TLii SUMUT | Padang Lawas Utara – Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Jainuddin Hasibuan, menyampaikan pandangannya terkait dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Paluta. Menyikapi munculnya sejumlah nama yang digadang-gadang sebagai bakal calon ketua, ia mengingatkan agar KNPI tidak melupakan tujuan utama organisasi kepemudaan tersebut.
“KNPI adalah wadah yang menghimpun berbagai organisasi kepemudaan (OKP/I) dengan tujuan mewujudkan persatuan dan kesatuan pemuda, memberdayakan potensi, serta berperan aktif dalam pembangunan nasional hingga daerah. KNPI juga berfungsi sebagai forum komunikasi, penyalur aspirasi, perekat kemajemukan, dan laboratorium kader bangsa,” ujar Jainuddin, Kamis (14/8/2025).
Mantan aktivis HMI Cabang Padangsidimpuan yang pernah menjabat sebagai Kabid PTKP dan Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Padangsidimpuan itu menegaskan, dirinya berharap Musda KNPI Paluta tidak berlangsung secara aklamasi. Ia mendorong agar semua OKP/I memiliki kesempatan mendelegasikan kader terbaiknya.
“Panitia sebaiknya menggelar agenda debat kandidat dengan minimal dua calon atau lebih, sebagai tahapan uji kepatutan dan kelayakan. Debat kandidat bukan forum pertengkaran, tetapi pembuktian bahwa Paluta memiliki banyak generasi emas,” tegas kader IPK Paluta tersebut.

Lebih lanjut, Jainuddin mengajak para aktivis dan pemuda, khususnya pemegang hak suara pada Musda KNPI, untuk matang dalam mempertimbangkan integritas, kapasitas, dan semangat kepemudaan yang dimiliki para calon.
“Harapannya, Musda ini melahirkan pemimpin yang aktif, responsif, mengayomi, serta mampu memimpin kalangan muda untuk bersama memberikan kontribusi bagi daerah dan menjadi mitra kritis pemerintah. Semua demi tercapainya visi mulia Kabupaten Padang Lawas Utara yang beriman, cerdas, maju, dan beradat,” pungkasnya. // Red.



























