Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 22:16 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

TLII>>Banda Aceh – Seminar Nasional Banda Aceh Academy (BAA) Talk yang digelar di AAC Dayan Dawood, Rabu 22 April 2026, menghadirkan berbagai tokoh inspiratif nasional dan menjadi ajang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menekankan pentingnya kepemimpinan yang berangkat dari niat yang tulus serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.

Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum

Menurut Illiza, banyak pelajaran berharga (lesson learned) yang dapat dipetik dari para pemimpin daerah yang hadir, seperti dari Jawa Tengah, Kalimantan Timur, hingga Medan. Ia menyebut, kunci utama kepemimpinan adalah niat yang benar.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemimpin itu harus betul-betul memiliki niat yang lurus, diniatkan untuk ibadah. Jika niatnya sudah benar, maka kebijakan yang diambil juga akan berpihak pada kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya penentuan prioritas anggaran yang tepat, serta kemampuan komunikasi yang efektif antara pemimpin dan masyarakat. Menurutnya, kesalahan dalam komunikasi dapat menimbulkan bias, sehingga pemimpin perlu membangun pola komunikasi yang terbuka dan responsif.

 

Illiza turut mencontohkan sejumlah kepala daerah yang dinilainya berhasil memahami peran dan tanggung jawabnya secara menyeluruh, mulai dari aspek regulasi hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan pengendalian inflasi.

 

Selain itu, ia menekankan pentingnya menyampaikan inspirasi kepemimpinan kepada generasi muda. Hal ini termasuk bagaimana anak muda mampu membaca peluang kerja dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

 

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menyinggung konsep Talent DNA sebagai solusi dalam penempatan sumber daya manusia yang tepat. Menurutnya, selama ini masih banyak terjadi kesalahan dalam penempatan individu di berbagai bidang.

 

“Dengan Talent DNA, kita bisa mengetahui potensi seseorang secara lebih akurat. Setiap orang punya kelebihan, dan jika ditempatkan sesuai kemampuannya, percepatan pembangunan akan lebih mudah terwujud,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa program BAA Talk akan terus berlanjut dengan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif. Namun, yang lebih penting adalah pengembangan Banda Aceh Academy sebagai wadah peningkatan kapasitas masyarakat.

 

Melalui Banda Aceh Academy, pemerintah menghadirkan berbagai program seperti upskilling, reskilling, pengembangan startup, hingga peningkatan kapasitas UMKM agar mampu naik kelas dan berekspansi. Selain itu, program ini juga mendorong link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui sertifikasi kompetensi.

 

“Ini adalah kesempatan besar bagi anak-anak muda kita. Pendaftaran sudah dibuka bagi mereka yang ingin berkembang, mencari inspirasi, dan meningkatkan kapasitas diri,” kata Illiza.

 

Sementara itu, tokoh nasional Ary Ginanjar Agustian memberikan apresiasi terhadap inisiatif Banda Aceh dalam membangun sumber daya manusia berbasis talenta dan teknologi.

 

Ia menilai, keunggulan Banda Aceh tidak hanya terletak pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada kecerdasan spiritual yang menjadi nilai tambah.

 

“Ini bukan hanya soal intelektual, tapi juga spiritualitas. Saya melihat ini sebagai potensi besar untuk melahirkan manusia seutuhnya,” ujarnya.

 

Ary juga menekankan pentingnya pengelolaan talenta berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengidentifikasi potensi setiap individu secara lebih presisi. Dengan pendekatan ini, menurutnya, akan tercipta keterhubungan yang lebih nyata antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

 

“Dengan bantuan AI, kita bisa mengetahui kejeniusan setiap anak. Ini akan memudahkan industri dalam merekrut tenaga kerja, sekaligus membuka lapangan kerja secara lebih terarah,” jelasnya.

 

Ia berharap Banda Aceh Academy dapat berkembang menjadi pusat pengembangan talenta, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di tingkat regional Sumatera.

 

“Ini adalah aset besar bagi Aceh. Saya sangat mendukung Banda Aceh Academy menjadi lumbung talenta bagi daerah,” tutupnya. (Wy)

Berita Terkait

Aklamasi di Jakarta, Dr. H. Asfifuddin Bawa Semangat Baru untuk Keluarga Urueng Pidie
Bapas Kelas I Medan Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penularan Hantavirus bagi Pegawai
Bukti Kesiapan Sumut, Polresta Deliserdang Maksimalkan Pengamanan Final ASEAN U-19 Batang Kuis
Disporapar Hadirkan Nuansa Baru di CFD Kota Langsa Lewat Fashion Show Wastra dan Seni Lukis Budaya
Polsek Hamparan Perak Gelar Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan hingga Tawuran
Pendekatan Humanis, kapolsek Medan Labuhan Deli Ajak Tahanan Nobar Pertandingan Piala Dunia
Peringati HDDS 2026 dan Semarakkan CFD, PMI Kota Langsa Kumpulkan 62 Kantong Darah
CFD Kian Berwarna, Budaya, Kesehatan dan Aksi Kemanusiaan Menyatu di Lapangan Merdeka Langsa

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penularan Hantavirus bagi Pegawai

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukti Kesiapan Sumut, Polresta Deliserdang Maksimalkan Pengamanan Final ASEAN U-19 Batang Kuis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:10 WIB

Pendekatan Humanis, kapolsek Medan Labuhan Deli Ajak Tahanan Nobar Pertandingan Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Fungsi Ganda Stasiun Dolok Merangir: Angkut Penumpang KA Siantar Ekspres & Distribusi BBM

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:36 WIB

Lapas Binjai dan BRI Berbagi Praktik Baik, Masyarakat Siap Nikmati Layanan yang Lebih Berkualitas

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:04 WIB

Tim Medis Rutan Labuhan Deli Pimpin Skrining & Penyuluhan Kesehatan WBP di Ruang Moralitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:47 WIB

Dukung Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Medan Turut Ramaikan Car Free Night Kota Medan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sinergi Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi & Yayasan Anugrah Insan Residivist, WBP Dilatih Jadi Barista

Berita Terbaru