Puluhan Ribu Perempuan Gaza Kehilangan Suami, Dampak Perang Perburuk Krisis Sosial dan Kesehatan

ZULKARNAINI

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:15 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii..GAZA – Dampak perang yang terus berlangsung di Jalur Gaza semakin memperparah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, terutama bagi perempuan. Data dari Biro Pusat Statistik Palestina mencatat lebih dari 22.000 perempuan kehilangan suami sejak konflik berkepanjangan terjadi.

Akibatnya, jumlah rumah tangga yang dipimpin perempuan meningkat signifikan, dari sekitar 12 persen menjadi 18 persen. Kondisi ini membuat banyak perempuan harus mengambil peran sebagai kepala keluarga di tengah situasi ekonomi yang sangat sulit.

Di sektor ekonomi, tingkat pengangguran perempuan di Gaza mencapai angka yang sangat tinggi. Tercatat sekitar 92 persen perempuan di Gaza tidak memiliki pekerjaan, lebih tinggi dibandingkan tingkat pengangguran laki-laki yang mencapai 81 persen. Sementara itu, partisipasi perempuan dalam angkatan kerja hanya sekitar 17 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketimpangan kesempatan kerja juga terlihat di wilayah Tepi Barat, di mana keterlibatan perempuan dalam dunia kerja masih jauh lebih rendah dibandingkan laki-laki.

Selain itu, kondisi layanan kesehatan di Gaza juga mengalami kerusakan parah akibat konflik. Sekitar 94 persen fasilitas kesehatan rusak atau hancur, sehingga pelayanan medis bagi masyarakat menjadi sangat terbatas.

Dampaknya, sekitar 37 ribu perempuan hamil dan menyusui mengalami malnutrisi akut. Situasi ini turut menyebabkan lonjakan angka kematian ibu yang meningkat tajam menjadi 145 per 100 ribu kelahiran pada tahun 2024, dari sebelumnya 17,4 pada tahun 2022.

Kondisi ini menunjukkan krisis kemanusiaan yang semakin mendalam di Gaza, terutama bagi perempuan yang kini harus menghadapi beban ganda sebagai kepala keluarga sekaligus bertahan di tengah keterbatasan ekonomi dan layanan kesehatan.

Reporter: Zulkarnaini

Berita Terkait

Air Mata Argentina, Senyum Spanyol di Final Paling Dramatis 😭🔥
Dugaan Perdagangan Orang di Malaysia: Paspor Disita, Istri diperkosa, Suami Sempat Hilang 
Indah Ekklesia Torehkan Prestasi, Harumkan Langsa ke Panggung Dunia
TKI Asal Aceh Diduga Jadi Korban Agen Ilegal, Dipaksa Bayar Hutang Dua Kali Lipat dan Paspor Ditahan
Muaythai Lhokseumawe Panaskan Semangat Menuju Pra-PORA 2025: Ramazani Pimpin Latihan dengan Tekad Juara
Aktivis LIRA dan Korek Geruduk Polres Aceh Tenggara, Desak Copot Kasat Narkoba dan Bongkar Dugaan “Tangkap Lepas”
Pemberantasan Narkoba Dinilai Lemah, Usai Upacara Sumpah Pemuda LSM Korek dan LIRA Geruduk Polres Aceh Tenggara Desak Keseriusan Polisi Bongkar Jaringan Bandar Besar di Bumi Sepakat Segenep
Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Bersatu, Gelombang Penolakan Tambang Emas di Gayo Lues, KMMB Aceh Laporkan PT GMR ke Aparat Hukum

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:33 WIB

Sabam Sinaga Upayakan  Mengusulkan 2.000 Siswa Silaen Terima Bantuan PIP Tahun 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Teguhkan Komitmen, Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Taruna Poltekimipas TA 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:05 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Siap Perkuat 3 Layanan Prioritas Hasil Evaluasi Menteri Imipas

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Optimalkan Kebun SAE, WBP Ikuti Penyemaian Bibit Tomat

Rabu, 2 September 2026 - 17:01 WIB

Tari Kreasi Nusantara SMA Negeri 7 Lhokseumawe Curi Perhatian di Hardikda Aceh ke-67

Rabu, 2 September 2026 - 16:51 WIB

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa Tegaskan KUA Bukan Sekadar Urus Nikah

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 13:30 WIB

Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka

Berita Terbaru