778 Anak Petani, 52 Anak Nelayan, 133 Anak Buruh lolos Seleksi Jadi Prajurit TNI

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 18:51 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Banda Aceh – Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) secara resmi mengumumkan hasil Sidang Pantukhir Calon Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang II TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2025. Pembacaan hasil Sidang Pantukhir digelar di Resimen Induk Kodam Iskandar Muda (Rindam IM), Kamis (17/07/2025), dan menjadi tahap akhir dari serangkaian seleksi panjang untuk menjaring generasi muda terbaik bangsa yang siap mengabdi sebagai prajurit TNI AD.

Dalam seleksi yang berlangsung ketat dan transparan ini, sebanyak 1.630 peserta dinyatakan lulus dari total 1.998 peserta yang mengikuti Pantukhir. Dari jumlah tersebut, 1.180 calon prajurit Kecabangan Infanteri akan mengikuti pendidikan pertama di Rindam Iskandar Muda, sementara 450 lainnya akan melanjutkan pendidikan kecabangan lain di lembaga pendidikan militer TNI AD di luar wilayah Kodam IM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberagaman latar belakang sosial ekonomi para peserta yang lulus menjadi salah satu sorotan positif dalam proses rekrutmen ini. Dari kalangan anak petani, nelayan, pedagang kecil, buruh, hingga anak yatim, seluruhnya memiliki peluang yang sama tanpa diskriminasi. Hal ini menegaskan bahwa Kodam IM berkomitmen membuka akses selebar-lebarnya kepada masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD.

Salah satu dari calon prajurit yang dinyatakan lulus adalah Safrul Awlia. R, pemuda berusia 18 tahun asal Kabupaten Aceh Besar. Dengan mata berbinar dan suara bergetar karena haru, Safrul mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya.

“Alhamdulillah, ini adalah impian saya sejak kecil. Bisa diterima menjadi calon prajurit TNI AD adalah kebanggaan luar biasa, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk keluarga dan desa saya,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa perjalanan mengikuti seleksi bukanlah hal yang mudah. Latihan fisik, mental, dan persiapan akademik ia jalani dengan penuh kesungguhan. Dukungan orang tua dan teman-teman menjadi kekuatan tersendiri baginya untuk terus berjuang hingga akhirnya dinyatakan lulus..

“Saya percaya bahwa usaha keras, dan latihan adalah faktor penting, namun doa dan restu orang tua serta dukungan keluarga menjadi penyemangat untuk saya terus berjuang meraih cita-cita. Untuk adik-adik di Aceh yang ingin bergabung dengan TNI, teruslah berdoa, berlatih dengan sungguh-sungguh, dan jangan mudah menyerah. Percayalah, dengan niat baik dan ketulusan, semua akan terwujud,” pesan Safrul.

 

Sementara itu, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh panitia dan tim seleksi yang telah melaksanakan tugas dengan penuh integritas.

“Seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Kami mencari sosok calon prajurit yang tak hanya kuat secara fisik dan cakap secara akademik, tapi juga memiliki moralitas tinggi, etika baik, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Niko Fahrizal juga mengingatkan masyarakat bahwa rekrutmen TNI AD dilaksanakan secara gratis, tanpa biaya apa pun. Ia mengimbau agar masyarakat waspada terhadap oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan panitia dan menawarkan janji kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Jika ada yang meminta imbalan dalam bentuk apa pun, segera laporkan. Kami tidak akan mentolerir praktik percaloan karena itu mencemarkan nama baik institusi dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Pangdam IM juga menambahkan bahwa rekrutmen Tamtama TNI AD ini secara langsung membuka peluang kerja bagi generasi muda Aceh, yang pada akhirnya turut mendorong perbaikan ekonomi daerah.

“Rekrutmen ini bukan semata-mata untuk menambah kekuatan personel, tetapi juga merupakan bagian dari kontribusi TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mencetak generasi tangguh, nasionalis, dan berjiwa kesatria yang siap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” ungkapnya.

Pangdam juga menegaskan bahwa bukan hanya soal menambah jumlah personel, tetapi adalah proses selektif untuk membentuk prajurit-prajurit tangguh, nasionalis, dan berjiwa ksatria yang siap mengemban tugas menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Menjadi prajurit tidak hanya tentang kekuatan fisik, tapi juga soal loyalitas, disiplin, dan komitmen terhadap bangsa dan negara. Pendidikan pertama yang akan mereka tempuh adalah titik awal perjalanan panjang membentuk jati diri sebagai prajurit sejati,” tambah Pangdam.

Mengakhiri pernyataannya, Mayjen TNI Niko Fahrizal mengucapkan selamat kepada seluruh calon prajurit yang lulus dan mengingatkan mereka untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, serta menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi.

“Selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi. Gunakan kesempatan ini untuk mengabdi dengan tulus dan banggalah menjadi bagian dari TNI AD. Jadilah prajurit yang mampu menjadi kebanggaan rakyat dan bangsa,” tutupnya.

Pengumuman hasil akhir Pantukhir ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen TNI AD melalui Kodam Iskandar Muda dalam membangun sistem rekrutmen yang adil, terbuka, dan berbasis meritokrasi. Dengan semangat itu, Kodam IM bertekad mencetak generasi prajurit masa depan yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga menjadi perekat persatuan dan simbol pengabdian sejati kepada Ibu Pertiwi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Momentum Mengenang Damai Aceh dan Merawat Identitas
PT Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026 di Medan
Penggerebekan di Medan Labuhan, Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Jaringan Peredaran Sabu
Polsek Medan Timur Tangkap Pelaku Penganiayaan terhadap Wanita di Gang Buntu
Anggaran Berubah, Beban Meningkat, Perubahan APBD Toba 2026 Patut Dikaji Secara Mendalam
Polsek Siantar Timur Cek Laporan Adanya Orang Mabuk Diduga Bawa Sajam
Digerebek Tengah Malam, Polres Karo Temukan Ganja Hampir 108 Gram di Rumah Buruh Bangunan
Terbongkar ! Rumah di Pemukiman Padat Pinggir Sungai Deli Jadi Sarang Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:10 WIB

PT Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026 di Medan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Penggerebekan di Medan Labuhan, Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Jaringan Peredaran Sabu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Polsek Medan Timur Tangkap Pelaku Penganiayaan terhadap Wanita di Gang Buntu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Anggaran Berubah, Beban Meningkat, Perubahan APBD Toba 2026 Patut Dikaji Secara Mendalam

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Digerebek Tengah Malam, Polres Karo Temukan Ganja Hampir 108 Gram di Rumah Buruh Bangunan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Terbongkar ! Rumah di Pemukiman Padat Pinggir Sungai Deli Jadi Sarang Narkoba

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:27 WIB

Robinson Perangin Angin Resmi Jabat Kalapas Narkotika Langkat, Gantikan Yan Patmos

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Momentum Penyegaran Organisasi, Kakanwil Sumut Lantik Jajaran Pejabat

Berita Terbaru