“Tragedi Tengah Malam: Api Lumat Kandang Ayam, Kerugian Capai Miliaran”

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:17 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >> PIDIE JAYA – Malam masih sunyi saat kobaran api tiba-tiba membelah gelap di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Sekitar pukul 23.40 WIB, Rabu (30/7/2025) dini hari, sebuah kandang ayam broiler sepanjang 60 meter berubah menjadi lautan api yang menelan ribuan nyawa—bukan manusia, tapi 12.500 bibit ayam yang baru saja dimasukkan tiga hari sebelumnya.

 

Kandang milik Syahrabil (47), yang dibangun dari material kayu, tak mampu menahan amukan si jago merah. Dalam hitungan menit, api menyapu bersih seluruh bangunan. Warga yang terbangun oleh aroma kayu terbakar dan kepanikan suara-suara malam bergegas keluar rumah, menyaksikan kobaran api yang menjulang tinggi ke langit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami kira ada gempa, ternyata api besar sudah menyambar kandang ayam di ujung kampung,” ujar seorang warga dengan napas tertahan.

 

Sementara itu, laporan cepat warga langsung ditanggapi personel Polres Pidie Jaya dan tim Pemadam Kebakaran. Empat unit armada Damkar dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 00.10 WIB. Dalam gelap dan debu panas yang mencekam, petugas berjuang menaklukkan kobaran api yang kian menggila.

 

Dalam waktu 35 menit, api berhasil dijinakkan. Tapi semuanya telah musnah.

 

Kapolsek Meureudu, Iptu Mustafa Kamal, S.Pd.I, mewakili Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., mengonfirmasi bahwa tak ada korban jiwa. Namun kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 miliar itu bukan sekadar angka, melainkan harapan yang ikut hangus terbakar.

 

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Atmaja, S.H., mengungkapkan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Dugaan semakin kuat setelah ditemukan bekas ledakan kecil dari tabung gas elpiji 3 kg yang digunakan sebagai pemanas anak ayam.

 

“Korsleting memicu percikan, dan ledakan dari tabung gas mempercepat api melahap seluruh kandang. Ini murni kelalaian, namun kami tetap akan dalami lebih jauh agar tidak terulang,” tegasnya.

 

Syahrabil, sang pemilik kandang, hanya bisa memandangi puing hangus dari tempat yang dulu menjadi sumber penghidupan keluarganya. “Pasrah. Tapi saya bersyukur tak menjalar ke rumah warga,” ucapnya pelan, suaranya tenggelam dalam kepulan asap dan sisa-sisa arang.

 

Warga sekitar turut bersyukur atas kecepatan petugas gabungan. “Kalau tidak cepat ditangani, bukan hanya kandang yang terbakar, mungkin kampung ini sudah jadi lautan api,” ujar seorang warga dengan mata masih berkaca-kaca.

 

Sebagai respons atas kejadian ini, Polres Pidie Jaya kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik dan penggunaan gas, terutama di lokasi usaha yang rawan terbakar.

 

“Masyarakat harus rutin memeriksa kabel, sambungan listrik, dan tabung gas. Jangan anggap remeh. Sekali lengah, bisa habis semuanya,” tutup Iptu Fauzi penuh peringatan. (JN)

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Tragedi Tambang Emas Aceh Jaya, LANA Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
“Pengamanan Humanis Warnai Aksi Penyampaian Aspirasi Mahasiswa di Gedung DPRD Sumut”
Pemkab dan Forkopimda Pidie Jaya Serahkan Penghargaan Juara Lomba HUT ke-19 dan 1 Muharram 1448 H
Tiga Remaja Utusan Gampong Kiran Dayah Raih Prestasi di Festival Islami HUT Pidie Jaya ke-19
Rumah Zakat Berasama Kitabisa.com Salurkan Bantuan Pakan dan Pengobatan untuk Kucing Terdampak dan Penyintas Banjir
Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WIB

GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:11 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:06 WIB

LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:23 WIB

SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:05 WIB

Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:47 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Berita Terbaru

ACEH

SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:23 WIB