Dari Tukang Cukur Jadi Anggota TNI: Kisah Inspiratif Apos Banggakan Orang Tua dan Kampung Halaman

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 00:41 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Poso Sulteng- Tekad kuat dan doa orang tua mengantarkan Apos, pemuda asal Desa Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, mewujudkan cita-citanya menjadi anggota TNI. Perjalanan hidupnya yang penuh liku menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama kalangan pemuda di kampung halamannya.

Sejak kecil, Apos sudah memimpikan diri menjadi tentara dan mengabdi kepada negara. Namun jalannya tidak selalu mulus. Usai lulus SMA, ia sempat menganggur dan tidak memiliki arah pasti. Untuk membantu ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Apos bekerja di salah satu perusahaan tambang nikel di Morowali.

Namun karena alasan tertentu, ia berhenti dari pekerjaan tersebut dan pulang ke kampung halaman. Berkat informasi dari sepupunya, Apos kemudian melamar kerja sebagai tukang cukur di sebuah barbershop di Desa Pendolo. Profesi itu ia tekuni selama hampir setengah tahun lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski bekerja sebagai kapster, impian menjadi anggota TNI tidak pernah padam. Dengan dukungan dan restu penuh dari kedua orang tuanya serta keluarga besar, Apos memutuskan berhenti bekerja demi mempersiapkan diri mengikuti seleksi TNI Bintara di Kota Manado. Sayangnya, pada percobaan pertama ia harus gagal setelah gugur di salah satu tahapan tes.

Kegagalan itu tidak membuatnya patah semangat. Ia kembali berlatih lebih keras dan mencoba lagi. Pada kesempatan berikutnya, ia mendaftar sebagai calon Tamtama di Ajen 131 Santiago, Manado. Usahanya membuahkan hasil. Apos dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan, menjadi kebanggaan bagi keluarga dan desanya.

“Semua ini berkat doa orang tua saya, ibu dan bapak saya, juga nenek saya yang selalu memberikan motivasi untuk tidak menyerah,” ujar Apos saat diwawancarai.

Ia juga mengaku sempat diremehkan oleh beberapa kerabat yang menganggap mimpinya terlalu tinggi. Ucapan sarkas yang ia dengar menjadi cambuk untuk membuktikan dirinya bisa.

“Dulu banyak yang bilang seakan pesimis saya bisa lulus. Sekarang mereka melihat dengan kagum. Tapi saya sudah maafkan. Itu jadi motivasi saya untuk berusaha lebih keras,” katanya.

Apos adalah putra dari pasangan Tasman Pandonge dan Irna Melubu. Ia menegaskan bahwa semua yang ia raih saat ini bukan karena usahanya sendiri semata, tetapi karena doa dan dukungan keluarga.

“Sukses saya ini bukan kebetulan. Semua karena Tuhan menjawab doa orang tua dan keluarga saya yang tulus,” pungkasnya.

Kini, Apos menjadi contoh bagi para pemuda di kampungnya bahwa cita-cita bisa diraih asalkan mau berusaha, sabar menghadapi kegagalan, dan tidak lupa memohon restu serta doa dari orang tua.

Penulis : Stenlly Ladee

 

Berita Terkait

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Berbuka Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto
Dari Kunci T ke Mesin Gerinda: Jejak Sindikat Curanmor yang Akhirnya Tumbang
Mengobati Luka yang Tak Terlihat: Jejak Kemanusiaan Yonkav 11/MSC di HUT ke-76 Kavaleri
HUT ke-45 Panca Marga, Pemuda Panca Marga Lhokseumawe Tunjukkan Kekompakan dan Kedisiplinan
Bantuan Kemanusiaan PT Kencana Hijau Binalestari Tiba di Aceh, Segera Dikirim ke Takengon
Pemkot Palu Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh
Pemkab Poso Lestarikan Danau Poso dengan Restocking Sidat Tropis
Kemenkum Sulteng Dampingi Poso Daftarkan Indikasi Geografis Produk Lokal

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kasyno online Vulkan Vegas – Jak się zarejestrować i grać

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Casino Lab w Polsce – Dostępne metody płatności i realizacja transakcji

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Vavada online casino w Polsce – wypłaty

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:03 WIB

Онлайн казино Dragon Money (Драгон Мани) – основные преимущества

Senin, 13 Juli 2026 - 19:05 WIB

Wagub Aceh dan Bupati Aceh Tamiang Bahas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Koramil Rantau

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:07 WIB

Ice Casino Polska – Najwyższe RTP w grach kasynowych w Polsce

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:07 WIB

Kasyno online Vulkan Vegas – Analiza platformy

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:07 WIB

2025 Deneme Bonusu Veren Siteler – Çevrimsiz Bahis Bonusları

Berita Terbaru

ARTIKEL

Perlukah Media Sosial Dibatasi Untuk Anak di Bawah 16 Tahun?

Kamis, 16 Jul 2026 - 10:36 WIB