Dari Tukang Cukur Jadi Anggota TNI: Kisah Inspiratif Apos Banggakan Orang Tua dan Kampung Halaman

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 00:41 WIB

50164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Poso Sulteng- Tekad kuat dan doa orang tua mengantarkan Apos, pemuda asal Desa Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, mewujudkan cita-citanya menjadi anggota TNI. Perjalanan hidupnya yang penuh liku menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama kalangan pemuda di kampung halamannya.

Sejak kecil, Apos sudah memimpikan diri menjadi tentara dan mengabdi kepada negara. Namun jalannya tidak selalu mulus. Usai lulus SMA, ia sempat menganggur dan tidak memiliki arah pasti. Untuk membantu ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Apos bekerja di salah satu perusahaan tambang nikel di Morowali.

Namun karena alasan tertentu, ia berhenti dari pekerjaan tersebut dan pulang ke kampung halaman. Berkat informasi dari sepupunya, Apos kemudian melamar kerja sebagai tukang cukur di sebuah barbershop di Desa Pendolo. Profesi itu ia tekuni selama hampir setengah tahun lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski bekerja sebagai kapster, impian menjadi anggota TNI tidak pernah padam. Dengan dukungan dan restu penuh dari kedua orang tuanya serta keluarga besar, Apos memutuskan berhenti bekerja demi mempersiapkan diri mengikuti seleksi TNI Bintara di Kota Manado. Sayangnya, pada percobaan pertama ia harus gagal setelah gugur di salah satu tahapan tes.

Kegagalan itu tidak membuatnya patah semangat. Ia kembali berlatih lebih keras dan mencoba lagi. Pada kesempatan berikutnya, ia mendaftar sebagai calon Tamtama di Ajen 131 Santiago, Manado. Usahanya membuahkan hasil. Apos dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan, menjadi kebanggaan bagi keluarga dan desanya.

“Semua ini berkat doa orang tua saya, ibu dan bapak saya, juga nenek saya yang selalu memberikan motivasi untuk tidak menyerah,” ujar Apos saat diwawancarai.

Ia juga mengaku sempat diremehkan oleh beberapa kerabat yang menganggap mimpinya terlalu tinggi. Ucapan sarkas yang ia dengar menjadi cambuk untuk membuktikan dirinya bisa.

“Dulu banyak yang bilang seakan pesimis saya bisa lulus. Sekarang mereka melihat dengan kagum. Tapi saya sudah maafkan. Itu jadi motivasi saya untuk berusaha lebih keras,” katanya.

Apos adalah putra dari pasangan Tasman Pandonge dan Irna Melubu. Ia menegaskan bahwa semua yang ia raih saat ini bukan karena usahanya sendiri semata, tetapi karena doa dan dukungan keluarga.

“Sukses saya ini bukan kebetulan. Semua karena Tuhan menjawab doa orang tua dan keluarga saya yang tulus,” pungkasnya.

Kini, Apos menjadi contoh bagi para pemuda di kampungnya bahwa cita-cita bisa diraih asalkan mau berusaha, sabar menghadapi kegagalan, dan tidak lupa memohon restu serta doa dari orang tua.

Penulis : Stenlly Ladee

 

Berita Terkait

Ketua PWO Aceh Utara Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Desak Oknum TNI Diproses Hukum
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Berbuka Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto
Dari Kunci T ke Mesin Gerinda: Jejak Sindikat Curanmor yang Akhirnya Tumbang
Mengobati Luka yang Tak Terlihat: Jejak Kemanusiaan Yonkav 11/MSC di HUT ke-76 Kavaleri
HUT ke-45 Panca Marga, Pemuda Panca Marga Lhokseumawe Tunjukkan Kekompakan dan Kedisiplinan
Bantuan Kemanusiaan PT Kencana Hijau Binalestari Tiba di Aceh, Segera Dikirim ke Takengon
Pemkot Palu Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:26 WIB

Sidang TPP Ke-41: Bapas Palangka Raya Pastikan Rekomendasi Pembinaan Klien Transparan dan Akuntabel

Rabu, 2 September 2026 - 20:13 WIB

Bapas Palangka Raya Gabung Salat Istisqa di Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman, Mohon Hujan Redakan Asap

Rabu, 2 September 2026 - 19:54 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Sediakan Rumah Singgah Gratis bagi Klien Pemasyarakatan dari Luar Kota

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Bapas Palangka Raya dan Lapas Narkotika Kasongan Sinergi Kaji Kesiapan WBP Jalani Program Integrasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Perkuat Sinergi, Bapas Palangka Raya dan Rutan Palangka Raya Bahas Reintegrasi 11 WBP di Sidang TPP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Sidang TPP Bapas Palangka Raya: Pastikan Rekomendasi Objektif Berbasis Litmas untuk Masa Depan Anak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pembimbingan Kemandirian, Bapas Palangka Raya Siapkan Klien Hadapi Kehidupan Produktif Pasca Reintegrasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Theo Adrianus: Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Integritas dan Dedikasi

Berita Terbaru