Kebakaran Landa Bur Tukuk, 10 Hektare Hutan Pinus dan Perkebunan Terbakar, Ratusan Warga, TNI dan Polri Bersatu Padamkan Api

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 22:53 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Gayo Lues | Kuta Panjang– Jumat malam, Juli 2025

Kebakaran hebat terjadi di kawasan hutan pinus dan perkebunan serai wangi milik warga Desa Ulun Tanoh dan Rikit Dekat, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues, Jumat malam. Api melalap sekitar 10 hektare lahan di kawasan perbukitan Bur Tukuk sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

Titik api pertama kali terlihat dari Kampung Ulun Tanoh. Kepala Desa (Geucik) Ulun Tanoh, Suhardinsyah, segera mengumumkan kondisi darurat melalui pengeras suara di meunasah, menyerukan warga untuk segera naik ke gunung dan melakukan upaya pemadaman. Tanpa ragu, Suhardinsyah memimpin langsung aksi pemadaman bersama ratusan masyarakat yang bergerak cepat dengan semangat gotong royong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga dari Desa Ulun Tanoh, Rikit Dekat, dan sekitarnya bahu-membahu membawa alat seadanya — mulai dari ranting pohon hingga semprotan air — demi memadamkan kobaran api yang mengancam hutan dan kebun milik mereka.

Tak hanya warga, unsur pemerintah desa dan aparat juga turut turun tangan. Kepala Desa Rikit Dekat, Edi Saputra, ikut langsung naik ke lokasi bersama warganya. Kapolsek Kuta Panjang, Iptu Darwandi, beserta seluruh personel Polsek turut hadir mendaki bukit dan membantu proses pemadaman. Dari unsur TNI,  Anggota Personil  Koramil Kuta Panjang untuk turun langsung ke Lokasi Kebakaran , bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari desa setempat.

“Kerja sama luar biasa malam ini. Ini bukan sekadar soal memadamkan api, tapi menyelamatkan hutan, kebun, dan kehidupan warga,” ujar salah satu warga yang ikut berjibaku di lokasi.

Hingga pukul 22.00 WIB, api berhasil dikendalikan berkat kerja sama seluruh unsur masyarakat, aparat desa, TNI, dan Polri. Namun, titik-titik panas masih dalam pantauan untuk mencegah kebakaran susulan.

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, namun pihak berwenang tengah menyelidiki apakah insiden ini disebabkan oleh kelalaian atau faktor cuaca kering yang memperparah kondisi hutan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan dan pengelolaan lingkungan, khususnya di musim kemarau. Meski panas membakar lereng Bur Tukuk, semangat gotong royong masyarakat Kuta Panjang membuktikan bahwa solidaritas adalah kekuatan yang mampu menaklukkan bencana.

 

(Kang juna – Reporter)

Berita Terkait

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026
Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh
Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa
Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi
Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI
Bupati Aceh Utara Dorong Revisi UUPA dan Perpanjangan Dana Otsus di Hadapan Komisi II DPR
Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional
Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Positif Berlanjut, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7% YoY Jadi 8,21 Juta TEUs Hingga Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:50 WIB

Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:40 WIB

Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:55 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Kemandirian, Warga Binaan Kuasai Teknik Fading, Head Massage & Racik Kopi Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:31 WIB

Fathir Hidayadi Wakili Aceh di MDI Nasional 2026, Bukti Disabilitas Mampu Berprestasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30 WIB

Kolaborasi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Hadirkan Kebaktian Rutin Wujudkan Warga Binaan Beriman

Berita Terbaru