Warga Pantan Cuaca Soroti Dampak Tambang PT GMR: “Air Tercemar, Hidup Terancam” di Gayo Lues

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 23:28 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYO LUES, Masyarakat Petani Kopi Pantan Cuaca,Gayo Lues menyoroti dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan PT Gayo Mineral Resources (GMR) di Desa Pantan ,suri musara, Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues Provensi Aceh kegiatan tambang di wilayah tersebut telah merusak ekosistem dan merampas hak dasar masyarakat atas air bersih.

“Kerusakan lingkungan di Pantan Cuaca bukan hanya ancaman ekologis, tapi juga kemanusiaan. Sumber air bersih yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Diduga telah tercemar. Ini tidak bisa lagi dianggap persoalan lokal. Ini persoalan nasional,” kata Baihaqi, Salah satu tokoh Masyarakat Pantan Cuaca, Mengatakan kepada Media ini Minggu (29/6/2025)

Baihaqi menilai sudah saatnya pemerintah Gayo Lues Pemerintah Provensi dan pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), mengambil langkah konkret dan sistemik. Ia mendesak Menteri KLH agar segera mengusulkan kepada Presiden pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencemaran Lingkungan, sebagai dasar evaluasi dalam memberantas penambang-penambang yang tidak sesuai aturan Walaupun sudah mengantongi Izin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“kami sudah kirim Surat terbuka Pada Presiden”

“Kami perlu ketegasan, karena sudah sekitar Beberapa pekan ini kami di Desa pantan cuaca dihebohkan persoalan kerusakan lingkungan. Apalagi lingkungan hidup adalah warisan bagi anak cucu kita. Kalau negara bisa membentuk Satgas Anti Mafia Perkebunan, mengapa tidak untuk lingkungan?” ujarnya.

Lebih lanjut, Baihaqi Menyampaikan,Wilayah kami di Pantan Cuaca merupakan perkebunan penghasil kopi, dampak dari pencemaran lingkungan sangat berpengaruh Untuk hasil Produksi dan kwalitas Kopi Katanya “Bagi kami masyarakat petani kualitas kopi mempengaruhi Nilai jual,serta hasil Produksi, Kami mempertanyakan efektivitas jaminan yang diwajibkan terhadap perusahaan tambang.

Menurut Baihaqi, harus ada audit terbuka untuk menilai apakah jaminan tersebut sungguh dan mampu mengembalikan kerusakan lingkungan yang telah terjadi didesa Kami khususnya Kec Pantan Cuaca

“Kalau kerusakan ekologis yang ditimbulkan jauh lebih besar dari penerimaan Daerah atau Negara, maka sebaiknya aktivitas pertambangan seperti ini dihentikan. Tidak semua yang bisa menghasilkan devisa layak untuk dipertahankan,” jelasnya.

Baihaqi mengingatkan, keberlanjutan hidup masyarakat Desa Pantan cuaca dan kelestarian lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab Daerah dan negara. Ia mengajak seluruh elemen pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues Provensi Aceh dan masyarakat sipil, untuk ikut mengawal persoalan Tambang ini.

“Ini adalah ujian serius bagi komitmen kita dalam menyelamatkan masa depan Generasi Gayo Lues Jangan biarkan anak cucu kita mewarisi tanah yang rusak dan air yang tercemar,” pungkasnya, Sampai Berita ini diturukan Belum Konfirmasi dari Pimpinan GMR,Dinas Terkait dan Dinas lingkungan Hidup, (Alisadikin)

 

Berita Terkait

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Voli Legends Aceh Hadirkan Atlet-atlet Veteran Terbaik
Bupati Aceh Utara temui Wamen PKP bahas rumah ASN dan korban banjir
TP PKK Langsa Apresiasi Inovasi Daur Ulang SDN 2, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi
Sambut Tahun Baru Islam, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah
Menyusuri Jejak Migrasi Etnis, Mengungkap Mozaik Sejarah Wilayah Timur Aceh
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Agara Himbau Kurangi Penggunaan Plastik.  
Rp10,4 Miliar Mengalir untuk Aceh Utara, Ayah Wa: Solidaritas Ini Jadi Energi Kebangkitan Pascabanjir
HMP KPI Mulai Persiapan COMCARE VI Melalui Pembentukan Panitia

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:32 WIB

WBP Rutan Tanjung Belajar Disiplin & Kemandirian Lewat Kebersihan Kebun SAE dan Pembuatan Pupuk

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:07 WIB

Lapas Binjai Gelar Tes Urine Acak, 20 WBP Dinyatakan Negatif Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:55 WIB

Manfaatkan Lahan Terbatas Jadi Produktif, Lapas Perempuan Medan Panen Sawi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:49 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Voli Legends Aceh Hadirkan Atlet-atlet Veteran Terbaik

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:49 WIB

93 Tamping Lapas Perempuan Medan Ikuti Apel Pengarahan, Ditekankan Disiplin dan Keteladanan

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:21 WIB

Lantik 17 Pejabat Fungsional dan 3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:39 WIB

KSAD Hadir di Toba, Bupati Toba : Terimakasih Atas Program Bakti Karya TNI AD Untuk Rakyat

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:44 WIB

TP PKK Langsa Apresiasi Inovasi Daur Ulang SDN 2, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

Berita Terbaru