Mayat Anak Laki-laki Ditemukan Mengapung di Perairan Ujung Blang, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

RAMAZANI

- Redaksi

Rabu, 26 Februari 2025 - 00:23 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|ACEH|LHOKSEUMAWE – Warga di sekitar pesisir Ujung Blang, Kota Lhokseumawe, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat anak laki-laki yang mengapung di perairan, Selasa (25/2/2025) siang. Mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan kepada Panglima Laot Lhok Pusong, Kaharuddin, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sat Polairud Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, S.I.K., melalui Kasi Humas Salman Alfarasi, SH, MH, menjelaskan bahwa penemuan mayat dilaporkan sekitar pukul 12.15 WIB. Berdasarkan laporan dari Nahkoda KM Jeddah bernama Muli, mayat ditemukan terapung sekitar 5 mil dari bibir pantai Ujung Blang.

Menerima laporan tersebut, Sat Polairud Polres Lhokseumawe segera berkoordinasi dengan SAR Kota Lhokseumawe untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Lhokseumawe, BKO Dit Polairud Polda Aceh, dan SAR Kota Lhokseumawe berangkat ke lokasi menggunakan Rubber Boat milik Sat Polairud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setibanya di lokasi pada pukul 14.45 WIB, tim langsung melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong Lama. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada petugas medis untuk dibawa ke Rumah Sakit Cut Meutia guna proses identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan informasi masyarakat, korban diduga adalah Farhat Zulkifli (6), warga Gampong Masjid, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaporkan tenggelam 10 hari lalu di Sungai Krueng Pase.

Proses evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan. Saat ini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses lebih lanjut. Polres Lhokseumawe mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar perairan dan sungai, untuk lebih berhati-hati serta mengawasi anak-anak saat bermain di dekat air guna mencegah kejadian serupa, pungkasnya.(sin).

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB