Menteri Abdul Mu’ti Letakkan Batu Pertama SMK Muhammadiyah di Banda Aceh

Zul

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 08:07 WIB

20478 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peletakan Batu Pertama pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh oleh Menteri Abdul Mu’ti, Jum’at (27/06).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI | ACEH

Banda Aceh – Kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, ke Aceh disambut penuh hangat dan kental nuansa adat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Jumat siang (27/06/2025), Menteri Mu’ti yang didampingi sang istri, Masmidah, langsung disambut oleh jajaran pimpinan daerah.

 

Tampak hadir Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, beserta istri yang juga Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir.

Penyambutan itu turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal; Staf Ahli TP PKK Aceh, Hj. Mukarramah; sejumlah kepala SKPA terkait; hingga Ketua DWP Aceh.

Sebagai bentuk penghormatan adat, shal dikalungkan kepada Menteri dan istri sebagai simbol persaudaraan dan penerimaan hangat masyarakat Aceh.

Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti bukan sekadar kunjungan seremonial. Menteri dari kalangan cendekiawan Muhammadiyah itu langsung memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh, sebuah inisiatif pendidikan kejuruan yang digagas dan difasilitasi oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, Dr. Iskandar Muda Hasibuan, S.Pd., M.I.Kom.

Dalam pidatonya, Menteri Mu’ti menyampaikan bahwa pembangunan SMK Muhammadiyah ini harus dilihat sebagai tonggak awal kebangkitan mutu pendidikan kejuruan di Aceh.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan gotong royong dalam pembangunan ini, merujuk pada semangat rakyat Aceh yang dahulu pernah menggalang dana untuk membeli pesawat pertama Republik Indonesia.

“Semangat membangun sekolah ini bukan hanya urusan fisik, tapi tentang membangun masyarakat. Kita ingin pendidikan menjadi bagian dari gerakan kebangsaan dan kebudayaan,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan para hadirin.

Menteri juga menegaskan kembali komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam rehabilitasi sarana pendidikan nasional, dengan target memperbaiki lebih dari 10.000 sekolah di Indonesia tahun ini.

“Tidak boleh ada lagi sekolah roboh atau tidak layak. Pendidikan bermutu dimulai dari fasilitas yang bermartabat,” ucapnya.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas hadirnya SMK Muhammadiyah dan berharap pengembangan pendidikan vokasi bisa lebih luas lagi di Aceh.

Ia bahkan mengusulkan secara langsung kepada Menteri agar SMK Penerbangan Aceh mendapat perhatian dan dukungan pusat.

“Kami punya fasilitas dan pesawat, tinggal melengkapi sejumlah administrasi. Kami harap Aceh bisa menjadi lokasi sekolah pilot pertama di Sumatera,” tegas Fadhlullah.

Sorotan khusus patut diberikan kepada Dr. Iskandar Muda Hasibuan. Figur ini bukan hanya dikenal sebagai Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh, tetapi juga sebagai mediator strategis antara Muhammadiyah Aceh dan pemerintah pusat.

Hubungan dekat dan komunikasi intensif antara Iskandar Muda dan Menteri Abdul Mu’ti disebut-sebut menjadi kunci mulusnya realisasi pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh.

Pengamatan media mencatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Dr. Iskandar aktif mendorong kebijakan pendidikan vokasi berbasis keunggulan lokal, menjadikan Muhammadiyah Aceh sebagai pelopor dalam pengembangan sekolah kejuruan.

Keberhasilannya memfasilitasi kehadiran Menteri Abdul Mu’ti dan mendorong peletakan batu pertama pembangunan SMK Muhammadiyah menjadi bukti nyata kerja-kerja kolaboratif yang ia bangun lintas lembaga.

“Dr. Iskandar bukan hanya fasilitator, tetapi juga inisiator yang konsisten menjadikan pendidikan sebagai jalan utama peradaban Aceh,” demikian ujar salah satu pengamat pendidikan Aceh.

Sebagaimana visi Muhammadiyah, pendidikan bukan hanya jalan mencerdaskan bangsa, tapi juga alat pembebasan. Dan di Aceh, visi itu kini menemukan momentumnya kembali.

Berita Terkait

Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis
Sat Res Narkoba Polres Pematangsiantar Ciduk Dua Terduga Pemilik Sabu 1,35 Gram
Panggung Gembira Pentas Seni Pondok Pesantren Thawalib ACEH TENGGARA
Turut Berduka, Rutan Tanjung Kehilangan Petugas Terbaik Ibu Herni Yusnita
Dari Ratir ke Aksi: Kwarwil HW Babel Siapkan Langkah Besar di 2026
Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojek Di Belawan Ditangkap, Satreskrim Polres pelabuhan Belawan Ternyata Motifnya Begal
Komisi III DPR RI Tinjau Penegakan Hukum di Sumatera Utara, Dorong Transparansi Dan Profesionalisme
Tarhib Ramadhan PKS Aceh Besar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis, Kumpulkan 35 Kantong Darah

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 18:44 WIB

Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis

Senin, 2 Februari 2026 - 18:40 WIB

Sat Res Narkoba Polres Pematangsiantar Ciduk Dua Terduga Pemilik Sabu 1,35 Gram

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:57 WIB

Komisi III DPR RI Tinjau Penegakan Hukum di Sumatera Utara, Dorong Transparansi Dan Profesionalisme

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:31 WIB

Sat Res Narkoba Polres Pematangsiantar Tangkap Pemilik 6 Paket Sabu

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:18 WIB

Pramuka Jadi Wadah Pembinaan Karakter Dan Kemandirian di Lapas Kelas I Medan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:01 WIB

Wujud Komitmen Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Tebar 2.000 Ekor Bibit Ikan Nila

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:47 WIB

Pastikan Kondisi Aman Dan Siaga, Laperdan Lakukan Kontrol Area Branggang

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:29 WIB

Laperdan Dan LPKA Medan Gelar Pertandingan Voli Persahabatan, Perkuat Hubungan Kerja

Berita Terbaru

KALIMANTAN SELATAN

Turut Berduka, Rutan Tanjung Kehilangan Petugas Terbaik Ibu Herni Yusnita

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:14 WIB

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Dari Ratir ke Aksi: Kwarwil HW Babel Siapkan Langkah Besar di 2026

Minggu, 1 Feb 2026 - 22:43 WIB