”, ucap Dirut PT Pema.

Ali Mulyagusdin menambahkan, ini juga tugas dari Pemerintahan Aceh kepada kami di PT. Pema, harus menghidupkan pelabuhan yang ada dengan memberdayakan SDA dan SDM yang ada, sehingga daerah setempat dapat meningkatkan perekonomian dan membuat masyarakatnya lebih sejahtera.

“Kita menyadari, karena SDM Aceh itu terus tumbuh, lulusan dari Perguruan Tinggi terus bertambah, angka pengangguran terus meningkat, maka dari itu harus dibangun sentra-sentra Industri baru yang ada. Salah satunya di Kota Langsa yang dihapit oleh 2 Kabupaten besar, yaitu Aceh timur dan Aceh Tamiang”, ujarnya.

Lebih lanjut, Dirut PT Pema juga menjelaskan terkait dengan kegiatan di Pelabuhan Kuala Langsa, kita pasti
memikirkan rantai suplay dalam bisnis, karena semuanya itu membutuhkan proses dan akan adanya pekerja atau pihak-pihak yang akan terlibat dalam proses tersebut. Ini kemudian dengan sendirinya dapat menjadi solusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan pengurangan angka pengangguran di Kota Langsa.

“Saat ini, baru beberapa bulan kita melakukan aktifitasnya di Kota Langsa, sudah merekrut 7 tenaga kerja lokal. Insya Allah untuk 5 Tahun kedepan, PT. Pema memiliki target dapat mengisi 500 pekerja dengan semua kegiatan bisnis yang akan ada di Pelabuhan Kuala Langsa”, ujarnya.

“Sulfur yang akan kita lifting besok mencapai 3.500 Ton, dimana sulfur itu sendiri dihasikan dalam waktu 3 sampai 4 bulan sebanyak 3.500 Ton. Target kedepannya, setelah Sulfur kita akan melakukan aktifitas perdagangan hasil Industri Refinery dan Cangkang Sawit”, katanya lagi.

Ali melanjutkan, terkait infrastruktur di Pelabuhan Kuala Langsa yang belum tersedia khususnya Craine dan Timbangan, kita sudah membuka komunikasi dan akan bekerja sama dengan Pertamina Trans Kontinental untuk melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di pelabuhan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa dan PT. Pekola yang selama ini sudah mendukung apa yang dilakukan PT. Pema karena dampaknya akan menambah PAD Kota Langsa dan mengurangi pengangguran dengan prioritas pekerja dari Kota Langsa, tentunya akan diutamakan yang sudah memiliki sertifikasi sesuai kebutuhan”, tandasnya.

“PT. Pema berharap sinergitas dan dukungan semua pihak, mari bergandengan tangan membangun perekonomian Kota Langsa dengan visi misi yang sama yaitu menekan angka penganguran dan kemiskinan”, ungkap Dirut Ali.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Penasehat Hukum PT. Pema, Mohammad Jully Fuadi yang menyampaikan bahwa terkait dengan semua izin untuk aktifitas di Pelabuhan Kuala Langsa sudah ada, karena kita sudah mengurus dan melengkapi legalitas dan perizinan yang disyaratkan.

Lebih lanjut Jully menjelaskan bahwa “PT. Pema adalah perusahan yang 100% (seratus persen) sahamnya dimiliki oleh Pemerintahan Aceh, sehingga dalam menjalankan kegiatan usahanya selalu berkomitmen dan patuh terhadap segala aturan hukum yang ada dan Administrasi perizinan yang berlaku.

“Selanjutnya kita berharap dukungan dari semua stake holder yang ada terhadap aktifitas bisnis yang akan kita lakukan di Pelabuhan Kuala Langsa ini, sehingga kita ikut terlibat dalam peningkatan perekonomian masyarakat dan pengurangan angka pengangguran di Kota Langsa”, ungkapnya.

Berita Terkait

Banjir Kepung Aceh Selatan, Status Tanggap Darurat 14 Hari Ditetapkan, Tagana Operasikan Dapur Umum
Bentuk Kepedulian, Dinas PUPR Langsa Jenguk Korban Laka Tunggal di Jl. TM. Bachrum
Pemko Langsa Terima Bantuan Dua Unit Becak Motor dari PT PEMA, Wali Kota Sampaikan Apresiasi
Sekolah Keluarga Indonesia Bentuk 21 Kelompok RKI, Perkuat Perlindungan Anak di Aceh Besar
Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude
Hampir Setahun Pasca Bencana, Jenazah Warga Uyem Beriring Masih Harus Diseberangkan Dengan Perahu Karet: Di mana Kehadiran Pemerintah?
Siti Fadhilia Harumkan Bineh Blang, Wakili Kafilah Simpang Tiga, Sabet Juara II Tilawah Remaja Putri MTQ Ke 35 Aceh Besar
Semarak Maulid Nabi, Wali Kota Langsa Perkuat Silaturahmi dan Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:39 WIB

5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Komplotan Curanmor

Minggu, 1 November 2026 - 15:54 WIB

Banjir Kepung Aceh Selatan, Status Tanggap Darurat 14 Hari Ditetapkan, Tagana Operasikan Dapur Umum

Minggu, 1 November 2026 - 15:08 WIB

Bentuk Kepedulian, Dinas PUPR Langsa Jenguk Korban Laka Tunggal di Jl. TM. Bachrum

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WIB

Enam Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Catat 6.046 Teguran dan Penindakan Humanis

Minggu, 1 November 2026 - 14:18 WIB

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Apel Kebangsaan GAMKI se Sumut

Minggu, 1 November 2026 - 11:57 WIB

Pemko Langsa Terima Bantuan Dua Unit Becak Motor dari PT PEMA, Wali Kota Sampaikan Apresiasi

Minggu, 1 November 2026 - 10:33 WIB

Polres Toba Gelar Press Release, Pelaku dan Penadah Curanmor Berhasil Diamankan 

Minggu, 1 November 2026 - 09:28 WIB

Sekolah Keluarga Indonesia Bentuk 21 Kelompok RKI, Perkuat Perlindungan Anak di Aceh Besar

Berita Terbaru